Kota Malang – Di penghujung tahun 2022, Polresta Malang Kota jajaran Polda Jatim ini membeberkan capaian kinerja pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, dan Satlantas selama Tahun 2022 dengan menggelar rilis akhir tahun di Halaman Depan Polresta Malang Kota,kemarin pada Jumat (30/12).
Dalam rilisnya, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan kasus kriminalitas di wilayah hukum ( wilkum) Polresta Malang Kota dibanding tahun 2021 terdapat penurunan Crime Total pada Tahun 2022 dengan nilai sebesar 18,2% .
“Jumlah total tersangka yang diamankan selama Tahun 2022 yaitu 459 tersangka dalam berbagai tindak pidana” terang Kombes Pol. Buher.
Terkait kasus narkoba di Kota Malang pada Tahun 2022 ini mengalami penurunan sebesar 6% dan hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan Kota Malang bersinar atau bersih dari narkoba.
“Barang bukti yang berhasil kami amankan dari kasus narkoba baik itu ganja, pil koplo, ekstasi, shabu dan pohon ganja serta miras itu artinya Polresta Malang Kota berhasil menyelamatkan 311.289 Jiwa” jelas Kombes Pol Buher.
Lalu terkait penindakan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama Tahun 2022 ini terdapat peningkatan 113% penindakan pelanggaran yang dilakukan masyarakat kota Malang, pelanggaran lalu lintas meningkat sebesar 99,9% begitu pula terhadap pelanggaran kendaraan bermotor.
“Jika dibandingan tahun lalu terjadi kenaikan jumlah kejadian laka lantas sebesar 126,22%, Tahun 2021 terjadi sebanyak 164 kejadian laka lantas dengan korban luka ringan 190 orang , dan meninggal dunia 48 Orang. Sedangkan pada tahun 2022 terjadi sebanyak 371 kejadian laka lantas dengan korban luka ringan 501 orang dan meninggal dunia 48 orang” terang Kapolresta Malang Kota
Ia menambahkan, menurunnya angka Kriminalitas Di kota Malang terjadi karena tingginya kesadaran masyarakat, meningkatnya patroli kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.
Selain itu lanjut Kapolresta Malang Kota, juga karena bertambahnya pelaku yang ditangkap atau diamankan sehingga sel-sel jaringan semakin sedikit.
Dan yang tak kalah penting menurut Kombes BuHer ( sapaan akrab Kapolresta Malang Kota) adanya partisipasi dari masyarakat yang sangat tinggi terkait dengan perlindungan Jiwa raga dan harta benda yang mereka miliki.
“Sejauh ini kami berupaya untuk menangani kasus-kasus yang terjadi dengan baik bukan hanya kasus yang viral saja tetapi seluruh laporan yang kami terima langsung ditindaklanjuti seperti adanya kasus bullying atau kejahatan terhadap perempuan dan anak seperti yang mengaku tabib saat ini sudah diproses,” terang Kombes BuHer.
Ia menegaskan, pada tahun 2023 nanti Polresta Malang Kota akan memiliki konsep Integrasi dan Kolaborasi, melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder dan beberapa komunitas yang ada untuk terjun ke sekolah-sekolah guna memberikan edukasi, informasi dan sosialisasi.
“Tujuannya adalah bukan hanya untuk memberikan efek Jera terkait dengan hukuman tetapi juga paham terkait dengan dampak yang akan terjadi pada anak-anak korban perundingan atau bullying dan pemulihannya butuh proses waktu yang cukup panjang” pungkas Kombes Buher. (*)
Pandan – Akses kendaraan berat dan roda empat di Jembatan Pandan Tapanuli Tengah, kini kembali normal sepenuhnya. Setelah sempat terputus total akibat hantaman banjir bandang pada tanggal 25 November 2025, jembatan vital ini akhirnya dapat dilewati oleh truk dan mobil per Rabu malam (3/12).
Keberhasilan pemulihan yang cepat ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi sinergis antara aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan seluruh elemen masyarakat sekitar.
Sebelumnya, selama masa perbaikan intensif, mobilitas warga di wilayah tersebut hanya ditopang oleh jembatan darurat yang terbuat dari kayu. Jembatan darurat ini hanya memungkinkan dilalui oleh kendaraan roda dua (sepeda motor), yang secara signifikan menghambat jalur logistik dan pergerakan ekonomi lokal.
Dengan rampungnya perbaikan ini, Jembatan Pandan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dari dua arah (dua jalur), sehingga arus lalu lintas dapat kembali lancar.
Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi kepada pihak Polri atas dukungan dan bantuan yang diberikan dalam pembenahan jembatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu dari Polri. Berkat bantuan dan inisiatif cepat dari kepolisian, jembatan ini bisa kembali dilalui, bahkan kini dengan dua jalur. Ini sangat membantu kami memulihkan aktivitas ekonomi,” ujar salah satu perwakilan warga.
Kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara lembaga negara dan partisipasi aktif masyarakat dapat menghasilkan solusi cepat dan efektif dalam menghadapi bencana serta memulihkan infrastruktur publik. (***)
Aceh Tamiang – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Pasukan Brimob I mengoperasikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. Layanan ini mulai beroperasi pada Kamis malam, 5 Desember 2025, berpusat di kompleks Islamic Center Aceh Tamiang.
Sejak dibuka, mobil dapur lapangan tersebut langsung diserbu warga. Anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia tampak mengantre dengan tertib sambil membawa piring dan tempat makan. Mereka menerima paket nasi hangat lengkap dengan lauk mi instan dan telur, yang disajikan langsung dari Mobil Dapur Lapangan Brimob.
“Kami prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Aceh Tamiang. Semoga kita semua diberi kesabaran dan keikhlasan menghadapi bencana ini. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua,” ujar Danpas Brimob I, Brigjen Pol Anang Sumpena, saat meninjau pelaksanaan dapur lapangan.
Bagi warga, kehadiran dapur umum ini bukan hanya menjawab kebutuhan dasar akan makanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepedulian negara di tengah situasi darurat. Di sela-sela antrean, warga saling menyapa dan saling menguatkan, menciptakan suasana kebersamaan di tengah bencana.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Brimob yang dinilai hadir pada saat yang paling dibutuhkan. Mereka berharap layanan dapur lapangan dapat terus berlanjut hingga kondisi berangsur normal dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
Upaya Brimob I melalui pengoperasian dapur lapangan ini menjadi bagian dari dukungan nyata kepada pemerintah daerah dalam penanganan darurat banjir, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.
Sumatera Barat – Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di Sumatera Barat hingga Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.
“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” ujar Kombes Erdi.
Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga hari ini. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.
Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.
Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.
Kombes Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.
“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” pungkasnya.