MALANG – Kepala Kepolisian Resor Malang AKBP Putu Kholis Aryana menerima piagam penghargaan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Rais Syuriah PCNU Kabupaten Malang KH Zainul Arifin kepada Kapolres pada saat puncak peringatan 1 Abad Harlah NU di Pendopo Kabupaten Malang, Minggu (5/2/2023) malam.
Rais Syuriah PCNU Kabupaten Malang KH Zainul Arifin mengatakan, penghargaan tersebut diberikan dalam rangka membantu menyukseskan rangkaian peringatan 1 Abad NU di Kabupaten Malang.
Menurutnya, selain membantu pengamanan kegiatan, kepolisian juga memfasilitasi dan mengawal warga Nahdliyin Kabupaten Malang untuk berbondong-bondong hadir dan meramaikan Resepsi Peringatan 1 Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo.
Selain kepolisian, apresiasi dan ucapan terimakasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi sehingga terselenggaranya peringatan 1 Abad NU bisa lancar dan tanpa kendala.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Malang, Polres Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, seluruh kepala OPD, serta Camat se-Kabupaten Malang,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, kepolisian mendukung kegiatan harlah satu abad NU adalah merupakan wujud dari sinergitas antara Pemerintah, TNI-Polri serta ulama dalam menjaga kedaulatan NKRI. Pihaknya menempatkan personil untuk pengamanan di lokasi maupun membantu pengaturan arus lalu lintas sehingga kegiatan bisa berjalan lancar.
Kapolres juga mengucapkan selamat peringatan 1 Abad NU, pihaknya berharap silaturahmi dan sinergi yang terjalin selama ini menjadi semakin erat dan solid dalam mewujudkan Kamtibmas kondusif di wilayah Kabupaten Malang.
“Tidak lupa juga, kami mewakili Polres Malang mengucapkan Selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 100 tahun, semoga NU senantiasa ada dalam keberkahan, sukses selalu dan tetap konsisten turut serta dalam menjaga keutuhan dan persatuan NKRI,” pungkasnya.
Selain Kapolres Malang, PCNU Kabupaten Malang juga memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Malang HM Sanusi. Penghargaan diserahkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili, bersamaan dalam gelaran resepsi peringatan 1 Abad NU di Pendopo Kabupaten Malang.
Bupati Malang, H M Sanusi dalam sambutannya mengucapkan selamat memperingati 1 Abad NU kepada seluruh kader Nahdliyin di Kabupaten Malang. Perasaan bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan resepsi pada kesempatan ini.
“Selain menjadi ajang silaturahim bagi kader Nahdliyin, mudah-mudahan kegiatan ini juga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan organisasi juga percepatan pembangunan di seluruh sektor di Kabupaten Malang,” terangnya.
Dirinya juga menyampaikan, di era modern yang terus berkembang dewasa ini. Keberadaan NU diharapkan tidak hanya menjadi identitas, namun juga turut mewarnai setiap dinamika perkembangan yang terjadi. Baik itu pada sektor pendidikan, ekonomi, sosial, kemanusiaan, juga berbagai problem dan potensi konflik yang muncul di tengah-tengah masyarakat.
“Bersama-sama dengan Pemkab Malang, mari kita wujudkan pembangunan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat, melanjutkan perjuangan para alim ulama dan umara di masa lampau dengan memperkuat rasa cinta terhadap tanah air,” paparnya.
BONDOWOSO – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian.
Dari pengungkapan tersebut, Polisi ngamankan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, warga Kecamatan Tenggarang.
Tersangka SR ditangkap atas dugaan pencurian puluhan perhiasan di tempat kerjanya dengan nilai total perhiasan yang dicuri mencapai sekitar Rp.15 juta.
Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, pelaku berhasil ditangkap hanya tiga jam setelah korban melayangkan laporan.
Bahkan, saat ditangkap, pelaku diketahui masih membawa sebagian perhiasan xuping, sementara beberapa unit lainnya telah dijual.
“Kalau nominal kerugiannya mencapai Rp.15 juta,” ujar Aryo, Jumat (26/6/2026)
AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan bahwa tersangka merupakan karyawan korban yang baru bekerja selama satu minggu sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut.
“Pelaku merusak lubang kunci etalase dan mengambil sekitar 100 perhiasan yang berada di dalamnya,” kata AKBP Aryo.
Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 8 gelang bangkok, 24 gelang rantai, 9 gelang bangkok model lain, serta satu kawat yang digunakan untuk membobol etalase.
“Saat ini, tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum di Polres Bondowoso guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas AKBP Aryo. (*)
LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, Forkopimcam Modo, Ketua Yayasan Nurul Hayat selaku donatur, perangkat Desa Sidodowo, dan masyarakat setempat.
Kapolres Lamongan mengatakan, program ini menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak huni.
“Kami hadir bukan hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berupaya untuk peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat,” ujar AKBP Arif usai peletakan batu pertama.
Selain peletakan awal pembangunan rumah, Polres Lamongan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang saku kepada kaum duafa, serta memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim.
Kapolres Lamongan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kami berharap rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, sementara bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat.”pungkas Kapolres Lamongan.
Sebagai informasi, kegiatan bedah rumah ini juga didukung oleh Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi, yang dipimpin Ipda Purnomo. (*)
Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya yang dilakukan Polri telah memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).
Meski demikian, politikus Partai NasDem itu mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Ia berharap capaian yang diraih justru menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.
Sahroni juga menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, tantangan tersebut harus terus dihadapi secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.
Ia optimistis tingkat kepercayaan publik dapat terus bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten. Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” katanya.