Connect with us

Berita

Wujudkan Anggota yang Berakhlak, Polres Pasuruan Kota Laksanakan Pembinaan Rohani dan Mental

Published

on

Bertempat di Masjid At Taqwa Polres Pasuruan Kota setelah pelaksanaan apel pagi anggota Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental atau Binrohtal Kamis (15/9/2022).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk karakteristik anggota Polres Pasuruan Kota yang berakhlakul karimah memiliki sifat baik dan terpuji yaitu suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan tuhan dan alam semesta.

Diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha, pembacaan surta Yasin dan Tahlil dilanjutkan tausiah. Dalam kesempatan tersebut Ustadz Abdur Rahman menyampaikan agar senantiasa mengingatkan diri kita kembali untuk selalu bersyukur, tanamkan dalam hati dan pikiran untuk rasa syukur. Dengan rasa syukur maka kita akan menjadi energik.

“Jika kalian bersyukur maka benar-benar akan aku tambah nikmatmu, dan apabila kalian kufur nikmat maka adzabku amatlah pedih. Hidup didunia ini sudah tersiksa karena kurangnya bersyukur. Karena kalau kita mau lihat dengan jujur dan jelas maka kalian tidak akan pernah bisa menghitung nikmat-nikmat Allah SWT” Jelas Ustadz Abdur Rahman.

Kapolres Pasuruan Kota melalui Kabag SDM Kompol Handoyo, SH mengatakan bahwa kegiatan ini wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota Polres Pasuruan Kota untuk menumbuhkan moral sebagai Polisi yang humanis dan dicintai oleh Masyarakat serta tidak berlaku arogan lantaran kita selalu diawasi oleh Sang Pencipta. “Tanamkan jiwa rasa syukur yang telah kalian dapat karena menjadi Anggota Polri itu tidaklah mudah dan hanya atas izinNya kita bisa mendapatkannya” imbuhnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Brimob dan Pertamina Bersinergi Hadirkan Sumber Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa

Published

on

MANGGARAI, NTT — Upaya memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, terus dilakukan Korps Brimob Polri. Salah satunya melalui sinergi dengan PT Pertamina dalam rencana pengeboran sumber air bersih bagi masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.

Koordinasi tersebut dilaksanakan oleh Dansatgas SAR Korps Brimob Polri Kombes Pol Hasripuddin, Kamis (27/8/2026) pukul 10.20 WITA. Kegiatan berlangsung di Posko Brimob Polsek Reo dan Posko Pengungsi Korban Bencana Gempa Bumi di Jalan Barangkolong RT 03/04, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai.

Dalam koordinasi tersebut, Brimob bersama PT Pertamina membahas persiapan teknis pengeboran air bersih di sekitar lokasi posko. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan penting warga selama berada di pengungsian.

Kombes Pol Hasripuddin mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Karena itu, pihaknya terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, salah satunya ketersediaan air bersih. Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan agar kebutuhan tersebut dapat segera terpenuhi,” ujar Kombes Hasripuddin.

Rencana pengeboran tersebut diharapkan dapat menambah sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan warga di sekitar posko pengungsian. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan air bersih juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat selama masa pemulihan.

Sinergi Brimob dan Pertamina ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam penanganan dampak bencana. Korps Brimob Polri akan terus mendukung masyarakat terdampak melalui pengerahan personel, pelayanan kemanusiaan, serta pemenuhan kebutuhan dasar di wilayah pengungsian.

Melalui langkah tersebut, kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penanganan kondisi darurat, tetapi juga ikut mendorong terpenuhinya kebutuhan warga menuju proses pemulihan pascabencana.

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Susukanrejo Dampingi Petani Jagung, Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Susukanrejo, Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani jagung pada Kamis, 27 Agustus 2026, di lahan jagung yang terletak di Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mendorong produktivitas sektor pertanian.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi tanaman jagung serta berdialog dengan para petani mengenai perkembangan dan perawatan tanaman. Pendampingan ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada petani agar terus mengoptimalkan pengelolaan lahan dan merawat tanaman jagung dengan baik hingga masa panen.

 

Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan lahan pertanian. Para petani diimbau untuk terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kendala maupun potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas pertanian.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno mengatakan bahwa pendampingan kepada petani jagung merupakan bentuk dukungan Polri dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

 

“Kami akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk hadir dan mendampingi para petani. Melalui komunikasi dan sinergi yang baik, kami berharap produktivitas tanaman jagung dapat terus ditingkatkan sehingga turut memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Sukrisno.

 

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Polri dan masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan. Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan kepada para petani serta mendorong terciptanya sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Continue Reading

Berita

Hadir di Doa Bersama GARDA, Kapolres Kediri Ajak Ojol Perkuat Persatuan Bangsa

Published

on

KEDIRI – Polres Kediri Polda Jawa Timur menyatakan komitmennya senantiasa hadir di tengah kegiatan masyarakat untuk memberikan pelayanan demi menjaga stabilitas Kamtibmas.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Kediri, AKBP Muh. Wahyudin Latif saat menghadiri doa bersama Ratusan anggota Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Kabupaten di Eks Terminal Simpang Lima Gumul (SLG) pada Rabu (26/8/2026).

AKBP Latif juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa nasionalisme, optimisme, dan persaudaraan sesama anak bangsa.

Kapolres Kediri menegaskan bahwa menjaga persatuan adalah fondasi mutlak demi keberlanjutan bangsa.

Ia meminta publik tidak mudah terpengaruh oleh berbagai opini yang mencoba memecah belah kesatuan.

“Mari kita perkuat rasa nasionalisme dan persaudaraan demi kemajuan dan kesejahteraan bagi kehidupan bangsa Indonesia,” ujar AKBP Latif.

Ia menekankan, penguatan persatuan dinilai menjadi kunci utama agar energi bangsa tidak habis untuk berkonflik, melainkan fokus pada pembangunan dan kemajuan nasional.

“Melalui sinergi yang kuat antara Polri dan warga, diharapkan kedewasaan berdemokrasi di Indonesia dapat terus tumbuh di atas fondasi persatuan yang kokoh,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sekitar 500 pengemudi ojek online (ojol) se-Kediri Raya menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara di kawasan di Eks Terminal Simpang Lima Gumul (SLG) pada Rabu (26/8/2026) sore.

Para pengemudi yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Kediri Raya tersebut datang dari berbagai aplikator, mulai Gojek, Grab, Maxim, Shopee hingga aplikator lainnya.

Acara inti yang diisi dengan doa lintas agama ini dilanjutkan dengan pernyataan sikap dan komitmen bersama.

Suasana kebersamaan terasa kental berkat keterlibatan berbagai unsur, mulai dari anggota GARDA, pemerintah daerah dan kepolisian.

Selain doa bersama, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pengemudi ojol menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah.

Salah satu tuntutan yang disoroti adalah penerbitan Perpres Nomor 27 yang diharapkan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan bagi pengemudi ojol.

Kapolres Kediri mengapresiasi kegiatan ini dan menilai pesan persatuan yang dibawa harus dijaga dengan baik. (*)

Continue Reading

Trending