Connect with us

Berita

Polres Pacitan Berhasil Mengungkap BBM Oplosan

Published

on

PACITAN – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Itulah yang dirasakan oleh inisial ST (38) warga Desa Sanggrahan Kecamatan Kebonagung Jawa Timur ini.

Meskipun awalnya pernah merasakan hasil yang luar biasa,namun pada akhirnya, ST harus berurusan dengan Sat Reskrim Polres Pacitan dan terancam dipenjara.

Hal itu akibat ulah ST yang ingin mencari keuntungan besar dengan mengoplos BBM jenis pertalite dijadikan BBM jenis Premium ron 88 dan Pertamax.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ariwibisono S.H.,S.I.K.,M.H., mengatakan tersangka St dalam pengakuannya melakukan aksi mengoplos BBM tersebut sejak 6 bulan lalu.

Perbuatan ST diketahui berkat informasi dari masyarakat yang akhirnya tim Reskrim Polres Pacitan melakukan penyelidikan.

“Pada hari sabtu tanggal 16 April 2022 sekira pukul 10.00 WIB pelapor mendapat informasi bahwa di Kabupaten Pacitan masih terdapat para pelaku usaha yang melakukan pengopolsan BBM jenis pertalite dijadikan BBM lenis premium ron 88 dan pertamax,” katanya, Kapolres Pacitan saat Press Conference, Jumat (22/4/2022).

Setelah melakukan pemalsuan lanjut Kapolres Pacitan, pihak ST menjual kepada para pengecer BBM di wilayah hukum Polres Pacitan.

“Pada tanggal 20 April 2022 petugas datang ke łokasi kejadian dan mengamankan pelaku, serta barang bukti untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,”tambah AKBP Wiwit.

Lebih lanjut Kapolres Pacitan menambahkan modus pelaku pertama membeli BBM jenis pertalite dari SPBU dengan menggunakan surat rekomendasi dari desa untuk keperluan pertanian.

Kemudian Pertalite yang telah dibeli tersebut diberi bubuk pewarna sehingga menyerupai wama BBM jenis pertamax dan jenis merek Premium ron 88.

“Kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi dengan harga dasar pertalite Rp7.650 per liter, atau Rp267.7501 satu jurigen 35 liter,”kata AKBP Wiwit.

Kapolres Pacitan menambahkan setelah menjadi Premium dan pertamax dijual kepada penqecer seharga Rp8.500 sampai Rp8.800 per liter atau Rp.300.000 sampał RP 310.000 per jerigen 35 liter.

“Keuntungan penjualan premium dan pertamax oplosan antara Rp 900 sampai dengan Rp1.200 perliter. Namun jika langsung ke konsumen mendapat keuntungan Rp2.350 sampai dengan Rp5.000 perliter,” jelasnya.

Atas kelakuannya tersebut tersangka Sutrisno melanggar pasal Pasal 54 jo Pasal 28 ayat (i) UURI No.22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana diubah dalam I-JURI No.11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dan terancam penjara selama-lamanya 6 tahun dan denda Rp60 miliar.(**19/hms)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Pasuruan Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Published

on

PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jatim menggelar salat Ghaib dan doa bersama di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan, untuk para korban kecelakaan lalu lintas, Jumat (31/7/2026) pekan lalu.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. tersebut menjadi wujud keprihatinan sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

Salat Ghaib dan doa bersama dilaksanakan usai salat Jumat dengan diikuti para pejabat utama, personel Polres Pasuruan, serta masyarakat sekitar.

Dalam suasana khusyuk, seluruh jamaah memanjatkan doa bagi para korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia agar mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Doa juga dipanjatkan agar seluruh pengguna jalan senantiasa diberikan keselamatan serta angka kecelakaan di Kabupaten Pasuruan terus menurun.

Berdasarkan evaluasi hingga akhir Juli 2026, kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan telah mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan hampir 50 orang mengalami luka-luka.

Data tersebut menjadi perhatian serius Polres Pasuruan Polda Jatim untuk terus memperkuat upaya pencegahan bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Setiap korban kecelakaan adalah duka bagi kita semua. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas agar tidak ada lagi nyawa yang hilang di jalan raya. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono, Senin (3/8/2026).

Kapolres Pasuruan menjelaskan, berbagai langkah preventif terus dilakukan jajaran Polres Pasuruan Polda Jatim khususnya melalui Satuan Lalu Lintas untuk menekan angka kecelakaan.

Upaya tersebut meliputi sosialisasi keselamatan berlalu lintas, koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur terkait kondisi jalan, hingga pemeriksaan kendaraan angkutan barang dan truk guna meminimalkan potensi kecelakaan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Polda Jatim berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan.

“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kehati-hatian saat berkendara, serta sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka kecelakaan maupun korban jiwa di Kabupaten Pasuruan,” pungkas AKBP Harto. (*)

Continue Reading

Berita

Kapolresta Sidoarjo Raih Tiga Besar Polisi Inovatif Hoegeng Awards 2026

Published

on

SIDOARJO – Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing mendapatkan penghargaan tiga besar kategori Polisi Inovatif di Hoegeng Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kapolresta Sidoarjo pada malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di Gedung Tribrata, Jakarta yang dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah pejabat tinggi Negara, Jumat (31/7/2026) pekan lalu.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono menerangkan, dalam Hoegeng Awards 2026 ada Lima kategori terpilih antara lain Polisi Berintegritas, Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Kelima pemenang dipilih oleh Dewan Pakar yang terdiri dari Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman; mantan Plt Pimpinan KPK, Mas Achmad Santosa; Wakil Ketua Komnas HAM, Putu Elvina; Komisioner Kompolnas, Gufron Mabruri; dan Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Qotrunnada Wahid.

“Pada Kategori Polisi Inovatif, Bapak Kapolresta Sidoarjo masuk tiga besar terpilih untuk mendapatkan penghargaan,”kata AKP Novi, Senin (3/8/2026).

Kasi Humas Polresta Sidoarjo mengatakan, langkah inovatif utama yang membawa Kapolresta Sidoarjo meraih penghargaan adalah peluncuran program “SPKT Mal Mini Pelayanan Polri”.

Melalui program ini, Polresta Sidoarjo Polda Jatim berhasil mendekatkan dan mengintegrasikan berbagai layanan kepolisian—mulai dari laporan kehilangan hingga administrasi publik lainnya—langsung ke pusat-pusat keramaian masyarakat secara transparan, cepat, serta bebas dari pungutan liar (pungli).

Selain Mal Mini Pelayanan, kepemimpinan Kombes Pol. Christian Tobing di Polresta Sidoarjo juga dikenal responsif melalui inisiasi Ruang Pelayanan Terpadu Penanganan Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak (Unit PPA) yang melibatkan sinergi lintas sektoral.

Menurut AKP Novi, penghargaan ini merupakan kehormatan besar sekaligus wujud nyata dari kerja keras seluruh personel Polresta Sidoarjo serta dukungan penuh dari Kapolda Jawa Timur,Irjen Pol Nanang Avianto serta masyarakat Sidoarjo yang terus memberikan masukan konstruktif.

“Penghargaan dari Hoegeng Awards ini bukanlah akhir, melainkan bahan bakar bagi kami untuk terus bertransformasi, meneladani integritas Jenderal Hoegeng, serta menghadirkan inovasi pelayanan publik yang tulus, humanis, dan responsif,” pungkas AKP Novi.

Dengan capaian berskala nasional ini, Polresta Sidoarjo Polda Jatim berkomitmen kuat untuk mereplikasi kesuksesan program inovasi pelayanan tersebut agar dapat menjangkau wilayah pelosok Sidoarjo secara lebih luas, demi mewujudkan visi Polri Presisi yang dicintai masyarakat. (*)

Continue Reading

Berita

Polresta Sumenep Buka Posko Darurat, Respon Cepat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Published

on

SUMENEP – Polresta Sumenep Polda Jatim bergerak cepat merespons insiden kebakaran yang menimpa kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya–Makassar di perairan Utara Kabupaten Sumenep pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Sesaat setelah menerima informasi kejadian, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. langsung menuju Pelabuhan Kalianget untuk memimpin penanganan di lapangan serta memastikan seluruh proses evakuasi penumpang berjalan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi.

Sebagai pusat pengendalian operasi, Polresta Sumenep Polda Jatim mendirikan Posko Terpadu di Pelabuhan Kalianget.

Plt. Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ardan, menjelaskan Posko tersebut menjadi pusat koordinasi seluruh unsur yang terlibat, sekaligus mendukung kelancaran proses evakuasi dan pelayanan kepada para korban.

“Sesuai instruksi Bapak Kapolresta, kami dirikan Posko dalam rangka percepatan penanganan keadaan darurat,”kata Ipda Ardan, Minggu (2/8/2026).

Di saat yang sama, personel Polresta Sumenep melakukan sterilisasi area pelabuhan dan sekitar lokasi kejadian guna menjaga keamanan dan kelancaran proses evakuasi.

Polresta Sumenep terus berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

“Kami juga melakukan mitigasi bersama masyarakat agar tidak ada kapal ataupun warga yang mendekati lokasi kejadian karena proses evakuasi masih berlangsung,” jelas Ipda Ardan.

Tak hanya itu, Polresta Sumenep juga menyiapkan personel dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada para korban.

“Sidokkes juga berkoordinasi dengan sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, RSI Garam Kalianget dan BHC Sumenep, sehingga penanganan medis dapat segera diberikan apabila diperlukan,” tambah Ipda Ardan.

Plt. Kasi Humas Polresta Sumenep mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja secara maksimal.

“Kami imbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa ini dan tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan bersama serta kelancaran proses evakuasi,” tutup Ipda Ardan. (*)

Continue Reading

Trending