Connect with us

Berita

Kapolresta Malang Kota Salurkan Beasiswa dari Kapolda Jatim untuk Anak Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Published

on

TULUNGAGUNG – Kapolresta Malang Kota Polda Jatim Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., bersama rombongan PJU Polresta Malang Kota dan Bhayangkari Cabang Kota Malang Kota mendatangi Polres Tulungagung Polda Jatim,kemarin Rabu (7/12/22).

Kedatangan Kapolresta Malang Kota kali ini guna untuk menyerahkan beasiswa dan tabungan untuk kedua Putri almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto yaitu Muhammad Arkhan Adyasta (9th) dan harapan Abrisam Multazam (3th).

Aipda Anumerta Andik adalah salah satu dari dua anggota Polisi yang gugur saat melaksanakan tugas pengamanan di Stadion Kanjuruhan.

Saat berkunjung ke rumah keluarga Aipda Anumerta Andik, rombongan Kapolresta Malang Kota juga didampingi oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, S.I.K., M.H.,

“Kami dari Polresta Malang Kota mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto untuk menyerahkan bantuan beasiswa kepada 2 orang anak korban insiden Kanjuruhan almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto dan Brigadir Anumerta Fajar Yoyok” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Pamen Polri yang tak pernah meninggalkan lukisan ayam jago ini menambahkan, beasiswa dari Kapolda Jatim akan diberikan kepada kedua anak Aipda Anumerta Andik dari SD hingga lulus SMA.

“Namun apabila yang bersangkutan ingin mengembangkan kemampuannya seperti ingin melakukan Boarding School ke pondok pesantren juga dapat dikomunikasikan dan hal itu akan dibantu” imbuh Kapolresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota juga mengungkapkan Beasiswa dari Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto yang diberikan ini tergantung dari kelas atau pendidikan yang ditempuh.

“Bantuan ini meliputi kebutuhan buku, uang pangkal sekolah serta seragam,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Selain itu rekening donasi untuk biaya kehidupan keluarga korban juga telah disediakan, termasuk memberikan bantuan sepeda motor untuk istri mendiang Brigadir Anumerta Brigadir Yoyok Fajar untuk menjalankan usahanya.

Sebagai informasi bahwa beasiswa yang diberikan oleh Kapolda Jatim melalui Polresta Malang Kota sebelumnya juga telah disalurkan kepada Alfiansyah , Rama dan Shinta yang merupakan anak salah satu korban insiden Kanjuruhan.

Dan pada hari yang bersamaan pula, Kombes Budi Hermanto juga menyalurkan bantuan dari Kapolda Jatim kepada istri dan keluarga Brigadir Anumerta Fajar Yoyok Pujiono anggota Polres Trenggalek yang juga gugur dalam insiden Kanjuruhan beberapa waktu yang lalu.

“Dalam hal ini, Polres Malang Raya berkomitmen penuh untuk selalu memberikan bantuan baik dari segi pendampingan psikologis, pemeriksaan kesehatan secara berkala maupun pemberian beasiswa pendidikan bagi anak korban,”pungkas Kombes Budi Hermanto. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Coronavirus disease 2019

Published

on

COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January 2020, the disease spread worldwide, resulting in the COVID-19 pandemic.

The symptoms of COVID‑19 can vary but often include fever,[7] fatigue, cough, breathing difficulties, loss of smell, and loss of taste.[8][9][10] Symptoms may begin one to fourteen days after exposure to the virus. At least a third of people who are infected do not develop noticeable symptoms.[11][12] Of those who develop symptoms noticeable enough to be classified as patients, most (81%) develop mild to moderate symptoms (up to mild pneumonia), while 14% develop severe symptoms (dyspnea, hypoxia, or more than 50% lung involvement on imaging), and 5% develop critical symptoms (respiratory failure, shock, or multiorgan dysfunction).[13] Older people have a higher risk of developing severe symptoms. Some complications result in death. Some people continue to experience a range of effects (long COVID) for months or years after infection, and damage to organs has been observed.[14] Multi-year studies on the long-term effects are ongoing.[15]

COVID‑19 transmission occurs when infectious particles are breathed in or come into contact with the eyes, nose, or mouth. The risk is highest when people are in close proximity, but small airborne particles containing the virus can remain suspended in the air and travel over longer distances, particularly indoors. Transmission can also occur when people touch their eyes, nose, or mouth after touching surfaces or objects that have been contaminated by the virus. People remain contagious for up to 20 days and can spread the virus even if they do not develop symptoms.[16]

Testing methods for COVID-19 to detect the virus’s nucleic acid include real-time reverse transcription polymerase chain reaction (RT‑PCR),[17][18] transcription-mediated amplification,[17][18][19] and reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT‑LAMP)[17][18] from a nasopharyngeal swab.[20]

Several COVID-19 vaccines have been approved and distributed in various countries, many of which have initiated mass vaccination campaigns. Other preventive measures include physical or social distancing, quarantining, ventilation of indoor spaces, use of face masks or coverings in public, covering coughs and sneezes, hand washing, and keeping unwashed hands away from the face. While drugs have been developed to inhibit the virus, the primary treatment is still symptomatic, managing the disease through supportive care, isolation, and experimental measures.

Continue Reading

Berita

tc-check-test1

Published

on

tc-manager precheck test1 – https://test1.com

Continue Reading

Berita

Test post title

Published

on

Test post content

Continue Reading

Trending