KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mengamankan 10 tersangka yang memperjualbelikan narkotika.
Mereka diamankan dari kurun waktu mulai 12 April 2022 hingga 10 Mei 2022. Dari tangan para tersangka, total barang bukti yang diamankan berupa 37,5 gram sabu, 3 kilogram ganja, dan 408 butir obat keras trihexypenidil.
Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono menyebut para tersangka mayoritas memiliki dan memperjualbelikan barang haram tersebut di wilayah hukum Polres Madiun Kota.
Tersangka pertama yang diamankan pada 12 April 2022 yakni pemuda berinisial YG (39) warga Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Menurut Kapolres Madiun Kota,penangkapan YG berawal saat team Sat Resnarkoba Polres Madiun Kota memperoleh informasi bahwa di sekitar Jalan Thamrin Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun sering digunakan untuk transaksi narkotika jenis sabu.
Setelah dilakukan pemantauan oleh petugas, terlihat YG melintas dari arah utara ke selatan terlihat berhenti di pinggir jalan dekat sebuah masjid mengambil sesuatu yang ternyata 10 paket diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 6,3 gram.
“Dilakukan pengembangan di rumah tersangka didapati ada 16 paket berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 16,1 gram sehingga total keseluruhan 22,4 gram,”terang AKBP Suryono dalam press release di teras Mako Polresta Madiun, Selasa (31/5/2022).
Dalam pengungkapan kasus kedua, ada tiga tersangka yang diamankan yakni ND (25) warga Kecamatan Pangkur Ngawi, RS (26) dan PC (27) warga Kwadungan Ngawi.
Polisi kembali mendapatkan laporan adanya jual beli narkotika antara ketiganya pada 23 April 2022. Tepatnya di depan pasar Kajang Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun yang masih masuk wilayah hukum Polres Madiun Kota.
Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan diketahui target menggunakan sepeda motor dengan plat dasar merah, dan ternyata benar saat berada di depan pasar terlihat dari arah utara sepeda motor merk Yamaha N- Max, warna biru dop mengurangi kecepatan pengemudinya terlihat mencari sesuatu.
Petugas lantas mendekati terduga namun terduga langsung melarikan diri ke arah selatan kemudian dilakukan pengejaran.
Setelah tertangkap, ND menyimpan satu kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,50 gram.
ND mengaku datang ke lokasi untuk menyerahkan narkotika jenis sabu tersebut kepada pembeli atas suruhan RS yang berada di Kecamatan Kwadungan Ngawi.
Setelah dilakukan pengembangan dengan penangkapan terhadap RS dengan hasil ia membenarkan telah menyuruh ND untuk menyerahkan narkotika kepada pembeli di Madiun.
Tersangka lain berinisial PC beralamat di Kwadungan Ngawi. Dari hasil pengembangan dan penangkapan terhadap PC ditemukan satu kantong plastik klip diduga narkotika jenis sabu dengan berat 15,14 gram.
Kemudian, kasus berikutnya Polisi berhasil menemukan sabu,ganja dan obat keras Trihexypenidil dari tersangka yang diamankan yakni MF (26) warga Kecamatan Jiwan, AD (24), MM (27), AP (28) ketiganya warga Kecamatan Sawahan Kota Madiun, dan dua warga kecamatan Wungu yakni LG (24) dan YY (32).
Pengungkapan berawal pada Selasa tanggal 10 Mei 2022 anggota Satres Narkoba Polres Madiun Kota mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya informasi pengiriman obat keras melalui sebuah perusahaan ekspedisi Jalan Yos Sudarso Kota Madiun.
Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tersangka MF.
“Isi paket tersebut berisi obat keras Trihexypenidil sejumlah 100 butir dan sebuah kantong plastik berisi 5 butir pil warna kuning,”pungkas Kapolres Madiun Kota. (**19/hms).
Pasuruan Kota – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Pasuruan Kota terus melakukan langkah nyata di lapangan melalui pendampingan kepada kelompok tani.
Menindaklanjuti arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jawa Timur AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Ranggeh Polsek Keboncandi untuk melakukan pengawasan terhadap kelompok tani yang mengelola lahan binaan Polri.
Pengawasan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik Kelompok Tani yang berada di wilayah Kelurahan Gondangwetan, Kota Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan memastikan pengelolaan lahan berjalan optimal serta memberikan dukungan kepada para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga turut mendukung program strategis pemerintah di sektor pangan.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Melalui pendampingan dan pengawasan terhadap lahan binaan Polri, diharapkan dapat membantu kelompok tani meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal serta mampu mewujudkan kemandirian pangan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Kapolres Pasuruan Kota Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Polres Pasuruan Kota.
Polresta Pasuruan – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadan 1447 H, Kapolres Pasuruan Kota menggelar kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Polres Pasuruan Kota. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan serta meningkatkan kebersamaan di lingkungan Polres Pasuruan Kota.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 17.30 WIB di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Jl. Gajah Mada Kota Pasuruan. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, para pejabat utama, perwira, anggota, serta keluarga besar Polres Pasuruan Kota.
Suasana kebersamaan tampak hangat saat seluruh personel berkumpul menjelang waktu berbuka puasa. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas dan kekompakan antar anggota di lingkungan Polres Pasuruan Kota.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan waktu yang penuh berkah dan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota.
Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri sekaligus meningkatkan semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Momentum bulan suci Ramadan ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Polres Pasuruan Kota. Dengan kebersamaan yang kuat, kita dapat meningkatkan semangat dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas dan sinergitas antar personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Polres Pasuruan Kota semakin kuat, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 M
SURABAYA,– Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto didampingi para pejabat utama Polda Jatim melakukan pengecekan langsung sejumlah pos Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Surabaya,Senin (16/3/26).
Adapun tiga lokasi yang menjadi titik pengecekan yakni Pos Terpadu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Pos Pengamanan (Pospam) di Stasiun Pasar Turi, serta Pos Pam di Kebun Binatang Surabaya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Selain itu Kapolda Jatim bersama rombongan juga memantau situasi arus mudik yang mulai meningkat di beberapa titik transportasi pada masa mudik lebaran 1447 H/2026.
“Pada kesempatan ini saya bersama pejabat utama melihat lokasi-lokasi kegiatan arus mudik yang sudah mulai dilaksanakan oleh seluruh masyarakat, baik yang datang dari Jakarta maupun dari luar pulau,” kata Irjen Nanang.
Ia menjelaskan, sebelumnya pemantauan juga telah dilakukan di stasiun kereta api Gubeng bersama Kapolri, dan pada hari ini dilanjutkan di Stasiun Pasar Turi serta Pelabuhan Tanjung Perak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
Menurutnya, seluruh personel pengamanan yang telah tergelar di berbagai titik dapat memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik, baik menggunakan moda transportasi darat, laut, maupun udara.
“Harapan kami, silakan seluruh masyarakat melaksanakan mudik dengan baik dan tetap saling menjaga, karena keselamatan adalah yang utama. Tujuan mudik adalah untuk bersilaturahmi dengan keluarga,” tuturnya.
Irjen Pol Nanang juga menyampaikan akan melakukan pengecekan di sejumlah wilayah lain, termasuk di Banyuwangi, mengingat adanya potensi peningkatan aktivitas penyeberangan yang bertepatan dengan momentum Hari Raya Nyepi di Bali.
“Pengaturan arus penyeberangan akan diprioritaskan agar tidak terjadi kepadatan, sekaligus tetap menghormati pelaksanaan ibadah Hari Raya Nyepi di Pulau Bali,” ucap Irjen Nanang.
Dengan berbagai langkah pengamanan yang bersinergi dengan lintas sektoral tersebut, diharapkan pelaksanaan arus mudik hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga terwujud Mudik Aman Keluarga Bahagia.(*)