Connect with us

Berita

Penutupan Latja Siswa Diktuk Bintara Polri TA. 2022 SPN Polda Jatim di Polres Pasuruan Kota

Published

on

Polres Pasuruan kota – Kapolres Pasuruan kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si memimpin pelaksanaan penutupan Latja siswa Diktuk Bintara Polri ta. 2022 SPN Polda Jatim yang dilangsungkan di aula Mapolres Pasuruan kota, Rabu (07/12/22).

Kegiatan penutupan dihadiri oleh Kabag Perencanaan AKBP Suprihatin,S.E, Kabag SDM Kompol Handoyo, S.H,, para KBO Satfung selaku mentor serta siswa Latja beserta pendamping.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kabag Ren AKBP Suprihatin, S.E, menyampaikan bahwa pelayanan adalah sebagai penjuru dalam kegiatan kepolisian sehingga dalam pelayanan terhadap masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik.

Beberapa bulan lagi siswa akan dilantik menjadi Polisi utuh. “Maka dari itu, jadilah Polisi yang mempunyai pribadi yang baik dan bekerja dengan hati, ” ujarnya.

Kapolres menambahkan, agar para siswa Diktukba Polri dapat mengambil dari pembelajaran latihan kerja yang telah dilaksanakan di Polres Pasuruan kota sebagai modal pelaksanaan tugas di lapangan supaya dapat melaksanakan tugas dengan baik nantinya.

“Kepada siswa Diktuk Bintara Polri Ta. 2022 yang telah melaksanakan latja, kegiatan yang telah saudara laksanakan ini, hendaknya dapat dijadikan bekal awal dalam menempuh tugas ke depan sebagai anggota Polri yang professional, ” tuturnya.

Kapolres juga mengingatkan untuk selalu dan senantiasa menjaga kesehatan karena kesehatan dalam diri kita hanya kita yang tau bagaimana kita bisa menjaga diri kita sendiri.

Lanjut Kapolres berpesan kepada para siswa untuk tidak salah pergaulan dan harus bisa menjaga harkat martabat Polri dan keluarga. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Kapolres kepada para mentor Polres Pasuruan kota terhadap bimbingan kepada siswa Diktukba Polri sehingga para Latja bisa menjalani magang dengan baik sebagai bekal di lapangan nanti. Pungkas AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Coronavirus disease 2019

Published

on

COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January 2020, the disease spread worldwide, resulting in the COVID-19 pandemic.

The symptoms of COVID‑19 can vary but often include fever,[7] fatigue, cough, breathing difficulties, loss of smell, and loss of taste.[8][9][10] Symptoms may begin one to fourteen days after exposure to the virus. At least a third of people who are infected do not develop noticeable symptoms.[11][12] Of those who develop symptoms noticeable enough to be classified as patients, most (81%) develop mild to moderate symptoms (up to mild pneumonia), while 14% develop severe symptoms (dyspnea, hypoxia, or more than 50% lung involvement on imaging), and 5% develop critical symptoms (respiratory failure, shock, or multiorgan dysfunction).[13] Older people have a higher risk of developing severe symptoms. Some complications result in death. Some people continue to experience a range of effects (long COVID) for months or years after infection, and damage to organs has been observed.[14] Multi-year studies on the long-term effects are ongoing.[15]

COVID‑19 transmission occurs when infectious particles are breathed in or come into contact with the eyes, nose, or mouth. The risk is highest when people are in close proximity, but small airborne particles containing the virus can remain suspended in the air and travel over longer distances, particularly indoors. Transmission can also occur when people touch their eyes, nose, or mouth after touching surfaces or objects that have been contaminated by the virus. People remain contagious for up to 20 days and can spread the virus even if they do not develop symptoms.[16]

Testing methods for COVID-19 to detect the virus’s nucleic acid include real-time reverse transcription polymerase chain reaction (RT‑PCR),[17][18] transcription-mediated amplification,[17][18][19] and reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT‑LAMP)[17][18] from a nasopharyngeal swab.[20]

Several COVID-19 vaccines have been approved and distributed in various countries, many of which have initiated mass vaccination campaigns. Other preventive measures include physical or social distancing, quarantining, ventilation of indoor spaces, use of face masks or coverings in public, covering coughs and sneezes, hand washing, and keeping unwashed hands away from the face. While drugs have been developed to inhibit the virus, the primary treatment is still symptomatic, managing the disease through supportive care, isolation, and experimental measures.

Continue Reading

Berita

tc-check-test1

Published

on

tc-manager precheck test1 – https://test1.com

Continue Reading

Berita

Test post title

Published

on

Test post content

Continue Reading

Trending