Connect with us

Berita

Pastikan Tradisi Praonan Aman, Polres Pasuruan Kota Tingkatkan Keamanan

Published

on

Polresta Pasuruan – Kegiatan pengamanan tradisi praonan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H S.I.K, M.Si. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel gabungan baik dari Polri TNI dan instansi terkait. Sabtu (29/4/2023).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa tradisi praonan yang digelar saat hari raya ke tujuh atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Kupatan” berlangsung dengan aman dan lancar.

Meskipun tradisi ini dilakukan, masyarakat tetap diimbau untuk tetap berhati-hati. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi risiko kecelakaan selama melaksanakan tradisi ini.

Menurut Kapolres, pengamanan tradisi praonan ini sudah dilaksanakan setiap tahunnya dan merupakan prioritas utama bersama pihak terkait lainnya. Tradisi ini dilakukan bertepatan dengan hari raya ketupat dan dianggap sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Pasuruan yang harus dilestarikan dan dijaga dengan baik.

Kapolres juga menekankan pentingnya keselamatan dan keamanan bagi masyarakat yang melaksanakan tradisi praonan. Ia menghimbau agar masyarakat memastikan terdapat alat keselamatan seperti pelampung tersedia di dalam kapal, serta mematuhi semua aturan keselamatan selama tradisi ini berlangsung.

“Kami menghimbau pada masyarakat agar jaga keselamatan dan keamanan serta pastikan terdapat alat keselamatan seperti pelampung tersedia di dalam kapal, tradisi ini tetap kita prioritaskan bersama pihak terkait lainnya.” Kata Kapolres.

Sholeh (42) jauh-jauh dari Bangil Kab. Pasuruan bersama keluarga datang ke Kota Pasuruan hanya ingin naik perahu menyaksikan tradisi praonan yang pada tahun sebelumnya dibatasi karena masih mewabahnya kasus Covid-19 di Kota Pasuruan.

“Saya jauh dari Bangil ingin menyaksikan kegiatan praonan satu tahun sekali dan kali ini sangat banyak orang dan pihak pengamanan juga sangat banyak. sebenarnya saya kesini hanya ingin naik perahu.” Ungkap Sholeh sambil tertawa.

Pengamanan tradisi praonan tidak hanya dilakukan di pelabuhan Kota Pasuruan, tetapi juga di beberapa lokasi pesisir seperti Desa Gerongan, Desa Semare, Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kecamatan Lekok, dan Kecamatan Nguling di Kabupaten Pasuruan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat yang melaksanakan tradisi praonan merasa aman dan terlindungi.

Dengan adanya kegiatan pengamanan ini, diharapkan tradisi praonan dapat terus dilestarikan dan dijaga keberlangsungannya secara aman dan lancar untuk generasi selanjutnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata dari kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Continue Reading