Connect with us

Berita

Satgas Pangan Polri Sita 201 Ton Beras yang Tidak Sesuai Standar Mutu dan Takaran

Published

on

img 20250725 wa0007

img 20250725 wa0007

Jakarta. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menyita sebanyak 201 ton beras dari sejumlah merek karena tidak sesuai standar mutu dan takaran. Ratusan ton beras tersebut terdiri atas beras premium dan medium.

“Sampai pagi hari ini, barang bukti yang sudah kita sita yaitu beras total 201 ton,” kata Dirtipideksus sekaligus Kasatgas Pangan Polri Brigjen Helfi Assegaf dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).

Sebanyak 201 ton beras oplosan yang disita terdiri atas beras premium kemasan 5 kilogram dari berbagai merek sebanyak 39.036 kantong dan beras premium kemasan 2,5 kilogram sebanyak 2.304 kantong.

Disamping itu, Helfi menyatakan bahwa pihaknya juga menyita sejumlah dokumen legalitas dan sertifikat penunjang, di antaranya dokumen hasil produksi, dokumen hasil maintenance, legalitas perusahaan serta dokumen izin edar.

“Ada juga dokumen sertifikat merek, dokumen standard operating procedure pengendalian ketidaksesuaian produk dan
proses, dokumen lainnya yang berkaitan dengan perkara. Hasil uji lab juga bagian dari pada barang bukti yang kita dapatkan, yaitu hasil lab dari Kementerian Pertanian terhadap 5 merek sampel beras premium, yaitu Sania, Setra Ramos Biru, Setra Ramos Merah, Setra Pulen, dan Jelita,” jelas Helfi.

Helfi memastikan pihaknya akan melanjutkan proses penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dari pihak korporasi produsen beras yang tidak sesuai dengan standar mutu. Setelah itu melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.

Brigjen Helfi mengungkapkan informasi awal adanya dugaan beras tidak sesuai mutu ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Helfi menyatakan bahwa saat itu Amran menemukan anomali pada harga beras.

“Pada 26 Juni Mentan menemukan anomali karena di masa panen raya beras surplus kok terjadi kenaikan harga yang luar biasa, ini yang disampaikan, dan trennya tidak menurun, tapi malah naik, sehingga dilakukan pengecekan ke lapangan, dan ternyata ditemukan di pasar yang dilakukan oleh beliau dari 6 sampai 23 Juni 2025 pada 10 provinsi, mendapatkan sampel beras 268 pada 212 merek beras” kata Helfi saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Adapun hasilnya sebagai berikut:

Temuan pada sampel beras premium;
– Terdapat ketidaksesuaian mutu, di bawah standar regulasi, sebesar 85,56%,
– Ketidaksesuaian HET sebesar 59,78%
– Ketidaksesuaian berat beras kemasan atau berat real di bawah standar sebesar 21,66%

Temuan pada sampel beras medium;

– Terdapat ketidaksesuaian mutu beras di bawah standar regulasi sebesar 88,24%,
– Ketidaksesuaian HET atau harga di atas HET sebesar 95,12%,
– Ketidaksesuaian berat beras kemasan atau berat real di bawah standar sebesar 90,63%.

Atas temuan tersebut, Helfi mengatakan ada kerugian yang dialami masyarakat. Nilai kerugian mencapai Rp 99,35 triliun.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Patroli Dialogis Polsek Grati Ajak Masyarakat Manfaatkan Call Center 110

Published

on

Polresta Pasuruan– Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Grati melaksanakan patroli dialogis pada Rabu, 1 Juli 2026 di Lingkungan Kresek, Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Grati menyambangi warga dan berdialog secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya. Selain itu, masyarakat diajak memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas.

 

Kapolsek Grati, AKP Prasetyo Budiarto, mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya Polri dalam mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga harkamtibmas dan segera memanfaatkan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,”ujar AKP Prasetyo Budiarto.

 

Melalui kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan ditangani sejak dini. Dengan demikian, situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Grati dapat terus terjaga.

Continue Reading

Berita

Patroli Dialogis Polsek Rejoso, Wujud Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Rejoso, Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis pada Selasa malam, 30 Juni 2026, di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

 

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyambangi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari sekaligus berdialog secara langsung guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kehadiran personel Polsek Rejoso mendapat sambutan positif dari warga yang merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin di lingkungan mereka.

 

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Rejoso mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Rejoso. Warga juga diimbau untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana pelaporan apabila menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan maupun membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.

 

Kapolsek Rejoso, AKP Bambang Pamungkas , mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

“Patroli dialogis ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan adanya gangguan keamanan. Dengan sinergi yang baik, situasi kamtibmas di wilayah Rejoso akan tetap aman dan kondusif,”ujar AKP Bambang Pamungkas.

 

Melalui patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Rejoso berharap komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat semakin erat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah hukum Polsek Rejoso.

Continue Reading

Berita

Semangat Presisi, Polres Pasuruan Kota Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di GOR Untung Surapati Dengan Penuh Khidmat

Published

on

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan penuh khidmat di GOR Untung Surapati, Kota Pasuruan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, para pejabat utama Polres Pasuruan Kota, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, purnawirawan Polri, serta tamu undangan lainnya.

 

Kehadiran seluruh unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat mencerminkan kuatnya sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung pembangunan di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan.

 

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, laporan Komandan Upacara, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan amanat Presiden Republik Indonesia, hingga doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas delapan dekade pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I. membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Polri sekaligus mengajak setiap insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan, “Saya ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Jadilah insan Bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia, panggilan untuk menjadi anggota Polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju.”

 

Amanat Presiden tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berkeadilan.

 

Usai pelaksanaan upacara, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I. menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan hari jadi Polri, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

 

“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta selalu hadir memberikan rasa aman dan solusi bagi masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, dan penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar AKBP Titus Yudho Uly.

 

Kapolres menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

 

Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 kemudian dilanjutkan dengan penampilan simulasi aksi Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasuruan Kota yang memperagakan tindakan kepolisian dalam mengamankan pelaku begal. Simulasi tersebut menggambarkan kecepatan respons, kemampuan taktis, koordinasi antarpersonel, serta profesionalisme anggota Satreskrim dalam menangani tindak pidana jalanan sesuai dengan standar operasional prosedur. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Forkopimda, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir.

 

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I. meresmikan Kantor Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasuruan Kota yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kepolisian, meningkatkan efektivitas penanganan tindak kriminal, serta mempercepat respons terhadap setiap laporan masyarakat. Kehadiran Kantor URC diharapkan semakin mengoptimalkan kinerja personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan Presisi.

 

Menutup rangkaian kegiatan, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, jajaran TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi menjaga keamanan di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan maju sesuai dengan tema “Polri untuk Masyarakat.”

Continue Reading

Trending