Connect with us

Berita

Polres Jember Kerahkan Personel Bersihkan Material Longsor di Gunung Gumitir,Lalulintas Kembali Normal

Published

on

JEMBER, – Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Gumitir pada Minggu (6/11/2022) sore menyebabkan jalur satu-satunya yang menghubungkan Jember-Banyuwangi kembali macet.

Hal ini setelah tebing di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember, tepatnya di KM-231+100 pada pukul 16.43 mengalami longsor dan menutup hampir seluruh badan jalan Nasional, akibatnya seluruh kendaraan tidak bisa lewat kecuali kendaraan roda 2.

Selain longsor dengan ketebalan tanah yang mencapai 8 meter dan luas 15 meter, peristiwa tersebut juga menyebabakan pohon besar dengan diameter 250 cm roboh dan menimpa pengendara motor.

Beruntung Rangga Pratama pengendara motor Scoopy dengan nopol P 5420 QY asal Banyuwangi yang tertimpa pohon tidak mengalami luka serius.

“Kejadiannya Minggu petang, longsor disertai pohon tumbang menutup akses Jember Banyuwangi, saat ini jalur arah Banyuwangi dan sebaliknya sementara tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, hanya sepeda motor saja, itupun sistem buka tutup,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH.

Kapolres Jember menambahkan, saat ini pihaknya memerintahkan personel Sat Lantas Sat Sabhara, Polsek dan BPBD, ke lokasi longsor untuk melakukan tindakan pembersihan. “Malam ini personil sudah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan lumpur dan juga pohon yang tumbang,” jelasnya.

Kapolres juga menghimbau, agar masyarakat berhati hati dan selalu waspada ketika berkendara saat hujan deras, sebab cuaca saat ini sangat ekstrim, dimana hujan turun disertai angin kencang dalam beberapa hari ini, sehingga menyebabkan rawan pohon tumbang.

Khoirul Anam salah satu dosen UIN KHAS Jember asal Banyuwangi mengaku, bahwa dirinya terjebak di timurnya watu gudang lebih dari 1 jam bersama keluarganya.

“Saya dari Banyuwangi mau ke Jember, wah kalau sampai besok pagi, alamat bolos kerja ini, mau kembali ke timur (Banyuwangi) sudah tanggung, mau melanjutkan perjalanan ke Jember juga belum ada kejelasan sampai kapan, ya terpaksa harus menunggu, semoga, segera ada solusi, mengingat jalur ini satu satunya menghubungkan Jember Banyuwangi, kalau lewat Situbondo ya lumayan jauh,” ujar pria asal Kecamatan Pesanggaran.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Nur Kholis warga Paleran Umbulsari Jember, ia yang saat ini berada di Gambiran Banyuwangi, terpaksa mengurungkan niatnya untuk pulang ke Jember setelah mendengar adanya longsor di Gunung Gumitir.

“Tadi rencana mau pulang habis magrib, tapi gak jadi setelah ada info longsor di Gunung Gumitir, terpaksa menginap lagi, mungkin besok pagi pulangnya, semoga lekas teratasi, beruntung Anggota polres Jember cepat melakukan penanganan” pungkas Nur Kholis. (*Jbr)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

tc-check-test1

Published

on

tc-manager precheck test1 – https://test1.com

Continue Reading

Berita

Test post title

Published

on

Test post content

Continue Reading

Berita

Blue Light Patrol Polsek Pohjentrek Intensif, Tekan Aksi 3C di Jam dan Titik Rawan

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), personel Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur meningkatkan kegiatan patroli Blue Light di wilayah Kecamatan Pohjentrek. Rabu (29/4/2026).

Patroli dilaksanakan pada jam-jam rawan dengan menyasar lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas, seperti jalur sepi, kawasan permukiman, serta titik-titik yang minim penerangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

Dengan menyalakan lampu rotator biru, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas serta memberikan perlindungan bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari

Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukresna, S.H., menyampaikan bahwa patroli Blue Light merupakan salah satu langkah preventif yang terus diintensifkan oleh jajarannya.

“Kami melaksanakan patroli secara rutin di jam-jam rawan dengan menyasar titik-titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah aksi kriminalitas, khususnya 3C, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Dengan adanya patroli yang ditingkatkan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Pohjentrek tetap aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Trending