Connect with us

Berita

Wedangan Keliling : Cara Polres Ponorogo Edukasi Kamtibmas dan Sosialisasi Call Center 110

Published

on

PONOROGO – Dengan mendorong gerobak wedangan keliling sambil membagikan kopi gratis kepada warga, jajaran Polres Ponorogo, Polda Jatim sukses mencuri perhatian publik.

Inovasi Wedangan Keliling atas arahan Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo ini menjadi cara pendekatan humanis Polres Ponorogo Polda Jatim yang efektif menyentuh masyarakat hingga kalangan bawah.

Kegiatan itu pula menjadi media santai untuk menyampaikan edukasi kamtibmas sekaligus mengenalkan layanan darurat Call Center 110 kepada masyarakat.

Saat ditemui di lapangan, Kanit Pamapta Polres Ponorogo, Ipda John Anderson Batara Aryasena mengatakan, dalam melaksanakan Wedangan Keliling petugas tak sekadar membagikan minuman.

Menurut Ipda John, petugas juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan kamtibmas serta mengedukasi warga terkait layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara cepat dan gratis.

“Budaya ngopi dan nongkrong sangat dekat dengan masyarakat Ponorogo. Dari situlah kami masuk. Pesan soal keamanan lebih mudah diterima karena suasananya santai dan tidak ada rasa canggung,” terang Ipda John, Senin (11/5/26).

Pendekatan unik tersebut langsung menuai apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno.

Ia menilai langkah Polres Ponorogo menjadi terobosan cerdas dalam membangun komunikasi publik tanpa sekat.

“Ini langkah yang sangat luar biasa dan unik. Anggota Polres Ponorogo menunjukkan bahwa sosialisasi keamanan tidak harus dilakukan dengan cara kaku,” ungkap Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno.

Menurut Dwi Agus, dengan wedangan keliling, masyarakat merasa nyaman dan tidak sungkan berinteraksi dengan Polisi.

“Pola komunikasi seperti itu membuktikan pelayanan publik dapat dikemas lebih membumi tanpa kehilangan esensi,” ujar Dwi Agus.

Menurut Dwi Agus, kehadiran Polisi di tengah warga sambil menyuguhkan kopi dan teh gratis dinilai mampu meruntuhkan sekat psikologis antara Polisi dengan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan pihaknya akan terus mendorong berbagai inovasi pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, Program “Wedangan Keliling” sengaja dirancang sebagai sarana komunikasi santai agar masyarakat lebih mudah menerima edukasi maupun informasi terkait program kepolisian.

“Berbagai upaya harus kita lakukan untuk edukasi dan menyampaikan berbagai program kepolisian kepada masyarakat,” pungkas AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bhabinkamtibmas Bugul Kidul Sambangi Lahan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Bugul Kidul Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur rutin melaksanakan patroli dan sambang ke area pertanian milik warga di wilayah Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan patroli kali ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Bugul Kidul dengan menyambangi lahan pertanian jagung milik warga. Selain memastikan situasi keamanan di lingkungan pertanian tetap aman dan kondusif, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi serta mendengarkan langsung keluhan maupun kebutuhan para petani.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para petani agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian hasil panen maupun peralatan pertanian. Para petani juga diajak untuk menjaga kerukunan dan kekompakan antarwarga demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Kapolsek Bugul Kidul, Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah para petani merupakan bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kami ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan dan motivasi kepada para petani. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap dapat membantu menciptakan situasi yang aman sekaligus mendukung keberhasilan sektor pertanian masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polsek Bugul Kidul akan terus mendukung aktivitas masyarakat, termasuk di bidang pertanian, guna menciptakan ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan patroli dan sambang ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan mendukung produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Bugul Kidul.

Continue Reading

Berita

Polres Madiun Kota Perkuat Komitmen Jogo Jatim Lewat Kopi Pendekar

Published

on

KOTA MADIUN – Upaya menciptakan kondusivitas Kamtibmas di wilayah Madiun Kota dan komitmen Jogo Jawa Timur (Jatim), Polres Madiun Kota menggelar “Kopi Pendekar” di Warung Garasi Cozy Space, Jalan Janursari, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin malam (11/5/26).

Kegiatan tersebut melibatkan para pelatih pencak silat se-wilayah Madiun Kota dengan mengusung tema “Bersaudara Dalam Silat Bersatu Menjaga Kota Madiun Bermartabat” .

Dalam kegiatan tersebut, para pelatih dan perwakilan perguruan silat berdiskusi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya potensi gesekan antar perguruan menjelang bulan Suro.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto SIK., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kopi Pendekar yang merupakan bagian dari komitmen bersama Jogo Jatim.

Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antar perguruan silat menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Kota Madiun.

“Melalui kegiatan Kopi Pendekar ini, kami berharap seluruh perguruan silat semakin solid menjaga persaudaraan, mengedepankan nilai luhur pencak silat, serta bersama-sama menciptakan situasi Kota Madiun yang aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP Wiwin.

Kapolres Madiun Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak provokasi dan menjaga nama baik Kota Pendekar.

Pada kegiatan Kopi Pendekar ini pula, seluruh peserta mengikrarkan deklarasi komitmen bersama untuk menolak aksi anarkis, hoaks, ujaran kebencian, serta siap bersinergi menjaga keamanan Kota Madiun.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Madiun Kota AKP Danar Suntaka, menegaskan pentingnya peran para senior dan pelatih dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus menjadi pelaku kekerasan jalanan maupun mudah terprovokasi oleh isu di media sosial.

“Jangan sampai anak didik kita kehilangan arah. Prestasi pencak silat yang sudah mendunia harus dijaga dengan sikap persaudaraan dan kedamaian. Kota Madiun harus benar-benar menjadi Kota Pendekar yang adem ayem dan guyub rukun,” pungkasnya.(*).

Continue Reading

Berita

Polda Jatim Perkuat Budaya Anti Korupsi Lewat Pelatihan Integritas dan Tata Nilai

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya membangun budaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian melalui Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi (Pelatnas) yang digelar di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kortas Tipidkor Polri itu diikuti para Kapolres, Wakapolres, Kapolsek, Kasatfung hingga Kasubdit dari seluruh jajaran Polda Jatim.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat integritas seluruh personel Polri.

“Budaya anti korupsi harus terus diperkuat dan ditanamkan kepada seluruh insan Bhayangkara, terlebih Polri juga menjadi aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana korupsi,” ujar Kombes Roy.

Ia menyebut, membangun institusi yang bersih membutuhkan komitmen bersama dari seluruh anggota Polri.

Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola yang berintegritas guna mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas.

Sebagai bentuk keseriusan mendukung komitmen tersebut, Polda Jatim menghadirkan pejabat utama hingga jajaran Polres untuk mengikuti pelatihan secara menyeluruh.

“Saya meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nilai integritas dapat diterapkan secara utuh di lingkungan Polda Jawa Timur,” tegas Kombes Roy.

Dalam kesempatan itu, Kombes Roy juga mengingatkan pentingnya semangat “Jogo Jatim” dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

“Jogo Jatim bukan sekadar slogan, tetapi tanggung jawab kita untuk memastikan masyarakat merasa aman, ekonomi tetap tumbuh, dan investor nyaman berusaha di Jawa Timur,” kata Kombes Roy.

Ia berharap kegiatan tersebut berjalan produktif dan mampu melahirkan personel Polri yang semakin profesional serta berintegritas.

“Setelah kembali ke satuan masing-masing, peserta diharapkan dapat menularkan nilai-nilai integritas kepada anggota lainnya,” pungkas Kombes Roy. (*)

Continue Reading

Trending