Connect with us

Berita

Kakorlantas Ngopi Bareng Driver Ojol Surabaya Sampaikan Pesan Kapolri

Published

on

SURABAYA – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Ngopi Bareng antara jajaran kepolisian dan komunitas driver ojek online (Ojol) Surabaya.

Di balik secangkir kopi, terjalin dialog terbuka yang sarat pesan keselamatan berlalu lintas, sekaligus memperkuat soliditas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.

Kegiatan Ngopi Bareng Kakorlantas Polri dan Driver Ojek Online tersebut berlangsung pada Senin malam, 15 Desember 2025, bertempat di Warkop Ojol Kamtibmas, Kedai Ketan Punel, Jalan Raya Darmo 116 Surabaya.

Acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana komunikasi langsung antara aparat kepolisian dan para pengemudi ojek online yang sehari-hari menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika lalu lintas perkotaan.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, jajaran Ditkamsel Korlantas Polri, perwakilan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur, serta Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya.

Kehadiran komunitas driver ojek online Surabaya menambah suasana diskusi terasa cair, setara, dan penuh rasa saling menghargai.

Kapolrestabes Surabaya menegaskan bahwa kegiatan Ngopi Bareng ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat, khususnya para driver ojek online.

“Dialog langsung seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan pemahaman bersama tentang keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” ujar Kombes Pol Luthfi.

Ia menyampaikan bahwa driver ojek online memiliki peran strategis sebagai pengguna jalan yang intens berinteraksi dengan lalu lintas setiap hari.

Dengan komunikasi yang baik, diharapkan para driver semakin sadar akan pentingnya keselamatan, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polantas Menyapa, sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolri agar Polri terus mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya pengemudi ojek online yang beraktivitas di jalan.

“Saya datang ke wilayah Polda Jawa Timur ini diperintahkan langsung oleh Bapak Kapolri, bagaimana Polri bisa melayani masyarakat dengan ikhlas, terutama rekan-rekan ojek online,” ujar Irjen Pol Agus.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Agus menekankan pentingnya silaturahmi antara Polri, Polantas, dan komunitas ojek online sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas di Surabaya.

“Dengan terjalinnya silaturahmi ini, semuanya dapat berkontribusi. Rekan-rekan Ojol bisa menginformasikan kondisi di jalan serta terus berkoordinasi dengan Polri dan Polantas. Ini bagian dari komitmen Polri untuk dekat dan melayani masyarakat,” tegasnya.

Kakorlantas Polri juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian di Jawa Timur atas inisiatif menghadirkan Warkop Ojol Kamtibmas sebagai ruang komunikasi dan kemitraan.

“Sebagai Kakorlantas, saya menyampaikan apresiasi kepada Pak Wadirlantas Polda Jatim dan Pak Kapolrestabes Surabaya. Semoga silaturahmi antara Polri, Polantas, dan Ojol terus terjaga dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Presidium FRONTAL Jawa Timur Achmad Tito yang mewakili komunitas ojek online se-Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Polri terhadap pengemudi ojol.

“Kami bangga dan berharap sinergitas ini terus terjaga. Selama ini kami dilibatkan dalam berbagai aktivitas dan menerima bantuan sosial dari Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, serta Korlantas Polri,” ujar Tito.

Ia berharap kemitraan antara ojek online dan Polri terus diperkuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyampaian salam hormat Kapolri serta penegasan komitmen Polri untuk terus mengedepankan pelayanan Presisi kepada masyarakat. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

Published

on

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menilai hasil survei Litbang Kompas mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara perlu dipandang sebagai instrumen evaluasi yang konstruktif bagi seluruh lembaga, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, survei opini publik dapat menjadi acuan untuk melihat persepsi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme institusi.

Prof. Adrianus menjelaskan bahwa hasil survei pada dasarnya menggambarkan persepsi masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Karena itu, setiap institusi perlu menjadikan hasil tersebut sebagai bahan introspeksi dan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Survei opini publik merupakan cerminan persepsi masyarakat pada periode tertentu. Karena itu, hasil survei hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi setiap institusi untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Prof. Adrianus di Jakarta, Senin (29/6).

Ia menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi tidak bersifat statis, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pengalaman langsung masyarakat dalam memperoleh pelayanan, pemberitaan di media massa dan media sosial, hingga keberhasilan institusi dalam menangani berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik turut membentuk persepsi masyarakat.

Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan menjadi kunci utama untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Kepercayaan publik akan semakin kuat apabila institusi mampu menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Adrianus mengingatkan agar hasil survei tidak dipandang semata-mata sebagai ukuran keberhasilan ataupun kegagalan suatu institusi. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dimanfaatkan sebagai umpan balik yang konstruktif dalam menyusun kebijakan, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperkuat komunikasi publik.

“Survei sebaiknya tidak dimaknai hanya sebagai ukuran berhasil atau tidaknya sebuah institusi. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil tersebut dijadikan umpan balik untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap hasil survei Litbang Kompas dapat menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja institusi negara. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik dapat terus terjaga serta meningkat secara berkelanjutan.

Continue Reading

Berita

Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026 Diikuti 3.665 Gamer, Polda Jawa Timur Dorong Prestasi dan Edukasi Ruang Digital

Published

on

SURABAYA – Turnamen Mobile Legends Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang diikuti 3.665 peserta dan tergabung dalam 733 tim dari seluruh Jawa Timur memasuki Grand Final di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin (29/6/2026).

Laga puncak mempertemukan tim dari Kota Batu melawan tim dari Kabupaten Jember, dan dimenangkan oleh tim dari Kota Batu.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah pencarian bibit atlet e-sport menuju Kapolri Cup E-Sport 2026 sekaligus sarana pembinaan generasi muda di era digital.

Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol Bimo Ariyanto mengatakan e-sport kini menjadi ruang positif bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta membangun karakter.

Menurut Kombes Bimo, turnamen ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga melahirkan bibit atlet e-sport berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional.

“Kami ingin generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif, menjunjung sportivitas, dan menjadi pelopor keamanan di ruang digital,” ujar Kombes Bimo.

Berdasarkan data PB ESI Jawa Timur, terdapat sekitar 50 ribu gamer di Jawa Timur. Mayoritas berusia sekitar 19 tahun, dengan 44 persen bermain Mobile Legends.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan pembinaan yang positif agar potensi generasi muda dapat diarahkan menjadi prestasi.

Kombes Pol Bimo juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai kejahatan siber seperti penipuan online, phishing, pencurian data pribadi, peretasan akun, hoaks, judi online, hingga penyalahgunaan media sosial.

“Mari menjadi warga digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Bersama kita jaga ruang siber Indonesia, khususnya Jawa Timur, agar tetap aman, sehat, dan produktif,” tegas Kombes Bimo.

Ia berharap Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. (*)

Continue Reading

Berita

Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia mengapresiasi peran Polri yang dinilai senantiasa hadir memberikan pengamanan secara profesional dan humanis, termasuk dalam mengawal berbagai aksi penyampaian aspirasi para buruh.

Menurut Said Iqbal, kehadiran Polri selama berbagai aksi unjuk rasa buruh telah memberikan rasa aman sekaligus memastikan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara tertib. Ia menilai pendekatan yang dilakukan aparat kepolisian selama ini menunjukkan sikap yang bijaksana dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Polisi Republik Indonesia selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah demonstrasi buruh, mengatur dengan bijak dan arif,” ujar Said Iqbal di Jakarta, Senin (29/6).

Selain menjalankan fungsi pengamanan, Said Iqbal juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hubungan industrial. Menurutnya, Polri turut berperan dalam memfasilitasi komunikasi dan membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi para pekerja dan dunia usaha.

“Polri juga turut membantu dalam penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan sehingga buruh dapat memperoleh solusi melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Presiden KSPI yang memimpin salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut berharap Polri terus mempertahankan profesionalisme, independensi, serta pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Kami buruh Indonesia mengucapkan terima kasih, sekaligus mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara yang ke-80. Polri untuk Masyarakat,” tegasnya.

Said Iqbal optimistis semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis demi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Trending