Connect with us

Berita

Polisi Amankan 41 Orang Pascakerusuhan di Gedung DPRD Kabupaten Blitar 12 Orang Ditetapkan Tersangka

Published

on

gambar whatsapp 2025 09 03 pukul 08.40.47 0764259c

BLITAR – Kepolisian Resor Blitar Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengerusakan, pencurian, dan pembakaran Gedung DPRD Kabupaten Blitar pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 23.00 WIB ketika terjadi aksi massa berjumlah sekitar 300 orang melakukan konvoi keliling Kota Blitar.

Massa kemudian berhenti di depan Gedung DPRD Kabupaten Blitar di Jalan Kota Baru No. 10, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kanigoro.

Dengan cara mendorong hingga roboh, pagar kantor DPRD Kabupaten Blitar berhasil dijebol.

Massa lalu masuk ke area gedung, melempari kaca dan bangunan dengan batu, membakar perkantoran, serta menjarah berbagai barang inventaris milik DPRD.

Sebelum melakukan pengerusakan di Gedung DPRD, massa juga sempat melampiaskan aksi anarkisnya di Pos Terpadu yang berada di depan Kantor Kabupaten Blitar.

Dengan brutal, massa memecahkan kaca pos serta menjarah sejumlah barang inventaris berupa kulkas dan televisi yang ada di dalamnya.

Aksi anarkis berlanjut hingga pukul 04.00 WIB dini hari. Setelah puas merusak dan membakar, massa kemudian meninggalkan lokasi.

Akibat kejadian ini, gedung DPRD Kabupaten Blitar mengalami kerusakan berat dan kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Menindaklanjuti peristiwa itu, Polres Blitar Polda Jatim bergerak cepat dengan melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif dan mengamankan 41 orang.

Dari jumlah tersebut, 12 orang ditetapkan sebagai tersangka dan menahan 9.

“Tersangka 3 lainnya tidak ditahan karena masih berusia 13 tahun,” ujar AKBP Arif saat menggelar konferensi Pers, Selasa (2/9/25).

Sementara itu 29 orang lainnya dipulangkan usai pemeriksaan karena tidak cukup bukti.

Dari hasil penyidikan, para tersangka memiliki peran yang berbeda-beda.

Ada yang terbukti mengambil barang-barang inventaris seperti kursi, televisi, kulkas, kompor, hingga kebutuhan pokok, ada pula yang berperan merusak pagar dan melempar batu ke arah gedung.

Sementara itu, salah satu tersangka yang masih berusia 16 tahun berperan sebagai provokator dengan cara menghasut melalui grup WhatsApp INPO DEMO AREA BLITAR yang berisi 950 anggota.

Dalam grup tersebut, ia menuliskan pesan ajakan yang berbunyi, “Budal jam 7 nglumpuk neng aloon-aloon sangu arak, di ombe bareng-bareng, trus ngantemi Polisi, bakar gedung DPR.”

Pesan inilah yang kemudian memicu massa untuk melakukan aksi anarkis.

Dalam pengungkapan ini, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan Polisi, di antaranya tujuh unit sepeda motor, satu unit televisi, kulkas, kursi tunggu, kompor, dua termos, satu dus kopi dan gula, serta sebuah telepon genggam.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal Tujuh tahun penjara.

Selain itu, bagi pelaku yang melakukan provokasi dan penghasutan, dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal Tujuh tahun.

“Polres Blitar tidak akan memberi ruang bagi tindakan anarkis yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKBP Arif.

Ia juga meminta para pelaku yang sadar masih menyimpan atau belum mengembalikan barang hasil jarahan agar segera menyerahkan kembali.

“Bagi siapa saja yang merasa masih menyimpan barang hasil penjarahan, segera kembalikan. Kepolisian akan memberikan pertimbangan hukum bagi mereka yang dengan kesadaran sendiri mau menyerahkan kembali barang-barang tersebut,” tegas AKBP Arif Fazlurrahman.

Polres Blitar Polda Jatim juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Grati Rutin Laksanakan Patroli Presisi Siang Hari

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Grati terus mengintensifkan kegiatan Patroli Presisi di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin siang, 22 Juni 2026, di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

 

Patroli Presisi merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan Polri untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Grati menyambangi sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti kawasan permukiman, pertokoan, dan ruas jalan yang ramai dilalui masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

 

Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga. Melalui kegiatan tersebut, anggota kepolisian menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

 

Petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, penipuan, maupun kejahatan lainnya yang dapat merugikan masyarakat.

 

Kegiatan patroli mendapat sambutan positif dari warga Desa Rebalas. Masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman dengan adanya kehadiran anggota Polri yang secara rutin melakukan patroli dan pemantauan di wilayah mereka.

 

Kapolsek Grati AKP H. Prasetya Budiarto mengatakan bahwa kegiatan Patroli Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Patroli Presisi siang hari ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan warga,” ujar AKP H. Prasetya Budiarto.

 

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman.

 

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.

 

Dengan pelaksanaan Patroli Presisi yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Grati berharap situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Grati, khususnya Desa Rebalas, tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir.

Continue Reading

Berita

Patroli Dialogis Polsek Rejoso Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Rejoso terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

 

Pada Senin, 22 Juni 2026, personel Polsek Rejoso melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi keamanan lingkungan.

 

Patroli dialogis dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

 

Selain memantau situasi wilayah, petugas juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas, seperti pencurian kendaraan bermotor, penipuan, serta tindak kejahatan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

 

Warga juga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

 

Kegiatan patroli dialogis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya kehadiran anggota kepolisian yang secara rutin melakukan patroli dan memberikan edukasi terkait keamanan lingkungan.

 

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P. mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

 

“Patroli dialogis kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami dapat menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus menyerap informasi dari warga terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka,” ujar AKP Bambang Pamungkas.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.

 

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga lingkungan masing-masing dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tegasnya.

 

Dengan patroli dialogis yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polsek Rejoso berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Rejoso tetap aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Berita

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Grati Rutin Laksanakan Patroli Presisi Siang Hari

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Grati terus mengintensifkan kegiatan Patroli Presisi di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin siang, 22 Juni 2026, di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

 

Patroli Presisi merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan Polri untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Grati menyambangi sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti kawasan permukiman, pertokoan, dan ruas jalan yang ramai dilalui masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

 

Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga. Melalui kegiatan tersebut, anggota kepolisian menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

 

Petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, penipuan, maupun kejahatan lainnya yang dapat merugikan masyarakat.

 

Kegiatan patroli mendapat sambutan positif dari warga Desa Rebalas. Masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman dengan adanya kehadiran anggota Polri yang secara rutin melakukan patroli dan pemantauan di wilayah mereka.

 

Kapolsek Grati AKP H. Prasetya Budiarto mengatakan bahwa kegiatan Patroli Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Patroli Presisi siang hari ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan warga,” ujar AKP H. Prasetya Budiarto.

 

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman.

 

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.

 

Dengan pelaksanaan Patroli Presisi yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Grati berharap situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Grati, khususnya Desa Rebalas, tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir.

Continue Reading

Trending