Connect with us

Berita

Program Inovatif, Polres Malang Luncurkan Pos Polisi Mobile dan Mobil GEMAR

Published

on

MALANG – Polres Malang melalui Satuan Lalu Lintas meluncurkan mobil layanan publik yang diberikan nama Pos Polisi Mobile dan Gerakan Edukasi Berlalu Lintas bersama Pak Umar (Gemar).

Kehadiran dua kendaraan layanan publik ini, selain untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang lalu lintas kehadiran mobil edukasi ini juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat dengan Kepolisian.

Keberadaan Pos Polisi Mobile dan Mobil Gemar adalah salah satu bentuk komitmen Satlantas Polres Malang untuk selalu mendukung komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo salah satunya menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (Presisi).

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, SH,S.I.K, MH usai melaunching Pos Polisi Mobile dan Gemar, Minggu (18/09/2022).

“Sejalan dengan tema HUT Lalu lintas Bhayangkara ke-67 yakni Polantas yang Presisi Pulih dan Bangkit Bersama menuju Indonesia Maju,” ungkap AKBP Ferli.

Mobil Edukasi Pos Polisi Mobile dan Gemar ini kata AKBP Ferli nantinya dioperasionalkan ke beberapa titik padat arus lalu lintas.

Tidak hanya meningkatkan kedisiplinan masyarakat pengguna jalan saja namun juga untuk mengurai kepadatan sehingga terwujud keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

AKBP Ferli menambahkan keunggulan dua kendaraan layanan publik ini dapat bergerak dinamis dari satu tempat ke tempat lainnya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan akan perlunya kehadiran Polri ditengah masyarakat khususnya yang membutuhkan bantuan.

Hal senada disampaikan Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung,S.I.K.M.M,M.Si, keberadaan mobil edukasi ini mampu blusukan ke daerah yang selama ini belum terjangkau sakin luasnya wilayah Kabupaten Malang dengan 30 Kecamatan.

Kehadiran mobil edukasi Pos Polisi Mobile dan Gemar mendapat apresiasi sejumlah kalangan masyarakat.

Selain merubah kultur juga mampu menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri khususnya Polres Malang.

“Sekaligus juga sebagai kado HUT lalu lintas Bhayangkara ke-67 yang akan diperingati setiap tanggal 22 September,”pungkas AKP Agnis. ( hms/NV)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

Published

on

Jakarta Selatan – Ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian, melainkan telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Berangkat dari perspektif tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meluncurkan buku ke-42 berjudul “Mengawal Pangan Menuai Aman” di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut ditulis bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku ini mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, dan pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.

Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” juga menguraikan bagaimana peran Polri ditempatkan secara proporsional dalam mendukung program strategis nasional. Polri hadir melalui fungsi pengawalan, koordinasi, dan stabilisasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan para petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

Sebagai buku ke-42 karya Wakapolri, “Mengawal Pangan Menuai Aman” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas dalam memahami keterkaitan antara ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan nasional. Buku ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berkontribusi tidak hanya melalui pengabdian di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan pengetahuan dan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Berita

Respon Cepat Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Lokasi Diduga Sabung Ayam

Published

on

SIDOARJO – Komitmen memberantas segala bentuk perjudian terus dilakukan oleh Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur dan jajarannya.

Kali ini melalui Polsek Candi, Polresta Sidoarjo bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Klurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Kanit Reskrim bersama Kanit Lantas, Kanit Provos, anggota Reskrim, serta personel patroli Polsek Candi langsung mendatangi lokasi yang dilaporkan sekitar pukul 17.30 WIB, Selasa (23/6/2026) sore.

Saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian maupun kerumunan warga. Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas juga tidak menemukan barang bukti yang mengarah pada praktik perjudian sabung ayam.

Berdasarkan keterangan pemilik lokasi, kegiatan yang berlangsung bukanlah perjudian sabung ayam, melainkan sekadar kontes atau “ngabar” ayam Bangkok yang dilakukan peternak untuk memperkenalkan kualitas ayam peliharaannya kepada calon pembeli.

Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada pemilik maupun masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengarah pada perjudian, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Kapolsek Candi Kompol Septiawan Adi Prihartono, menegaskan bahwa setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Setiap laporan akan kami cek dan tindak lanjuti,” ujar Kompol Septiawan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi melanggar hukum.

Langkah cepat yang dilakukan Polsek Candi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan setiap informasi yang berkembang dapat diverifikasi secara objektif berdasarkan fakta di lapangan. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Sumenep Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni, Wujud Kepedulian Polri di Hari Bhayangkara Ke-80

Published

on

SUMENEP – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Sumenep Polda Jatim melaksanakan kegiatan peresmian bedah rumah milik Ibu Musinten yang berlokasi di Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Senin (22/6/2026).

Peresmian bedah rumah oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung kondisi rumah yang telah selesai direnovasi.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada warga.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara Ke-80 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga rumah yang telah direnovasi ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup bagi Ibu Musinten dan keluarga,” ujar AKBP Anang.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polres Sumenep Polda Jatim terus berkomitmen untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara Ke-80 yaitu Polri yang Presisi, Humanis, dan semakin dekat dengan rakyat.

Sementara itu program bedah rumah tersebut mendapat sambutan positif dari warga masyarakat setempat.

Kehadiran jajaran Polres Sumenep bersama unsur Forkopimka dan tokoh masyarakat menunjukkan sinergitas yang kuat dalam upaya membantu warga serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Ibu Musinten beserta keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Polres Sumenep.

Dengan kondisi rumah yang kini lebih layak huni, diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi keluarga untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep, Wakapolres Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, S.H., S.I.K., beserta jajaran pejabat utama Polres Sumenep, Forkopimka Kecamatan Batang-Batang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (*)

Continue Reading

Trending