Connect with us

Berita

Polri Peduli, Ditresnarkoba Polda Jatim Berbagi Sembako di Slum Area Surabaya

Published

on

SURABAYA – Wujud kepedulian Polri dalam hal ini Polda Jatim terus dinyatakan dalam kegiatan berbagi berkah di bulan suci Ramadhan.

Kali ini giliran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim menyasar di wilayah pinggiran Kota Surabaya tepatnya di Slum Area Wonokusumo – Kecamatan Semampir.

Ratusan paket sembako dibagikan khususkan untuk warga yang memang dinilai layak diberi bantuan yang sebelumnya telah didata oleh para Bhabinkamtibmas setempat yang bekerjasama dengan pihak kelurahan.

Direktur Resnarkoba pada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombespol Arie Ardian Rishadi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kepedulian Polri kepda sesame khususnya pada bulan Ramadhan 1444 H.

“Kegiatan pembagian bantuan sosial ini ditujukan untuk warga yang tinggal di Slump Area di wilayah Wonokusumo dengan total 100 paket sembako,” kata Kombes Pol Arie Ardian Rishadi saat memimpin kegiatan Bansos, Rabu ( 5/4).

Sambil memberikan himbauan Kamtibmas tentang bahaya narkoba kepada warga masyarakat setempat, petugas dari Diresnarkoba mendatangi warga dari pintu ke pintu menyerahkan langsung paket sembako.

Kombes Pol Arie juga meminta kepada warga, apabila melihat tetangga atau warga yang menggunakan Narkoba agar segera melaporkan.

“Apabila melapor nanti akan kami bantu untuk dilakukan rehabilitasi, dan apabila tidak melapor lalu tertangkap oleh anggota Polri akan di Pidanakan. Oleh karena itu, tidak perlu takut untuk melapor kepada kami,” kata Kombes Arie.

Untuk memudahkan warga melaporkan jika ada penyalahgunaan Narkoba, Ditresnarkoba juga memberikan brosur pada box sembako yang dibagikan.

“Sudah kami isi brosur tentang bahaya Narkoba dan Hotline Ditresnarkoba Polda Jatim atau No HP yang bisa dihubungi<”pungkas Kombes Arie. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasuruan Kota Gelar Ziarah Rombongan di TMP Kota Pasuruan

Published

on

Polresta Pasuruan – Masih dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim melaksanakan kegiatan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Pasuruan, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ziarah rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., serta diikuti oleh para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, anggota Polri, dan ASN Polres Pasuruan Kota.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di tugu TMP oleh Kapolres Pasuruan Kota selaku pimpinan ziarah, serta diakhiri dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Suasana khidmat dan penuh penghormatan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Ziarah rombongan ini menjadi momentum untuk mengenang serta meneladani semangat perjuangan, pengorbanan, dan patriotisme para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan bahwa kegiatan ziarah rombongan merupakan tradisi yang selalu dilaksanakan menjelang peringatan Hari Bhayangkara sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian kepada seluruh personel Polri agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta melanjutkan semangat para pahlawan dalam menjaga keutuhan dan keamanan bangsa,” ungkap Kapolres.

Dengan pelaksanaan ziarah rombongan ini, diharapkan seluruh personel Polres Pasuruan Kota dapat semakin memaknai Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum untuk meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Continue Reading

Berita

Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur melalui Direktorat Reserse Narkoba bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 3.157 kasus tindak pidana narkoba selama periode Januari hingga Juni 2026.

Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 4.061 tersangka diamankan, dengan sejumlah barang bukti narkotika dan obat keras berbahaya dalam jumlah besar berhasil disita.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, dalam kegiatan konferensi pers dan pemusnahan barang bukti hasil operasi narkoba semester I tahun 2026 yang digelar di Gedung Press Conference, Mapolda Jatim, Rabu (24/6/2026).

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polda Jawa Timur dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur,” ujar Kombes Abast.

Sementara itu Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kurniawan menjelaskan bahwa capaian pengungkapan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Ia memaparkan, selama semester I tahun 2026 Ditresnarkoba Polda Jatim dan jajaran berhasil menyita barang bukti berupa 85,66 kilogram sabu, 82,44 kilogram ganja dan 53 batang tanaman ganja, 60.989 butir ekstasi serta 234,99 gram ekstasi bubuk, 22,226 kilogram kokain, 10,38 kilogram ketamin, serta 3.653.382 butir obat keras berbahaya.

“Dari data hasil pengungkapan tersebut, jumlah kasus pada semester I tahun 2026 mengalami peningkatan sebesar 4,54 persen dibanding semester I tahun 2025. Sementara jumlah tersangka juga meningkat sebesar 4,91 persen,” ungkap Kombes Pol Muhammad Kurniawan.

Ia menambahkan, dari keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan selama satu semester tersebut, Polda Jatim memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 2,79 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Dalam kesempatan yang sama, Polda Jatim juga melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan dari empat kasus menonjol dengan jumlah tiga tersangka, berupa 33,346 kilogram sabu dan 38,995 kilogram ganja.

Kombes Pol Muhammad Kurniawan menegaskan, tingginya angka pengungkapan dan besarnya barang bukti yang diamankan menunjukkan bahwa Jawa Timur masih menjadi salah satu tujuan dalam peredaran narkotika, baik oleh jaringan lokal maupun internasional.

“Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami. Karena itu, upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika akan terus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui penegakan hukum maupun langkah pencegahan,” tegas Kombes Kurniawan.

Polda Jawa Timur menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu, Polda Jatim mengajak seluruh masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

Melalui pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini, Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga generasi muda dari ancaman bahaya narkoba. (*)

Continue Reading

Berita

Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Jakarta — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar ziarah nasional dan tabur bunga secara serentak di lima lokasi pada Rabu (24/6/2026). Kelima titik tersebut yakni Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta perairan Teluk Jakarta.

Dari lima lokasi tersebut, pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud penghormatan Polri kepada para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjasa bagi negara.

Prosesi ziarah di TMPN Kalibata berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga di monumen utama TMPN Kalibata oleh Wakapolri. Usai upacara, Wakapolri bersama jajaran melanjutkan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.

Selain di TMPN Kalibata, rangkaian ziarah dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polri sebagai bagian dari tradisi penghormatan institusi kepada para pendahulu, sekaligus momentum untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Secara keseluruhan, pelaksanaan ziarah nasional dan tabur bunga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini melibatkan sebanyak 1.037 personel. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pejabat utama Mabes Polri, Korbrimob Polri, PP Polri, Bhayangkari, serta pegawai negeri pada Polri sesuai pembagian tugas di masing-masing lokasi.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ziarah nasional dan tabur bunga merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat makna penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus refleksi atas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ziarah nasional dan tabur bunga ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang jasa para pahlawan, meneladani nilai-nilai perjuangan mereka, dan meneguhkan komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Menurut Trunoyudo, semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengorbanan yang ditunjukkan para pahlawan harus terus menjadi landasan moral bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas. Memasuki delapan dekade pengabdian, Polri berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Trunoyudo, tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat dedikasi, integritas, dan tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Continue Reading

Trending