Connect with us

Berita

Polres Pasuruan Kota Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H

Published

on

Polresta Pasuruan –  Momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1444 Hijriah, yang dilaksanakan di masjid At-Taqwa Polres Pasuruan Kota, Kamis (23/2/2023).

Acara peringatan Isra’ Mi’raj ini dibuka langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dr Raden Muhammad Jauhari,S.H.,S.I.K.,M.Si. Turut mendampingi kapolres yakni Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Hary Dian Wahono,M.PSi diikuti oleh Pejabat Utama seluruh personel Polres Pasuruan Kota,serta ibu Bhayangkari dan Anak- anak yatim piatu

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H tingkat Polres Pasuruan Kota mengangkat tema “Semangat Isra’ Mi’raj Menguatkan Keimanan, Ketakwaan dan Soliditas Guna Mewujudkan Polri Presisi”.

Acara diawali dengan penampilan Al Banjari  Sholawatan  oleh Personel Polres Pasuruan Kota dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang diserahkan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr Raden Muhammad Jauhar,S.H.,S.I.K.,M.Si, dan dilanjutkan tausyiah oleh  Ustadz Muhammad Yasin

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dr Raden Muhammad Jauhari,S.H.S.I.K.,M.Si mengatakan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah ini, ia mengajak kepada seluruh anggota untuk senantiasa meningkatkan keimanan dalam beribadah dan bekerja guna mewujudkan Polri yang Presisi.

“Peringatan seperti ini telah kita peringati setiap tahunnya, hendaknya jangan dijadikan rutinitas yang tanpa makna, namun perlu kita pahami kembali bahwa peristiwa Isra Mikraj adalah diterimanya akan sholat wajib 5 waktu,” lanjutnya.

Ibadah Sholat hendaknya jangan dianggap menjadi kewajiban semata, namun dijadikan sebagai kebutuhan yang dilandasi dengan keimanan. Maka sholat akan menjadi benteng yang kokoh untuk menjaga kita dari perbuatan yang dilarang oleh agama.

Melalui peringatan ini, tambah Kapolres, mudah mudahan amal ibadah kita mendapat balasan dari Allah SWT, sehingga dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat negara penegak hukum, pelindung pengayom dan pelayan masyarakat kita senantiasa berada dijalan kebenaran.

“Peringatan Isra’ Mi’raj diharapkan mampu menambah semangat beribadah sehingga kita bisa menjadi pribadi yang luhur dan berakhlak mulia dan Polri bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat di lingkungan tempat kerja dan tempat tinggal,” pungkas Kaolres.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dipimpin Ustadz Muhammad Yasin diikuti seluruh personel Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pocil Polres Pasuruan Kota Raih Juara 3 Gebyar Pocil Polda Jatim 2026, Harumkan Nama Kota Pasuruan Di Tingkat Provinsi

Published

on

POLRESPASURUANKOTA.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polisi Cilik (Pocil) binaan Satlantas Polres Pasuruan Kota. Tim Pocil yang mewakili Kota Pasuruan berhasil meraih Juara III dalam ajang Gebyar Polisi Cilik (Pocil) Polda Jawa Timur 2026, setelah bersaing dengan 36 kontingen Pocil dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Kegiatan Gebyar Pocil Polda Jatim 2026 diselenggarakan di Universitas Bhayangkara Surabaya selama empat hari. Babak penyisihan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026, sementara babak final digelar pada 25 Juni 2026.

Pocil Polres Pasuruan Kota diwakili oleh siswa-siswi SD Unggulan Nahdlatul Ulama Pasuruan, yang sebelumnya berhasil menjadi juara pada lomba Pocil tingkat Kota Pasuruan. Dalam penampilannya, tim Pocil membawakan atraksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan koreografi bertemakan “Trah Kinjeng”, sebuah karakter ikonik dan sakral yang dikenal dalam kesenian tradisional Jathilan.

Tema tersebut berhasil memikat perhatian dewan juri maupun penonton karena mampu memadukan unsur kedisiplinan, kekompakan, budaya lokal, serta kreativitas yang dikemas secara atraktif dan penuh semangat.

Atas capaian tersebut, piala dan hadiah juara diserahkan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., mewakili Kapolda Jawa Timur, dalam acara penutupan dan pengumuman pemenang di Universitas Bhayangkara Surabaya.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah, S.T.K., S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh anggota Pocil, pelatih, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

“Alhamdulillah, pencapaian Juara III tingkat Polda Jawa Timur ini merupakan hasil kerja keras, disiplin dan semangat luar biasa dari anak-anak Pocil SD Unggulan Nahdlatul Ulama Pasuruan. Mereka telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mampu bersaing dengan kontingen-kontingen terbaik dari seluruh Jawa Timur,” ujar AKP Amrullah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar prestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

“Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi, menjaga disiplin, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Pocil Polres Pasuruan Kota hingga mampu mengharumkan nama Kota Pasuruan di tingkat provinsi,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Pocil Polres Pasuruan Kota mengaku bangga dan bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai pelaksanaan Gebyar Pocil Polda Jatim 2026 berlangsung sangat baik dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

“Lomba ini sangat positif karena tidak hanya mengajarkan disiplin dan kerja sama tim, tetapi juga melatih mental, rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat untuk terus berprestasi. Kami sangat senang bisa bertemu dan belajar dari teman-teman Pocil dari berbagai daerah di Jawa Timur,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh anggota tim telah berusaha maksimal selama proses latihan hingga perlombaan berlangsung.

“Kami bangga bisa membawa nama Kota Pasuruan dan mempersembahkan prestasi ini untuk sekolah, keluarga, Polres Pasuruan Kota, dan masyarakat Kota Pasuruan. Semoga ke depan Pocil Polres Pasuruan Kota dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Keberhasilan meraih Juara III dalam Gebyar Pocil Polda Jatim 2026 menjadi catatan prestasi tersendiri bagi Polres Pasuruan Kota. Selain mengharumkan nama daerah, capaian tersebut juga menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda melalui program Polisi Cilik mampu melahirkan anak-anak yang disiplin, berkarakter, kreatif, dan berprestasi.

Dengan semangat yang ditunjukkan para anggota Pocil, diharapkan program pembinaan Polisi Cilik terus berkembang dan menjadi wadah positif dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul serta berbudaya. (*dar)

Continue Reading

Berita

Di Balik Raihan Juara 3 Pocil Jatim, Satlantas Polres Pasuruan Kota Bangun Tim yang Solid

Published

on

POLRESPASURUANKOTA.COM – Keberhasilan Polisi Cilik (Pocil) Polres Pasuruan Kota meraih Juara III dalam ajang Gebyar Pocil Polda Jawa Timur 2026 tidak lepas dari kerja sama dan dedikasi banyak pihak yang terlibat sejak awal proses pembinaan hingga tampil di panggung final.

Prestasi yang diraih di Universitas Bhayangkara Surabaya tersebut menjadi hasil dari kolaborasi antara Satlantas Polres Pasuruan Kota, SD Unggulan Nahdlatul Ulama Pasuruan, para pelatih, tim kreatif, serta berbagai unsur pendukung lainnya yang selama berbulan-bulan mempersiapkan kontingen terbaik Kota Pasuruan.

Koordinasi dan pembinaan tim Pocil berada di bawah tanggung jawab Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K., Selama proses persiapan, ia berperan mengawal jalannya program pembinaan, menyelaraskan kebutuhan tim, serta memastikan seluruh tahapan latihan berjalan sesuai target.

Menurut AKP Amrullah, pencapaian yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pengalaman terbaik sekaligus membentuk karakter positif bagi para anggota Pocil.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras anak-anak, dukungan sekolah, para pelatih, tim kreatif, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat. Kami bersyukur karena anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat Jawa Timur,” ujarnya.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Kepala SD Unggulan Nahdlatul Ulama Pasuruan, Nur Sufro Kamalia, S.Pd. Sebagai sekolah yang mewakili Kota Pasuruan dalam ajang tersebut, pihak sekolah turut berperan dalam mendampingi proses latihan serta pengembangan karakter para siswa.

Ia menilai kegiatan Pocil menjadi wadah yang positif bagi peserta didik untuk belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Sementara itu, aspek teknis penampilan ditangani oleh tim pelatih yang terdiri dari PS. Panit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Agus Hartantyo, S.Psi., Brigpol Dzulkifli A., Bripda Eko Wahyu Ardianto, dan Arif Vergiyan, S.Pd. Keempatnya secara intensif mendampingi para anggota Pocil dalam latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), pembentukan kekompakan gerakan, hingga persiapan mental menjelang perlombaan.

Penampilan Pocil Polres Pasuruan Kota yang mengusung tema “Trah Kinjeng”, salah satu karakter ikonik dan sakral dalam kesenian Jathilan, juga didukung oleh tim desain, kreatif, dan atribut yang terdiri dari Ach. Ferryan Mirza P., S.Pd., Nur Hardina R., S.Pd., Nabila Maulita I., S.Pd., serta M. Thoriqul Chasan. Mereka bertugas menyusun konsep visual, menyiapkan atribut pendukung, serta memastikan tema budaya yang diangkat dapat tersampaikan dengan baik melalui penampilan para anggota Pocil.

Pada sektor musik, dukungan diberikan oleh Wahyu, S.Pd. yang menyusun dan menyesuaikan komposisi musik agar selaras dengan konsep penampilan yang dibawakan tim.

Sedangkan rangkaian koreografi disiapkan oleh Fakhul Rosi, Masyitoh, S.Pd., dan Kimatufarikh Dwi L., S.Pd. Melalui proses latihan yang panjang, tim koreografi menyusun gerakan yang memadukan unsur kedisiplinan, seni, budaya, dan kekompakan sehingga menjadi salah satu kekuatan penampilan kontingen Kota Pasuruan.

Selain nama-nama tersebut, keberhasilan Pocil Polres Pasuruan Kota juga mendapat dukungan dari para guru, orang tua siswa, personel Satlantas Polres Pasuruan Kota, serta berbagai pihak yang turut berkontribusi selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

Prestasi Juara III tingkat Jawa Timur menjadi bukti bahwa pembinaan Polisi Cilik tidak hanya berfokus pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi apresiasi bagi seluruh pihak yang bekerja di balik layar. Meski tidak tampil langsung di arena lomba, kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam mengantarkan Pocil Polres Pasuruan Kota mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jawa Timur. (*dar)

Continue Reading

Berita

Polres Bondowoso Tetapkan Oknum ASN Jadi Tersangka Kasus Pemukulan Perawat RSUD

Published

on

BONDOWOSO – Polres Bondowoso Polda Jatim akhirnya menetapkan oknum ASN berinisial APW asal Tenggarang sebagai tersangka kasus dugaan pemukulan terhadap tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Koesnadi.

​Penetapan tersangka tersebut setelah tim Penyidik Satreskrim Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para saksi korban dan terlapor.

​Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, motif dugaan pemukulan adalah ketersinggungan.

​Diduga ada perkataan dari nakes yang disampaikan kepada nenek pasien, lalu diteruskan kepada pihak keluarga dan tersangka. Karena tidak terima, terjadilah cekcok yang berujung pada dugaan pemukulan.

​”Motifnya adalah ketersinggungan,” ujar AKBP Aryo saat konferensi pers di Mako Polres Bondowoso, Rabu (24/6/2026).

​Menurut AKBP Aryo, dugaan pemukulan tersebut membuat korban mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan. Pihak korban bahkan telah melakukan visum.

​”Untuk saat ini penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Bondowoso,” ungkap AKBP Aryo.

​Dikonfirmasi terpisah, Dokter Spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polisi yang dengan respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat khususnya pada kasus ini.

Yusdeny Lanasakti berharap kasus ini diproses secara tuntas dan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

​Di sisi lain, Yusdeny juga berharap kejadian ini bisa menjadi edukasi bersama agar tidak terulang lagi.

​”Terpenting nakes kita dilindungi. Pekerjaan kita kan berhubungan dengan menyelamatkan jiwa, ya. Harusnya kita dilindungi dalam melaksanakan tugas itu,” ujarnya.

​Diberitakan sebelumnya, Viral video seorang perawat diduga dipukul oleh keluarga pasien.

Video tersebut diunggah di akun media sosial dokter spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, pada Senin (8/6/2026).

Diketahui perawat tersebut berinisial AP yang bertugas di Ruang Dahlia RSUD dr. Koesnadi Bondowoso.

Korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bondowoso yang kemudian langsung ditindaklanjuti hingga akhirnya terlapor ditetapkan tersangka. (*)

Continue Reading

Trending