Connect with us

Berita

Kesembuhan PMK di Pasuruan 35 Persen, Polres Pasuruan Kota Terus Lakukan Pengecekan Mobilitas Hewan Ternak

Published

on

KOTA PASURUAN – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Pasuruan mulai menurun dan sudah banyak hewan ternak yang terpapar PMK menunjukkan perkembangan yang positif kesembuhannya.

Namun demikian Pemkot Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota terus berupaya mencegah penyebarannya virus PMK ini dengan berbagai upaya termasuk pengawasan mobilitas hewan ternak yang keluar masuk Kota Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.Muhammad Jauhari melalui Kasi Humas Polres Pasuruan Kota IPTU Vita mengatakan, sesuai informasi dan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan sudah sepekan terakhir tidak ditemukan kasus baru dari seluruh populasi hewan ternak milik warga.

“Sesuai informasi dari Kadin Pertanian dan Ketahanan Pangan sepekan terkhir ini nihil kasus baru namun sebaliknya kesembuhan terus meningkat,” ujar Iptu Vita di Polres Pasuruan Kota, kemarin Sabtu (2/7/22).

Meski demikian kata Iptu Vita pihak Polres Pasuruan Kota terus aktif melakukan langkah dan upaya dalam membantu pemerintah khususnya Pemkot Pasuruan untuk penanganan kasus PMK ini.

“Kegiatan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus PMK ini terus kami laksanakan mulai pemeriksaan pada kendaraan yang membawa hewan ternak masuk dan keluar Pasuruan hingga mengawal vaksinasi hewan ternak,”kata Iptu Vita.

Seperti pantauan media ini, Polres Pasuruan Kota sedang melaksanakan antisipasi Penyebaran PMK pada hewan ternak dengan melaksanakan pengecekan kendaraan pengangkut hewan ternak di Check Point Terpadu Exit Tol Sutojayan dan Check Point Terpadu Ngopak.

Kasih Humas menegaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka pemantauan dan pengawasan terhadap mobilitas distribusi hewan ternak di wilayah Kota Pasuruan.

“Kami juga memberikan sosialisasi, himbauan serta edukasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap wabah PMK,”jelas Iptu Vita.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota ini juga meminta pada para peternak untuk tetap melaksanakan 5M sesuai anjuran dari Pemkot Pasuruan untuk mencegah penyebaran virus PMK.

“Untuk segera mengakhiri penyebaran virus PMK ini juga perlu peran aktif dari masyarakat dalam melaksanakan 5M sesuai anjuran dari Pemkot Pasuruan,”tambah Iptu Vita.

5M yang dimaksud adalah Memberikan vaksin pada hewan ternak sehat, Menjaga sanitasi dan biosekuriti kandang hewan ternak, Membatasi lalu lintas hewan ternak dan produk hewan ternak, Mengisolasi hewan ternak yang sakit juga hewan ternak yang baru dan Melaksanakan stamping out (pemusnahan) hewan ternak yang sakit PMK di area bebas PMK.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Yudie Andi Prasetya membenarkan bahwa ada 35 persen hewan ternak yang terserang PMK sudah sembuh.

”Alhamdulillah sejauh ini tidak ada lagi penambahan kasus baru,” terang Yudie Andi Prasetya kepada awak media.

Ia mengaku akan terus mengupayakan pencegahan yang lebih maksimal. Terlebih setelah Satgas Penanganan PMK Kota Pasuruan terbentuk. Berdasarkan data yang ada, akumulasi kasus PMK sejak ditemukannya kasus pertama pada pertengahan Juni lalu masih stagnan.

Yudie menyebut hingga sekarang ada 51 kasus PMK. Seluruhnya menyerang sapi milik peternak.

”Yang sembuh sudah 35 persen. Dari keseluruhan kasus yang ditemukan, 18 ekor sudah sembuh,” jelasnya.

Belasan ekor sapi tersebut sembuh setelah memasuki pekan keempat penanganan. ”Sedangkan tingkat kematian nihil,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya kini masih melakukan penanganan terhadap 33 ekor yang masih bergejala PMK. Puluhan sapi tersebut diberikan pengobatan dan asupan vitamin secara rutin. Agar imunitas tubuhnya mampu berperang melawan virus yang menjangkiti.

”Isolasi juga diberlakukan terhadap ternak yang sedang tidak sehat dengan gejala PMK. Artinya tidak boleh dipindahkan maupun ditempatkan dalam satu kandang dengan ternak yang sehat,”pungkas Yudie. (**19/hms)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Patroli Akhir Pekan, Polsek Pohjentrek Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Published

on

 

 

Polresta Pasuruan – Memasuki akhir pekan, jajaran Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan meningkatkan kegiatan patroli Harkamtibmas sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli dilaksanakan pada Minggu siang, 23 Agustus 2026, di Jalan Raya Pohjentrek, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

 

Patroli Harkamtibmas mengusung tema SAE (Sigap, Amanah, Empati) dengan menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, jalur lalu lintas, serta lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Personel melakukan pemantauan situasi sekaligus memastikan aktivitas masyarakat selama akhir pekan berlangsung dengan aman dan lancar.

 

Selain pemantauan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan imbauan kamtibmas serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno mengatakan bahwa kegiatan patroli rutin terus ditingkatkan, khususnya pada saat aktivitas masyarakat mengalami peningkatan seperti akhir pekan. “Patroli Harkamtibmas dengan tema SAE ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, sekaligus mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pohjentrek berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan sikap Sigap, Amanah, dan Empati. Masyarakat juga diimbau untuk selalu tertib berlalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas. Apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 agar laporan dapat segera ditindaklanjuti.

Continue Reading

Berita

Akhir Pekan Aman, Polsek Kraton Hadir Jaga Harkamtibmas melalui Patroli SAE

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli SAE pada Minggu, 23 Agustus 2026, di wilayah Desa Selotambak, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

 

Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama akhir pekan. Personel juga melakukan pemantauan situasi di sejumlah titik serta menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Moch Soleh mengatakan bahwa patroli merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan. “Kami terus meningkatkan patroli sebagai langkah preventif. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Moch Soleh.

 

Dalam pelaksanaannya, personel juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas.

 

Melalui patroli SAE yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Kraton berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sehingga aktivitas warga selama akhir pekan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Berita

Patroli SAE Akhir Pekan Polres Pasuruan Kota, Hadirkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, patroli SAE atau Sigap, Amanah, Empati terus digencarkan di wilayah Kota Pasuruan. Minggu dini hari, 23 Agustus 2026, personel Peleton Siaga dipimpin Perwira Pengawas menyusuri sejumlah ruas jalan utama sebagai langkah preventif menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

 

Patroli SAE dilaksanakan dengan menyasar Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Veteran, Jalan Ir. H. Juanda hingga Jalan KH Mansur Kota Pasuruan.

 

Kegiatan tersebut merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan.

 

Kehadiran personel di sejumlah ruas jalan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun pengguna jalan.

 

Patroli dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) dan diikuti personel Polres Pasuruan Kota yang tergabung dalam Peleton Siaga.

Personel melakukan pemantauan situasi secara mobile serta mengantisipasi adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H. mengatakan, Patroli SAE merupakan komitmen kepolisian untuk menghadirkan personel di tengah masyarakat.

 

“Patroli SAE atau Sigap, Amanah, Empati merupakan komitmen kami untuk menghadirkan personel di tengah masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan pada akhir pekan, tetapi rutin setiap hari oleh Polres Pasuruan Kota bersama seluruh Polsek jajaran, sebagai upaya mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kompol Miftaful.

 

Menurutnya, patroli rutin tersebut menjadi langkah kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan pendekatan humanis dengan menyapa masyarakat serta menyampaikan imbauan kamtibmas agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

 

Patroli SAE tidak hanya dilaksanakan oleh personel Polres Pasuruan Kota, tetapi juga rutin digelar setiap hari oleh seluruh Polsek jajaran sesuai dengan situasi dan karakteristik wilayah masing-masing.

 

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mengajak masyarakat turut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas serta segera melaporkan apabila menemukan kejadian mencurigakan atau membutuhkan bantuan polisi.

 

Kehadiran Patroli SAE diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman. Apabila terjadi keadaan darurat atau membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 Polri agar laporan segera ditindaklanjuti.

Continue Reading

Trending