Connect with us

Berita

Polres Pasuruan Kota Laksanakan Kegiatan Komunitas Masyarakat Cinta Kamtibmas, Bank Jatim Medical Check Up, dan Bantuan Sosial

Published

on

22a8dede e303 4553 8a73 de4b14fcac89

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota terus menunjukkan kepeduliannya terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemitraan.

Pada hari ini, Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan bertajuk Komunitas Masyarakat Cinta Kamtibmas, bekerja sama dengan Bank Jatim untuk menyediakan layanan Medical Check Up gratis serta penyaluran bantuan sosial di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Jum’at(6/9/2024)

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara. Kapolsek Kraton AKP Saifudin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan lembaga keuangan untuk menciptakan rasa aman dan peduli terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap melalui program ini, masyarakat tidak hanya merasa aman dari segi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), tapi juga terjamin kesehatannya serta mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.” Ucap Kapolsek.

Dalam acara ini, berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Cinta Kamtibmas diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Anggota Polres Pasuruan Kota memberikan edukasi tentang bahaya berita hoaks, ancaman kejahatan yang sering terjadi di lingkungan perdesaan, serta bagaimana cara melaporkan jika terjadi tindak kriminal. Masyarakat diajak untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan desa demi terciptanya lingkungan yang kondusif, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).” Ujar AKP Saifudin.

Selain edukasi kamtibmas, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan layanan Medical Check Up gratis yang disediakan oleh Bank Jatim. Layanan kesehatan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan konsultasi kesehatan umum. Ratusan warga Desa Kalirejo tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan ini, terutama bagi warga lanjut usia yang membutuhkan pemantauan rutin kesehatan.

7f0c656b 601a 4ab3 b514 b3015671b703
7f0c656b 601a 4ab3 b514 b3015671b703

Tidak hanya itu, Polres Pasuruan Kota juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang diberikan kepada warga kurang mampu dan terdampak kondisi ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di masa-masa menjelang Pilkada, di mana situasi ekonomi beberapa warga masih rentan.

Kepala Desa Kalirejo M. Adip mengucapkan terima kasih kepada Polres Pasuruan Kota dan Bank Jatim atas kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres dan Bank Jatim atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena sangat membantu warga kami, baik dari segi keamanan, kesehatan, maupun kesejahteraan.” Ucap M. Adip.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama bagi Polres Pasuruan Kota, yang diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan harmonis di masa mendatang.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Respons Cepat Cegah Kemacetan, Personel Satlantas Polres Pasuruan Kota Lakukan Pengaturan Lalu Lintas

Published

on

Guna menjaga kelancaran arus kendaraan di jam padat aktivitas, personel Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan pada Selasa (3/3/2026).

Pengaturan dilakukan terutama di persimpangan jalan utama yang kerap dipadati kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan barang. Dalam kegiatan tersebut, petugas tampak sigap membantu kelancaran arus kendaraan serta memastikan pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan tertib.

Selain melakukan pengaturan, personel juga memberikan imbauan kepada pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas merupakan pelayanan rutin yang ditingkatkan pada jam-jam sibuk.

“Pengaturan lalu lintas adalah bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Kami hadir untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan mengurangi potensi kecelakaan, khususnya di titik-titik yang rawan kepadatan,” ujar AKP Amrullah.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Salah satu pengendara, Andi (41), mengapresiasi kehadiran polisi lalu lintas di persimpangan jalan. Menurutnya, keberadaan petugas sangat membantu mengurai kepadatan kendaraan.

“Kalau tidak ada petugas, biasanya kendaraan saling berebut jalan dan bisa macet panjang. Dengan adanya pengaturan, lalu lintas jadi lebih tertib dan lancar,” tuturnya.

Dengan pengaturan yang dilakukan secara rutin dan responsif, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota tetap terjaga, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Continue Reading

Berita

Kapolri Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Kali

Published

on

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi bahwa puncak arus mudik Lebaran tahun 2026 ini akan terjadi dalam dua periode pada bulan Maret mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Sigit mengungkapkan, prediksi itu didapati berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan jajaran Ditlantas bersama Kementerian Perhubungan serta dengan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025.

“Prediksi puncak arus mudik (pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14 sampai dengan 15 Maret,” kata Sigit.

Setelah periode arus balik pertama, kata dia, nantinya pemerintah juga akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 dan 17 Maret. Sehingga diperkirakan bakal terjadi puncak arus mudik kedua pada 18 dan 19 Maret.

Lebih lanjut, Sigit juga mewanti-wanti seluruh jajaran agar dapat menyiapkan pengaturan penyeberangan ke wilayah Bali lantaran peringatan Hari Raya Nyepi jatuh bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Sehingga perlu adanya pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali karena menghormati Hari Raya Nyepi,” ucap Sigit.

Di sisi lain, Sigit mengatakan untuk puncak arus balik juga akan terjadi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada 24 dan 25 Maret.

“Prediksi puncak arus balik kedua pada 28 sampai 29 Maret dan bila diperlukan Polri akan melaksanakan operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” tutup Sigit.

Continue Reading

Berita

Jaga Ketentraman Ramadhan, Polda Jatim Bongkar Peredaran Bahan Peledak Ilegal

Published

on

 


SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim) mengungkap kasus penjualan bahan peledak berupa bubuk petasan atau mesiu di Jalan Raya Menanggal, Gayungan, Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, penjualan bahan peledak masuk kategori tindak pidana karena itu peredarannya diatur ketat oleh undang-undang.

“Perlu kami tegaskan, bahan ini bukan sekadar petasan biasa. Apabila digunakan dalam jumlah besar, dapat menimbulkan ledakan berbahaya yang berpotensi menyebabkan korban jiwa dan kerusakan serius,” tegas Kombes Abast.

Ia juga menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir peredaran bahan peledak ilegal karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Apalagi disaat Bulan Ramadhan, dimana umat Muslim tengah khusuknya menjalankan Ibadah Puasa.

“Peredaran bahan peledak tanpa izin sangat berbahaya. Kami pastikan setiap informasi dari masyarakat akan segera kami tindaklanjuti secara serius,” tegas Kombes Abast saat konferensi Pers, Selasa (3/3/2026).

Masih kata Kabid Humas Polda Jatim, dari pengungkapan kasus tersebut Polisi mengamankan Dua pemuda asal Sidoarjo pada Kamis, 26 Februari 2026 dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Raya Menanggal, Gayungan, Surabaya.

Ia menerangkan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi mencurigakan bubuk petasan.

“Berawal dari laporan masyarakat terkait transaksi bubuk petasan, lalu tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang tersangka,” ujar Kombes Abast.

Dua tersangka yang diamankan yakni MAJ (28) dan BAW (18), keduanya warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

MAJ diketahui membeli bahan kimia melalui marketplace dan toko pupuk, kemudian meraciknya sendiri menjadi bubuk mesiu di rumah.

Dari hasil pemeriksaan, MAJ juga menawarkan barang tersebut melalui grup WhatsApp bernama “HURU HARA”.

Sementara itu, BAW berperan memasarkan dan menjual bubuk petasan melalui Facebook menggunakan akun atas nama “BAHAR AGUNG” dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Dari tangan keduanya, Polisi menyita barang bukti berupa satu kilogram bubuk petasan, dua unit handphone, satu unit sepeda motor berikut STNK dan uang tunai Rp 210 ribu.

Masih kata Kombes Pol Abast, motif para tersangka murni faktor ekonomi untuk mendapatkan keuntungan.

“Modus yang dilakukan yakni menawarkan dan menjual bubuk petasan atau mesiu melalui aplikasi Facebook,” ujar Kombes Abast.

Atas perbuatannya, para tersangka kami jerat Pasal 306 KUHP, yakni setiap orang yang tanpa hak membuat, memiliki, menyimpan, menguasai, atau memperdagangkan bahan peledak.

“Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 15 tahun,” kata Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengimbau kepada masyarakat di seluruh Jawa Timur untuk tidak meracik, menyimpan atau menjual bahan peledak apalagi tanpa izin.

Karena sekecil apa pun bahan peledak, jika salah digunakan, dapat berakibat fatal.

“Segera laporkan apabila mengetahui adanya transaksi bahan peledak ilegal, dan bagi orang tua, kami imbau agar lebih mengawasi aktifitas anak – anaknya di media sosial, ” tutup Kombes Abast. (*)

Continue Reading

Trending