Penutupan ini dilakukan dalam rangka Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali. Meski ditutup, aparat Kepolisian tetap melakukan pengamanan di Pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali ini.
Untuk memastikan pengamanan di Pelabuhan Ketapang berjalan dengan baik, Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombespol Latif Usman kunjungi Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
“Kami melakukan asistensi dalam rangka menyambut Nyepi, karena Nyepi pusatnya ada di Bali,”kata Dirlantas Polda Jatim di Pelabuhan Ketapang, kemarin Kamis (2/3/22).
Dia menjelaskan, Kepolisian dalam hal ini Polresta Banyuwangi yang merupakan Polresta jajaran Polda Jatim ini bersama instansi terkait telah persiapkan pengamanan.
Hal tersebut menurut Dirlantas Polda Jatim adalah untuk mengantisipasi apabila ada pengguna jasa yang terlanjur tiba di sekitar Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Bali.
“Kita antisipasi agar tidak terjadi kemacetan. Antispasinya demikian,” tegas Kombes Latif.
Dirlantas Polda Jatim menambahkan, secara umum masyarakat sudah mengetahui penutupan Pelabuhan dalam rangka perayaan Nyepi ini.
Diperkirakan pengguna jasa penyeberangan kemungkinan tengah malam nanti baru mulai bergerak menuju Pelabuhan Ketapang.
“Tapi ada sebagian yabg sudah kita masukkan ke kantong parkir. Karena baru besok pagi penyeberangan di buka kembali,” tambah Kombes Latif.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu menyatakan, untuk pengguna jasa yang sudah terlanjur berada di sekitar Pelabuhan Ketapang sudah dipersiapkan kantong parkir untuk menunggu hingga pelabuhan dibuka kembali.
“Kita memiliki empat kantong parkir untuk mengantisipasi, mempersiapkan masyarakat yang sudah terlanjur hadir di wilayah Ketapang Banyuwangi ini sampai waktu yang ditentukan,”kata Kapolresta Banyuwangi.
Empat kantung parkir itu yakni area parkir Pelabuhan Ketapang, lapangan depan Stasiun Ketapang, kantung parkir di selatan Dermaga LCM dan kantung parkir di Terminal Sritanjung.
Kapolresta Banyuwangi menegaskan, di seluruh kantung parkir dan di Pelabuhan ASDP, sudah ditugaskan personil yang melakukan pengamanan.
Mereka ditempatkan di lokasi sesuai rencana pengamanan yang telah disiapkan. Persiapan dan sosialisasi sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.
“Kalau kita lihat sosialisasi sekarang sudah semakin baik. Jauh hari sudah diberitahu melalui medsos dan informasi lain. Sehingga kondisi sepi tidak ada penumpukan kendaraan,” pungkas Kapolresta Banyuwangi.
Sementara itu pantauan di lapangan di sekitar Pelabuhan Ketapang tampak sepi. Tidak ada satupun kendaraan yang berada di area parkir. Begitu pula di kantong parkir juga hanya terdapat beberapa kendaraan logistik saja.
Beberapa sopir kendaraan logistik yang berada di kantong parkir Terminal Sritanjung mengaku sudah mengetahui informasi penutupan Pelabuhan dalam rangka Nyepi.
Mereka sengaja datang lebih awal agar bisa menyeberang begitu pelabuhan dibuka.
“Kami sudah tahu. Kebetulan memang jadwal berangkatnya hari ini. Jadi sampai di sini istirahat saja agar bisa menyeberang pertama,” ujar Misbah, sopir truk eskrim asal Bogor yang hendak menyeberang ke Bali. (**19/humas)
Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur terus mempererat kemitraan dengan kelompok tani melalui kegiatan dialogis dan pendampingan di wilayah Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Selasa (28/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyambangi lahan pertanian untuk berdiskusi langsung dengan para petani mengenai perkembangan tanaman, kondisi lahan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama masa budidaya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi agar para petani terus mengoptimalkan pengelolaan lahan sehingga hasil panen semakin meningkat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
Kapolsek Pohjentrek AKP Sukresna, S.H., mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Pasuruan Kota dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Melalui kegiatan pendampingan ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan para petani agar pengelolaan lahan pertanian semakin optimal. Dengan kerja sama yang baik antara Polri, petani, pemerintah, dan penyuluh pertanian, kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Sukresna, S.H.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para petani sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Polresta Pasuruan – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur terus mengintensifkan patroli dialogis di wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Selasa (28/7/2026).
Patroli dilaksanakan dengan menyambangi kawasan permukiman, pertokoan, serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Selain memantau situasi kamtibmas, personel juga berdialog langsung dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas.
Dalam kesempatan tersebut, warga diimbau agar selalu menjaga keamanan lingkungan, mempererat kepedulian antarwarga, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif yang terus dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui patroli dialogis, kami ingin memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Kraton tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Moch Soleh.
Melalui patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Kraton berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Polresta Pasuruan – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur meningkatkan intensitas patroli dini hari di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Selasa (28/7/2026).
Patroli dilaksanakan dengan menyisir jalur utama, kawasan permukiman, pertokoan, serta lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel Polsek Rejoso juga berdialog dengan warga yang masih beraktivitas dan petugas keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa patroli dini hari merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli pada jam rawan terus kami tingkatkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan aman. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah aksi kriminalitas serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Bambang Pamungkas, S.A.P.
AKP Bambang Pamungkas juga mengajak masyarakat agar memanfaatkan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa untuk melaporkan setiap kejadian kriminalitas maupun gangguan kamtibmas sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh Polsek Rejoso.