Connect with us

Berita

Patroli Blue Light Malam Hari, Polsek Bugul Kidul Pantau dan Beri Imbauan pada Pegawai SPBU Jelang Pilkada.

Published

on

oplus 0
oplus 0

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Polsek Bugul Kidul meningkatkan kegiatan patroli malam hari dengan program Patroli Blue Light. Patroli ini dilaksanakan secara rutin untuk memastikan situasi kondusif, terutama di area-area yang dianggap rawan, termasuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Kamis (05/09/2024) jam 00.30 Wib.

Pada malam ini, tim patroli Polsek Bugul Kidul menyusuri sejumlah titik vital di wilayah hukum mereka, termasuk kawasan perumahan, pusat perbelanjaan, dan SPBU yang menjadi titik singgah penting bagi masyarakat. Dengan menggunakan kendaraan patroli yang dilengkapi lampu biru menyala terang, polisi berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi menjelang Pilkada.

Salah satu SPBU yang disambangi oleh petugas terletak di Jalan Raya KH. Hasyim Ashari Kel. Bakalan Kec. Bugul Kidul Kota Pasuruan. Saat tiba di lokasi, anggota patroli segera menyapa para pegawai yang tengah bertugas pada malam hari. Dalam kesempatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan imbauan kepada para pekerja agar selalu waspada dan ikut berperan dalam menjaga situasi keamanan.

“Kami dari Kepolisian menghimbau agar semua pegawai SPBU senantiasa berhati-hati, terutama pada malam hari. Jangan segan-segan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau gerak-gerik orang yang dianggap berpotensi menimbulkan masalah. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Aipda Murtadho kepada pegawai SPBU.

oplus 0
oplus 0

Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya penerapan protokol keamanan di lingkungan kerja, termasuk memperhatikan gerakan kendaraan yang masuk ke SPBU, mewaspadai transaksi mencurigakan, serta memastikan area CCTV berfungsi dengan baik. Dengan mendekati Pilkada, potensi adanya kelompok yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu harus diantisipasi dengan baik.

Apalagi mendekati masa-masa Pilkada, karena Pilkada merupakan salah satu peristiwa politik penting yang kerap kali menimbulkan berbagai dinamika di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, Polsek Bugul Kidul secara aktif mengajak masyarakat, termasuk pegawai SPBU, untuk menjaga ketertiban. Dalam imbauannya, petugas meminta agar pegawai SPBU tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar serta tidak memfasilitasi kegiatan kampanye yang tidak sesuai dengan aturan.

“Kami ingin masyarakat, khususnya pegawai di tempat-tempat strategis seperti SPBU ini, untuk tetap fokus menjalankan tugasnya dan tidak terbawa isu-isu yang tidak benar. Mari kita bersama-sama menjaga Pilkada ini berjalan dengan aman, damai, dan tertib,” tambah Aipda Murtadho.

Selain patroli fisik, Polsek Bugul Kidul juga berencana memperkuat pemantauan melalui teknologi, seperti kamera pengawas dan komunikasi aktif dengan masyarakat, guna mempercepat respons terhadap laporan-laporan yang masuk. Dengan adanya patroli rutin dan peningkatan kewaspadaan di lapangan, diharapkan situasi di wilayah Bugul Kidul dan sekitarnya tetap kondusif hingga selesainya Pilkada mendatang.

Kegiatan patroli malam hari ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman bagi masyarakat serta meminimalisir potensi gangguan yang mungkin terjadi di lingkungan publik.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Masykur, S.H., M.H., menegaskan bahwa Patroli Blue Light ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Patroli ini tidak hanya dilakukan pada malam hari saja, tetapi juga siang hari menjelang hari H Pilkada. Kami akan terus bersiaga agar proses demokrasi ini berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan yang mengganggu masyarakat,” ungkap Kompol Masykur.

Dengan kerja sama yang baik antara Kepolisian dan masyarakat, harapannya Pilkada di wilayah Kota Pasuruan, khususnya Bugul Kidul, dapat berjalan aman, damai, dan lancar, “Pungkas Kapolsek”.

By Humas Bglkdl.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polresta Sidoarjo Siagakan 1.200 Personel Pelayanan Pengamanan Hari Buruh 2026

Published

on

SIDOARJO – Jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polresta Sidoarjo Polda Jatim menggelar apel kesiapan dan Electronic Tactical Game (ETG) di Lapangan Mako Polresta Sidoarjo, Rabu (29/4/2026) sore.

Apel dipimpin Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik, dilanjutkan arahan, penjelasan ETG dalam rangka pelayanan pengamanan May Day 2026.

Wakapolresta Sidoarjo juga melakukan pengecekan kesiapan 1.200 personel yang akan diturunkan serta sarana maupun prasarana yang akan digunakan nanti.

“Kegiatan ini menegaskan komitmen Polri dalam menjamin peringatan May Day sebagai momentum penyampaian aspirasi rekan-rekan buruh atau pekerja dapat berlangsung secara aman, tertib dan kondusif,” kata AKBP M. Zainur Rofik.

Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan, serta disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas secara profesional, proporsional, serta sesuai dengan SOP.

Wakapolresta Sidoarjo mengatakan, seluruh personel nantinya akan ditempatkan di titik strategis.

Ia menegaskan, pelayanan pengamanan May Day 2026, Polresta Sidoarjo Polda Jatim tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melayani massa aksi,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Tuban Bangun Jembatan Merah Putih Presisi, Bupati : Berkat Kepedulian dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Published

on

TUBAN – Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H , bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, S.E., meresmikan jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Sambong Lombok Desa Bangilan kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, Rabu (29/04/2026).

Jembatan sepanjang 13 meter yang sebelumnya masih berbentuk bambu selama ini menjadi akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari menuju sawah, pasar, hingga jalur anak-anak berangkat ke sekolah.

Selain itu, jembatan tersebut menjadi salah satu akses terdekat penghubung dusun yang di huni sekitar 12 Kepala keluarga (KK) menuju jalan utama.

Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, Polres Tuban Polda Jatim berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta semangat gotong royong warga, pembangunan jembatan akhirnya dapat terealisasi.

Kini, jembatan telah dibangun lebih kokoh dengan konstruksi cor beton serta rangka besi di sisi kanan dan kiri, sehingga lebih aman digunakan masyarakat maupun kendaraan roda dua.

Bupati Tuban menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol harapan masyarakat yang diwujudkan melalui kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Jembatan ini didirikan dari sebuah harapan dan keinginan masyarakat yang diwujudkan secara konkret oleh Polri dalam hal ini Polres Tuban,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga mengapresiasi kekompakan warga Desa Bangilan yang turut bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Mulai dari membantu tenaga, membawa material, hingga mendukung kelancaran pekerjaan.

“Dari sebuah keinginan itu dari warga, alhamdulillah mampu terwujud berkat kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, “ucap Bupati Tuban.

Pemerintah Kabupaten Tuban berharap jembatan tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Kepada warga setempat, Mas Lindra berpesan bahwa program yang di wujudkan oleh Polres Tuban Polda Jatim ini agar tidak hanya dilihat dari besaran nilainya namun bisa dilihat dari manfaatnya.

“Manfaat yang dihasilkan ini untuk kepentingan masyarakat secara luas” terangnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Kapolres Tuban menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya pembangunan jembatan yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat setempat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembangunan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

Kapolres Tuban mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama antara pemerintah daerah dan kepolisian, sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolres Tuban juga memberikan penghargaan khusus kepada para ibu-ibu warga setempat yang selama proses pembangunan turut membantu menyiapkan konsumsi bagi para pekerja dan masyarakat yang bergotong royong.

Menurutnya, kebersamaan dan semangat gotong royong warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan jembatan yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat.

“Semoga dengan adanya jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat” ucap AKBP Alaiddin.

Kapolres Tuban juga berharap jembatan yang telah selesai dibangun itu dapat memberikan manfaat besar bagi warga, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta menjadi sarana penghubung yang aman dan nyaman.

Ia juga berpesan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Mewakili Warganya, Sutaryono Kepala dusun Sambong Lombok menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Bupati, Kapolres Tuban serta seluruh unsur terkait yang telah mendukung hingga jembatan dapat terbangun dengan baik dan kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.

Keberadaan jembatan ini dinilai sangat membantu aktivitas warga, khususnya anak-anak sekolah, para petani, pedagang, serta masyarakat umum yang kini memperoleh akses lebih mudah, aman, dan nyaman.

“Alhamdulillah sudah bisa digunakan untuk mempermudah aktivitas warga sehari-hari” ucapnya. (*)

Continue Reading

Berita

Perkuat Keamanan Aset Negara, Baharkam Polri dan Kemenko Polkam Evaluasi Pengamanan Obvitnas

Published

on

BEKASI – Dalam upaya memperkuat sistem proteksi aset strategis bangsa, Korps Sabhara Baharkam Polri mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang diselenggarakan oleh Kemenko Polkam di Hotel Avanzel, Cibubur, Bekasi, Rabu (29/4/2026).

Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Kamtibmas Kemenko Polkam, Irjen Pol S. Tarigan, didampingi Asdep 1 Brigjen TNI Muhamad Sujono. Pertemuan ini menjadi wadah sinergi antara Polri dengan berbagai kementerian teknis, termasuk Kementerian Perindustrian, Pariwisata, Perhubungan, PUPR, dan ESDM.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah urgensi penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di seluruh sektor Obvitnas. Data menunjukkan bahwa saat ini masih terdapat banyak pengelola Obvitnas yang belum menjalin kerja sama resmi melalui MoU maupun Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Polri terkait penerapan standar keamanan tersebut.

Kasubdit Pamwaster Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, KBP Waluya, S.I.K., memaparkan data komprehensif mengenai jumlah Obvitnas dan Objek Tertentu (Obter) di Indonesia. Beliau menyoroti perlunya pemutakhiran regulasi untuk mewajibkan penerapan SMP guna menghadapi dinamika ancaman yang kian kompleks.

Evaluasi Total dan Kesiapan May DaySelain membahas legalitas kerja sama, rapat ini juga menghasilkan beberapa poin kesimpulan strategis:

1.Revitalisasi Regulasi: Kementerian terkait didorong untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian (wasdal) terhadap kepatuhan penerapan SMP. Regulasi lama perlu diperbarui agar relevan dengan ancaman keamanan masa kini.

2.Validasi Data: Akan dilakukan evaluasi ulang terhadap jumlah Obvitnas di tiap kementerian, terutama bagi sektor Perhubungan (regulasi tahun 2004) dan Pariwisata (regulasi tahun 2016) yang dinilai perlu segera direvisi.

3.Pengamanan Hari Buruh: Menjelang peringatan May Day, diskusi intensif juga dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan internal dan koordinasi dengan Polri guna menjamin situasi tetap kondusif di area Obvitnas.

“Evaluasi ini penting agar pengamanan aset negara tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi benar-benar berbasis pada manajemen risiko yang standar dan terukur di seluruh sektor,” ujar perwakilan pimpinan rapat.

Melalui langkah proaktif ini, Polri bersama Kemenko Polkam berkomitmen menciptakan ekosistem investasi dan operasional industri yang aman, nyaman, dan terlindungi bagi kemajuan ekonomi nasional.

Continue Reading

Trending