Connect with us

Berita

Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk

Published

on

NGANJUK – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,M.H dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo dan istri, Hj Iriana Joko Widodo, dalam rangka Kunker (Kunjungan Kerja) di wilayah Jawa Timur,Selasa (20/12).

Presiden Jokowi bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma pukul 08.00 Wib dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jokowi dan Iriana disambut Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc. dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dr. Toni Harmanto,M.H.

Presiden Jokowi dan istri kemudian menuju Pasar Sukolilo di Kabupaten Madiun untuk menyerahkan sejumlah bantuan bagi para pedagang. Kegiatan serupa juga dilakukan di Pasar Rejoso di Kabupaten Nganjuk.

Di pasar Rejoso, Presiden RI dan istri melaksanakan peninjauan pasar dan memberikan bantuan bingkisan sembako kepada pedagang kaki lima dan tukang becak.

Setelah itu, Presiden Joko Widodo didampingi Iriana Joko Widodo meresmikan Bendungan Semantok yang terletak di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Bendungan Semantok merupakan bendungan ke-30 yang telah diresmikan oleh pemerintah dari target peresmian bendungan hingga akhir tahun 2024.

“Sampai hari ini, Bendungan Semantok ini adalah bendungan ke-30 yang telah kita resmikan dari nantinya target kurang lebih 50-an, 60-an di akhir 2024,” kata Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa air merupakan kunci dari sejumlah sektor mulai dari pariwisata hingga pertanian. Dengan makin banyak bendungan yang dibangun, Presiden berharap kesejahteraan para petani Indonesia makin membaik.

“Makin banyak bendungan yang kita bangun, kita harapkan produksi pertanian kita makin baik juga kesejahteraan petani juga makin baik,” tambahnya.

Bendungan Semantok merupakan salah satu proyek bendungan di Jawa Timur yang mulai dibangun sejak tahun 2017 dengan nilai investasi mencapai Rp2,5 triliun. Bendungan tersebut, kata Presiden, memiliki kapasitas tampung yang sangat besar yaitu 32,67 juta meter kubik.

“Kapasitas tampung dari bendungan ini sangat besar sekali, 32,6 juta meter kubik dengan luas genangan 365 hektare yang kurang lebih akan mengairi sawah 1.900 hektare,” lanjutnya.

Presiden pun berharap Bendungan Semantok dapat memberikan manfaat bagi para petani khususnya di Kabupaten Nganjuk. Bendungan Semantok diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian para petani dengan jumlah panen yang lebih tinggi dari biasanya.

“Kita harapkan nantinya dengan bendungan ini, mestinya yang di bawah yang nanti terairi. Kalau biasanya panen sekali bisa panen dua kali. Kalau biasanya panen dua kali bisa panen tiga kali. Biasanya enggak (panen), bisa ditanami padi misalnya, bisa panen dua kali atau tiga kali,” kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam peresmian Bendungan Semantok yaitu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Probolinggo Perkuat Silaturahmi, Ajak Mahasiswa dan Komunitas Ojol Nobar Piala Dunia

Published

on

PROBOLINGGO – Dalam upaya memperkuat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat, Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di Ruang Rupatama Parama Satwika Polres Probolinggo, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, didampingi Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Andrianto, para Pejabat Utama (PJU) Polres Probolinggo dan perwakilan organisasi kemahasiswaan yang terdiri dari HMI, PMII, dan GMNI.

Tak ketinggalan, Komunitas ojek online, Senkom, serta Persatuan Pedagang Sepeda Motor juga turut nonton bareng.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir.

Menurutnya, kegiatan nobar bukan sekadar sarana hiburan, namun juga menjadi wadah untuk mempererat komunikasi dan membangun kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin Polres Probolinggo menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen masyarakat,” ungkap AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo berharap, komunikasi yang selama ini telah terjalin dapat semakin erat sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan baik melalui sinergi dan kolaborasi.

AKBP M. Wahyudin Latif juga menekankan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan, komunitas, dan kelompok masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Ia mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan, komunitas ojol, Senkom, maupun para pedagang untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga persatuan, mencegah penyebaran informasi hoaks, serta menjaga kondusivitas wilayah.

“Kita boleh berbeda latar belakang organisasi maupun profesi, namun tujuan kita sama, yaitu menjaga Kabupaten Probolinggo tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas AKBP Latif. (*)

Continue Reading

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polres Bondowoso Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim, Ojol dan Sopir Angkot

Published

on

BONDOWOSO – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bondowoso Polda Jatim menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan untuk Anak Yatim, Ojol dan komunitas sopir angkot.

Bantuan berupa paket sembako dan santunan yang diserahkan langsung kepada anak-anak yatim piatu.

Sementara untuk para pengemudi ojol dan sopir angkot, Polres Bondowoso memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai mitra kamtibmas di jalan raya.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo didampingi para Pejabat Utama Polres Bondowoso mengatakan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sebagai sarana untuk berbagi dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

“Polri akan selalu ada untuk masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tapi juga hadir di tengah kesulitan warga,” ungkap AKBP Aryo Dwi Wibowo, Kamis (18/6/2026).

Para penerima bantuan menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh rasa syukur. Salah satu perwakilan ojol mengaku sangat terbantu dan merasa lebih dekat dengan Polri.

Melalui bakti sosial ini, Polres Bondowoso Polda Jatim menegaskan komitmen Polri Presisi untuk terus melayani, mengayomi, dan melindungi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Tuban Gelar Baksos Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Droping 40 Ribu Liter Air Bersih di 3 Desa

Published

on

TUBAN – Dalam semangat kepedulian dan pengabdian menjelang peringatan hari Bhayangkara ke-80, Polres Tuban Polda Jatim menggelar kegiatan bakti sosial berupa bantuan air bersih kepada masyarakat.

Pendistribusian bantuan tersebut secara langsung diberangkatkan oleh Kapolres Tuban AKBP Alaiddin dari Mapolres Tuban, Rabu (17/06/2026).

Sebanyak 8 mobil tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter diterjunkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

Total sebanyak 40.000 liter air bersih disalurkan dengan sasaran tiga desa di Kecamatan Grabagan, yakni Desa Gesikan, Desa Ngandong, dan Desa Grabagan.

“Tiga desa ini ini menjadi wilayah terdampak kekeringan saat musim kemarau,” ujar AKBP Alaidin.

Kapolres Tuban menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan bukan hanya sekadar memberikan bantuan, namun juga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres Tuban berharap bantuan air bersih tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga.

“Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua” ucap AKBP Alaidin.

Sementara itu Sofyan (40) salah seorang warga desa Gesikan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Tuban atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di tengah kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.

“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Polres Tuban atas bantuan air bersih yang diberikan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80,” ungkapnya.

Menurutnya Bantuan air bersih tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Tuban kepada masyarakat sekaligus wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga. (*)

Continue Reading

Trending