SURABAYA,- Satuan Kerja (Satker) jajaran Polda Jawa Timur, yang di koodinatori Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Puji Santosa, membagikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang ada di Kota Surabaya dan sekitarnya. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah diterapkan oleh Pemerintah.
Bantuan ini disalurkan ke masyarakat mulai tanggal 12 sampai 23 September 2022, dengan total bantuan setiap hari yang disalurkan sebanyak 500 sembako.
“Kegiatan ini sesuai dengan arahan Bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, menindaklanjuti arahan dari Bapak Kapolri Jendral Polisi Lystio Sigit Prabowo,” Kombes Pol Dirmanto, Selasa (13/9/2022) pagi.
Sedangkan Bansos ini tidak hanya dilaksanakan oleh satker polda jatim saja, melainkan jajaran Polres dan Polresta, juga melaksanakan hal serupa untuk dapat membantu masyarakat di jawa timur.
Diharapkan dengan bantuan sembako ini dapat membantu masyarakat, dan diharapkan untuk polres jajaran melaksanakan bakti sosial melakukan di wilayah masing masing.
Seperti yang dilaksanakan oleh Polres Bangkalan, yang sudah membagikan sembako kepada masyarakat meski di wilayah terpencil dan jauh dari pusat kota.
Sembako yang dibagikan berupa beras, minyak goreng, gula, mie instan dan uang tunai. Bantuan diberikan kepada warga yang kurang mampu, sebagai upaya guna meringankan beban mereka akibat dampak naiknya harga BBM.
Sementara warga merasa senang mendapatkan sembako di saat harga kebutuhan hidup mahal, akibat imbas dari naiknya bahan bakar minyak (BBM).
“Sekarang kebutuhan sembako naik semua pak. Saya dapat bantuan seperti ini sangat senang pak. Nanti sembako ini akan saya buat masak,” ucap Sahrawi penerima sembako.
Selain Polres Bangkalan, Polres Nganjuk juga melaksanakan kegiatan serupa. Pembagian sembako dilaksanakan secara bertahap, 3 September, 9 September dan 13 September. Dan untuk masing masing jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 100 paket.
Bantuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat kurang mampu, seperti petani, tukang becak, driver ojol dan masyarakat kurang mampu lainnya.
Sementara pembagian sembako juga dilakukan oleh jajaran satker polda jatim kepada pedagang asongan di pintu masuk terminal purabaya. Dengan bantuan paket sembako yang diberikan sebanyak 250 paket.
“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak polisi dari polda jatim yang telah membagikan sembako kepada masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat disaat semua kebutuhan bahan pokok naik imbas dari kenaikan harga BBM yang naik,” kata Ani, salah satu pedagang asongan.
Selain itu pembagian bansos ini juga telah dibagikan di beberapa lokasi diantaranya;
Pada hari Senin tanggal 12 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT LANTAS POLDA JATIM di bantu BIRO RENA, DIT BINMAS, BID TIK dan BID HUMAS, lokasi Masjid Al Akbar Surabaya* dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan,tukang becak, sopir angkot, tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang
Pada hari Selasa tanggal 13 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESKRIMUM POLDA JATIM di bantu BIROLOG, DIT SAMAPTA, BIDKUM dan BID HUMAS, lokasi Terminal Purabaya bungurasih Sidoarjo dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. Tukang becak, sopir angkot. Tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
Pada hari Rabu tanggal 14 september 2022 sebagai penanggungjawab Dit RESKRIMSUS dan dibantu oleh BIROOPS, DIT PAMOBVIT, BID KEU, dan BID HUMAS, lokasi di Terminal Joyobo wonokromo, Surabaya. Dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. Tukang becak, sopir angkot. Tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
Pada hari Kamis tanggal 15 September 2022 sebagai penanggungjawab DITRESNARKOBA Polda Jatim di bantu dari BIRO SDM, DITINTELKAM, BID DOKKES dan BID HUMAS, lokasi Terminal Bratang kec. Gubeng Surbaya* dengan sasaran kelompok masyarak , pedagang asongan. Tukang becak, sopir angkot. Tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
Pada hari Jumat tanggal 16 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT POLAIRUD Polda Jatim di bantu dari ITWASDA, SAT BRIMOB, BID PROPAM dan BID HUMAS, lokasi Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat nelayan, sebanyak 100 orang.
Pada hari Senin tanggal 19 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESRESKRIUM POLDA JATIM di bantu BIROLOG, DIT SAMAPTA, BIDKUM dan BID HUMAS, lokasi Pasar Tropodo Waru Sidoarjo dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot. tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
Pada hari Selasa tanggal 20 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESKRIMSUS POLDA JATIM di bantu BIROOPS, DIT PAMOBVIT, BID KEU dan BID HUMAS, lokasi Terminal dukuh Pakis Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot. tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
Pada hari Rabu tanggal 21 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESNARKOBA POLDA JATIM di bantu BIRO SDM DITINTELKAM, BID DOKKES dan BID HUMAS, lokasi Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot, tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
Pada hari Kamis tanggal 22 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT POLAIRUD POLDA JATIM di bantu ITWASDA,SATBRIMOB, BID PROPAM dan BID HUMAS, lokasi Kampung Nelayan Tambak Osowilangun Krembangan Surabayabdengan sasaran kelompok masyarakat Nelayan, sebanyak 100 orang.
Pada hari Jumat tanggal 23 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT LANTAS POLDA JATIM di bantu BIRO RENA, DIT BIMAS, BID TIK dan BID HUMAS, lokasi Pasar Keputih Sukolilo Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot. tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.
PACITAN – Satreskrim Polres Pacitan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian uang dan perhiasan milik seorang lansia inisial M (60) warga Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan.
Peristiwa pencurian yang terjadi pada bulan Juli yang lalu terjadi saat pemilik rumah tengah menghadiri hajatan.
Dalam ungkap kasus ini, Polisi mengamankan satu tersangka berinisial SRW (43) yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Satreskrim Polres Pacitan.
Pelarian tersangka yang terekam CCTV tersebut berakhir saat Polisi menangkapnya di wilayah Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku nekat mencuri untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Namun setelah Polisi melakukan pemeriksaan terhadap handphone dan rekening tersangka, diduga sebagian besar hasil kejahatan ini digunakan untuk judi online (Judol).
“Ngakunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ada transaksi deposit yang kalau ditotal nilainya mencapai sekitar Rp100 juta diduga kuat untuk Judol,” terang AKBP Ayub saat konferensi pers, Senin (24/8/2026).
Kapolres Pacitan mengungkapkan, dalam pemeriksaan tersangka juga mengaku telah melakukan pencurian serupa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.
Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain tiga unit sepeda motor jenis Smash, Vario, dan Beat yang dibeli dari hasil penjualan emas curian.
Selain itu juga diamankan uang tunai Rp2,5 juta, celana pendek hitam yang digunakan saat beraksi, kartu ATM, satu unit HP, linggis, surat emas, kotak penyimpanan, serta dua buah anak kunci.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku resmi ditahan sejak 23 Agustus 2026. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 477 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun penjara.
“Selanjutnya berkas perkara beserta barang bukti kami limpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas AKBP Ayub. (*)
JAKARTA, 25 Agustus 2026 — Polri terus memperkuat dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dengan menyalurkan bantuan logistik dan peralatan pendukung bagi petugas di lapangan.
Untuk Kalimantan Barat, bantuan karhutla yang dikirim dari Jakarta telah diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (25/8/2026). Bantuan tersebut meliputi 100 set masker gas dan canister, 200 tabung oksigen, serta berbagai peralatan pendukung pemadaman, seperti selang pemadam, selang hisap, pistol nozzle, connector Y, kolam air embung berkapasitas 5.000 liter, pompa robin, pompa apung, genset, dan pompa darat.
Bantuan tersebut dikirim menggunakan sejumlah penerbangan secara bertahap untuk selanjutnya diterima dan dimanfaatkan dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
Sementara itu, bantuan logistik dan tabung oksigen untuk wilayah lainnya juga terus dipersiapkan. Pengiriman dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan angkutan udara, kapasitas pengiriman, serta kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Polri memastikan dukungan logistik terus disalurkan agar penanganan karhutla di lapangan dapat berjalan secara optimal.
“Polri terus memastikan kebutuhan personel dan masyarakat di wilayah terdampak karhutla mendapat dukungan yang memadai. Bantuan dikirim secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan sarana angkutan dan kondisi di lapangan, sehingga setiap bantuan dapat segera diterima oleh jajaran yang membutuhkan,” ujar Isir, Selasa (25/8/2026).
Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan pemadaman, tetapi juga untuk menjaga keselamatan dan kesehatan petugas serta masyarakat yang terdampak asap karhutla.
“Peralatan pemadaman dan dukungan kesehatan, termasuk tabung oksigen dan masker gas, menjadi bagian dari upaya Polri untuk melindungi petugas yang bekerja di lapangan sekaligus membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.
Polri akan terus memantau perkembangan karhutla di berbagai daerah dan menyesuaikan dukungan yang diberikan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah. Pengiriman bantuan selanjutnya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan angkutan dan prioritas kebutuhan di lapangan.
Polri juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait, serta seluruh unsur penanggulangan bencana untuk mempercepat penanganan karhutla dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.
MANGGARAI – Bagi warga yang masih bertahan di pengungsian pascagempa, sebotol air minum bukan sekadar pelepas dahaga. Di tengah keterbatasan, air bersih menjadi kebutuhan sederhana yang begitu berarti untuk menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Suasana itulah yang terlihat di Posko Pengungsian Barangkolong, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Senin (24/8/2026) sore. Korps Brimob Polri melalui Satgas SAR BKO Polda NTT hadir membawa kendaraan khusus Watergen untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum warga.
Sejak pukul 17.00 hingga 18.45 WITA, sebanyak 10 personel Satgas SAR Korbrimob yang dipimpin Komandan Kontingen Tugas (Dankigas) AKP Roy Ronaldo Dansu menyalurkan air minum kepada warga pengungsi.
Menggunakan kendaraan khusus (ransus) Watergen, personel berhasil menghasilkan dan mendistribusikan 200 liter air siap minum. Sebanyak 150 warga menerima manfaat dari layanan tersebut, dengan masing-masing memperoleh sekitar 1 hingga 1,5 liter air untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama berada di pengungsian.
AKP Roy Ronaldo Dansu mengatakan, penyaluran air minum tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat personel Brimob dalam memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan paling vital, khususnya air minum yang higienis dan layak konsumsi, senantiasa tersedia,” ungkap AKP Roy di lokasi pengungsian.
Senada dengan itu, Komandan Satgas SAR Korbrimob Polri BKO Polda NTT Kombes Pol Hasripuddin menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu perhatian utama personel selama berada di wilayah terdampak gempa.
“Di tengah situasi seperti ini, kami tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Air minum merupakan kebutuhan utama yang harus tersedia bagi warga selama berada di pengungsian,” ujar Kombes Pol Hasripuddin.
Menurutnya, keberadaan kendaraan Watergen menjadi salah satu upaya Brimob untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat.
“Kami akan terus bergerak dan berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan warga. Prinsipnya, selama masyarakat masih membutuhkan, personel akan terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Kehadiran personel Brimob bersama kendaraan Watergen disambut antusias oleh warga. Senyum dan ucapan terima kasih menjadi bentuk apresiasi atas kepedulian yang diberikan di tengah kondisi pengungsian.