Connect with us

Berita

Forkopimda Apresiasi Capaian Kinerja Polres Probolinggo Sepanjang Tahun 2023

Published

on

PROBOLINGGO – Forum Koordinasi Pimpimpan Daerah ( Forkopimda) Kabupaten Probolinggo memberikan apresiasi atas capaian kinerja Polres Probolinggo sepanjang tahun 2023 dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas).

Apresiasi itu disampaikan oleh Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto dan PJ Bupati Probolinggo yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Santiyono saat Polres Probolinggo menggelar rilis akhir tahun (RAT) di lobby Mapolres Probolinggo, Jum’at (29/12/2023).

“Kinerja yang luar biasa untuk Polres Probolinggo dalam ungkap kasus kriminalitas termasuk kasus Narkoba dan gangguan kamtibmas lainya,”ungkap Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Arm Heri.

Dari data yang dipaparkan oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana selama tahun 2023, kata Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Arm Heri menunjukkan eksistensi Polres Probolinggo dalam penegakkan hukum untuk menjaga wilayah Probolinggo yang kondusif.

“Ini menunjukkan eksistensi rekan – rekan Polres Probolinggo dalam penegakkan hukum untuk menjaga wilayah Probolinggo yang kondusif,” ujar Letkol Arm Heri.

Sementara itu Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana menjelaskan pencapaian dari Satreskrim Polres Probolinggo bersama Polsek jajaran selama Tahun 2023 yakni menerima laporan sebanyak 539 kasus, dengan penyelesaian sebanyak 454 kasus.

“Alhamdulillah kami berhasil menuntaskan 454 perkara dari 539 kasus yang dilaporkan atau sebanyak 84,2% perkara sudah kami selesaikan,”kata AKBP Wisnu Wardana.

Sedangkan untuk Satresnarkoba Polres Probolinggo menerima dan menyelesaikan laporan sebanyak 69 kasus penyahgunaan narkoba dengan mengamankan 79 tersangka beserta barang bukti 77,37 gram, 18.675 butir pil Trihexyphenidly dan 49.887 butir pil Dextro.

Untuk Satlantas Polres Probolinggo selama 2023 telah melaksanakan razia balap liar sebanyak 20 kasus dengan barang bukti 21 knalpot, velg 12 pasang, 2 unit sepeda motor tidak sesuai spektek.

Sedangkan Satuan Samapta Polres Probolinggo telah berhasil menyelesaikan 18 kasus tipiring dengan jumlah tersangka sebanyak 18 orang dan barang bukti 3.190 botol miras.

“Dari laporan yang masuk ke Satreskrim selama tahun 2023, terdapat satu kasus menonjol yakni kebakaran Bukit Savana Bromo. Sementara kasus terbanyak didominasi Curat sebanyak 87 laporan,”ungakap AKBP Wisnu Wardana.

Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan bahwa selama 2023, Polres Probolinggo menerima sejumlah penghargaan dari instansi samping diantaranya Pt Pertamina atas pengungkapan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak.

Penghargaan dari PT Kereta Api Indonesia atas pengungkapan pencurian besi rel kereta api, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas capaian IKPA berpredikat sangat baik semester I tahun 2023, penghargaan dari Koni Probolinggo karena terdapat anggota kepolisian sebagai atlet dalam kejuaraan Porprov Jatim

“Terima kasih kami ucapkan kepada sejumlah instansi samping yang telah mengapresiasi kinerja personel Polres Probolinggo,” tutur Kapolres Probolinggo.

Selain melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan, Polres Probolinggo juga memberikan tindakan kepada personel yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik.

“Kami tidak hanya tajam ke pelaku kejahatan saja, tetapi juga tajam kepada anggota kami yang melanggar agar menjadi pengingat dan tidak mengulangi perbuatannya yang dapat menurunkan citra Polri kedepannya,” pungkas Kapolres Probolinggo. (*)

Berita

Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

Published

on

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menilai hasil survei Litbang Kompas mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara perlu dipandang sebagai instrumen evaluasi yang konstruktif bagi seluruh lembaga, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, survei opini publik dapat menjadi acuan untuk melihat persepsi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme institusi.

Prof. Adrianus menjelaskan bahwa hasil survei pada dasarnya menggambarkan persepsi masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Karena itu, setiap institusi perlu menjadikan hasil tersebut sebagai bahan introspeksi dan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Survei opini publik merupakan cerminan persepsi masyarakat pada periode tertentu. Karena itu, hasil survei hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi setiap institusi untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Prof. Adrianus di Jakarta, Senin (29/6).

Ia menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi tidak bersifat statis, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pengalaman langsung masyarakat dalam memperoleh pelayanan, pemberitaan di media massa dan media sosial, hingga keberhasilan institusi dalam menangani berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik turut membentuk persepsi masyarakat.

Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan menjadi kunci utama untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Kepercayaan publik akan semakin kuat apabila institusi mampu menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Adrianus mengingatkan agar hasil survei tidak dipandang semata-mata sebagai ukuran keberhasilan ataupun kegagalan suatu institusi. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dimanfaatkan sebagai umpan balik yang konstruktif dalam menyusun kebijakan, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperkuat komunikasi publik.

“Survei sebaiknya tidak dimaknai hanya sebagai ukuran berhasil atau tidaknya sebuah institusi. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil tersebut dijadikan umpan balik untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap hasil survei Litbang Kompas dapat menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja institusi negara. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik dapat terus terjaga serta meningkat secara berkelanjutan.

Continue Reading

Berita

Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026 Diikuti 3.665 Gamer, Polda Jawa Timur Dorong Prestasi dan Edukasi Ruang Digital

Published

on

SURABAYA – Turnamen Mobile Legends Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang diikuti 3.665 peserta dan tergabung dalam 733 tim dari seluruh Jawa Timur memasuki Grand Final di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin (29/6/2026).

Laga puncak mempertemukan tim dari Kota Batu melawan tim dari Kabupaten Jember, dan dimenangkan oleh tim dari Kota Batu.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah pencarian bibit atlet e-sport menuju Kapolri Cup E-Sport 2026 sekaligus sarana pembinaan generasi muda di era digital.

Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol Bimo Ariyanto mengatakan e-sport kini menjadi ruang positif bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta membangun karakter.

Menurut Kombes Bimo, turnamen ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga melahirkan bibit atlet e-sport berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional.

“Kami ingin generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif, menjunjung sportivitas, dan menjadi pelopor keamanan di ruang digital,” ujar Kombes Bimo.

Berdasarkan data PB ESI Jawa Timur, terdapat sekitar 50 ribu gamer di Jawa Timur. Mayoritas berusia sekitar 19 tahun, dengan 44 persen bermain Mobile Legends.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan pembinaan yang positif agar potensi generasi muda dapat diarahkan menjadi prestasi.

Kombes Pol Bimo juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai kejahatan siber seperti penipuan online, phishing, pencurian data pribadi, peretasan akun, hoaks, judi online, hingga penyalahgunaan media sosial.

“Mari menjadi warga digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Bersama kita jaga ruang siber Indonesia, khususnya Jawa Timur, agar tetap aman, sehat, dan produktif,” tegas Kombes Bimo.

Ia berharap Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. (*)

Continue Reading

Berita

Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia mengapresiasi peran Polri yang dinilai senantiasa hadir memberikan pengamanan secara profesional dan humanis, termasuk dalam mengawal berbagai aksi penyampaian aspirasi para buruh.

Menurut Said Iqbal, kehadiran Polri selama berbagai aksi unjuk rasa buruh telah memberikan rasa aman sekaligus memastikan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara tertib. Ia menilai pendekatan yang dilakukan aparat kepolisian selama ini menunjukkan sikap yang bijaksana dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Polisi Republik Indonesia selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah demonstrasi buruh, mengatur dengan bijak dan arif,” ujar Said Iqbal di Jakarta, Senin (29/6).

Selain menjalankan fungsi pengamanan, Said Iqbal juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hubungan industrial. Menurutnya, Polri turut berperan dalam memfasilitasi komunikasi dan membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi para pekerja dan dunia usaha.

“Polri juga turut membantu dalam penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan sehingga buruh dapat memperoleh solusi melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Presiden KSPI yang memimpin salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut berharap Polri terus mempertahankan profesionalisme, independensi, serta pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Kami buruh Indonesia mengucapkan terima kasih, sekaligus mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara yang ke-80. Polri untuk Masyarakat,” tegasnya.

Said Iqbal optimistis semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis demi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Trending