Connect with us

Berita

Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan dan Perdagangan Burung Dilindungi

Published

on

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim, berhasil menggagalkan penyelundupan dan perdagangan satwa jenis burung yang di lindungi dari Banjarmasin menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Satwa di lindungi ini ditangkap lantaran tidak dilengkapi perijinan atau dokumen yang sah.

Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolairud) Kombes Pol Puji Hendro Wibowo menjelaskan, pada Jum’at tanggal 25 Maret 2022 sekira pukul 16.00 Wib anggota Intel Air unit 1 menerima informasi terkait adanya pengangkutan satwa jenis burung, yang diangkut menggunakan kendaraan Truk naik kapal KM. Dharma Rucitra I, dari Banjarmasin menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang tidak dilengkapi dengan perijinan atau dokumen yang sah.

“Menindak lanjuti informasi tersebut, petugas kami melakukan pemeriksaan terhadap muatan truk, serta melakukan pemantauan kepada penumpang yang mencurigakan,” jelasnya saat gelar konferensi pers pada selasa (12/4/2022) di Kantor Ditpolairud Polda Jatim, Jl. Intan I Perak Surabaya.

Kombes Pol Puji kembali menjelaskan, pada hari itu juga anggotanya bergerak untuk menangkap pelaku penyelundupan dan perdagangan satwa jenis burung yang di lindungi.

Satwa burung yang berhasil diamankan adalah
1 ekor burung jenis Cililin/Tangkar Ongklet.
5 ekor burung jenis Cucak Hijau.
2 ekor burung jenis Cucak Daun Kecil.
2 ekor burung jenis Cucak Gadung.
1 ekor burung jenis Cucak Daun Sayap Biru.
4 ekor burung jenis Anis Kembang (hidup 3 ekor dan mati 1 ekor).
90 ekor burung jenis Teledean/Sikatan cacing (hidup 78 ekor dan mati 12 ekor).
19 ekor burung jenis Kolibri Ninja (hidup 4 ekor dan mati 15 ekor).
20 ekor burung jenis Kolibri Kuning (hidup 4 ekor dan mati 16 ekor).
23 ekor burung jenis Kapas tembak (hidup 17 ekor dan mati 6 ekor).
Satwa tersebut langsung diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilakukan karantina.

“Pelaku ditangkap saat akan melakukan transaksi jual beli hasil selundupan, satwa jenis burung yang di lindungi itu di pasar burung Surabaya,” tambahnya Kombes Pol Puji.

Aksi penyelundupan satwa dilindungi ini melibatkan empat orang tersangka, yakni berinisial AFM (24 tahun), asal Tambak Mayor, Surabaya. J (33 tahun), asal Banjar, Kalimantan Selatan yang saat ini berhasil diamankan. Sedangkan polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang telah di tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) inisial B warga Surabaya dan R warga Banjarmasin.

Akibat ulahnya, pelaku dijerat Pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan c Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Pasal 88 huruf a Jo pasal 35 ayat (1) huruf a Undang – undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Melalui Pendampingan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Pasuruan Kota – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan swasembada pangan sebagaimana program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring dan pengecekan tanaman jagung milik warga dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tidu turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat. Kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

 

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membantu petani dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan yang muncul di lapangan.

 

Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi pertanian saat ini, termasuk kebutuhan perawatan tanaman, pemupukan, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu hasil panen.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan pertanian secara optimal. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif dengan baik guna meningkatkan hasil panen dan mendukung ketersediaan pangan di daerah.

 

Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyemangat bagi para petani.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno, SH mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

 

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Sukrisno, SH.

 

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk kelompok tani, guna mendukung berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

 

Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Desa Tidu semakin berkembang, hasil panen semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat pun diharapkan semakin erat demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera.

 

#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Tingkatkan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Pasuruan Kota Intensifkan Patroli Presisi

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Pasuruan Kota terus mengintensifkan kegiatan Patroli Presisi di seluruh wilayah hukumnya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

 

Hari Kamis, 18 Juni 2026, patroli kembali digelar secara intensif dengan menyasar kawasan pemukiman, pusat keramaian, jalur protokol, hingga area publik yang menjadi aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di lapangan dilakukan secara mobile maupun dialogis sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang responsif terhadap dinamika situasi wilayah.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memastikan setiap perkembangan di lapangan dapat terpantau dengan baik. Upaya ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas serta gangguan ketertiban umum.

 

Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Koko Rahmadi, S.E. menegaskan bahwa kegiatan Patroli Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman.

 

“Patroli Presisi ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga aktif memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat yang ditemui selama patroli berlangsung. Imbauan tersebut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap tindak kejahatan serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Petugas turut melaksanakan dialog interaktif dengan warga, petugas keamanan lingkungan, serta pelaku usaha guna menyerap informasi dan memastikan kondisi wilayah tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Pendekatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

 

Fokus patroli juga diarahkan pada pencegahan tindak kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan warga. Langkah ini dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.

 

Masyarakat yang ditemui di lapangan menyambut positif kehadiran patroli tersebut dan memberikan apresiasi atas upaya kepolisian yang secara konsisten hadir di tengah masyarakat. Kehadiran aparat dinilai mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri.

 

Dengan intensifikasi Patroli Presisi ini, Polres Pasuruan Kota berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan yang berarti.

Continue Reading

Berita

Melalui Pendampingan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Pasuruan Kota – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan swasembada pangan sebagaimana program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring dan pengecekan tanaman jagung milik warga dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tidu turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat. Kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

 

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membantu petani dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan yang muncul di lapangan.

 

Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi pertanian saat ini, termasuk kebutuhan perawatan tanaman, pemupukan, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu hasil panen.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan pertanian secara optimal. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif dengan baik guna meningkatkan hasil panen dan mendukung ketersediaan pangan di daerah.

 

Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyemangat bagi para petani.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno, SH mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

 

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Sukrisno, SH.

 

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk kelompok tani, guna mendukung berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

 

Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Desa Tidu semakin berkembang, hasil panen semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat pun diharapkan semakin erat demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera.

 

#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Continue Reading

Trending