Kota Mojokerto – Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi Gerindra Bimantoro Wiyono, SH memberikan apresiasi kepada Polres Mojokerto Kota atas kinerja, terobosan dan program pembangunan mall pelayanan publik yang didirikan untuk memudahkan akses pelayanan bagi masyarakat.
Apresiasi dari Bimantoro disampaikan saat meninjau secara langsung proses pelayanan publik di Mapolres Mojokerto Kota, yang berada di Jalan Bhayangkara Nomor 25, Sentanan Kota Mojokerto, pada Selasa (21/2/2023).
Menurut Bimantoro, akses pelayanan publik yang diiniasiasi oleh Polres Mojokerto Kota itu sangat memudahkan dan membantu masyarakat. Ia menilai, hal itu merupakan wujud dari dedikasi yang luar biasa dari instansi kepolisian.
“Terima kasih untuk dedikasi Kapolres Mojokerto Kota dan jajarannya di tengah keterbatasan wilayah dan wewenangnya dengan kabupaten, tapi masih memprioritaskan pelayanan publik yang baik,” ujarnya
Selain itu, Bimantoro juga menjelaskan bahwa pelayanan publik yang diintegrasikan langsung dengan kepentingan rakyat itu telah sesuai dengan program Presisi yang digaungkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Pelayanan publik ini tidak hanya baik, tapi juga terintegrasi ke masyarakat secara langsung. Hal ini sesuai dengan program Presisi Kapolri. Semoga bisa menginspirasi instansi lainnya dan bisa meningkatkan sinergitas dengan pemerintah dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, agar tidak terjadi kekacauan di lingkungan masyarakat,” terangnya.
Di sela-sela sambutannya, Bimantoro menerangkan bahwa tupoksi yang ia jalankan di Komisi III itu di antaranya adalah bermitra dengan Polri.
“Tujuan saya ke Polres Mojokerto Kota adalah untuk menampung aspirasi dari Personel Polres Mojokerto Kota dan mengetahui situasi Kamtibmas di wilayah sini. Apabila ada kekurangan silahkan disampaikan kepada kami, sehingga hal itu nantinya dapat kami sampaikan kepada pimpinan kami di DPR RI guna direalisasikan kepada Kapolri,” jelasnya.
Pria asal Nganjuk Jawa Timur itu berharap, Mabes Polri bisa memberikan reward bagi para Kapolres beserta jajarannya yang sudah bekerja keras dan ikhlas dalam mengabdi untuk bangsa dan negara.
“Semoga apa yang telah digagas oleh Polres Mojokerto Kota ini bisa terus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Mudah-mudahan juga Mabes Polri segera memberikan reward bagi Kapolres dan jajarannya yang telah bekerja dengan sepenuh hati ini,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria bersama seluruh Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran setempat yang menyambut hangat kedatangan Bimantoro itu pun mengucapkan rasa terimakasihnya atas kunjungan yang dilakukan di bumi Mojokerto.
AKBP Wiwit memaparkan bahwa secara geografis wilayah hukum Polres Mojokerto Kota ini terdiri dari 7 kecamatan dan ada 6 Polsek yang tersebar di Kota Mojokerto.
Ia menyebut, ada ratusan personel yang sigap dalam menjaga situasi Kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto.
“Semoga dalam kunjungan bapak Bimantoro ini, aspirasi dari kita bisa disampaikan, sehingga bisa menjadikan Polresta Mojokerto lebih baik lagi,”pungkasnya. (MK)
BONDOWOSO – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian.
Dari pengungkapan tersebut, Polisi ngamankan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, warga Kecamatan Tenggarang.
Tersangka SR ditangkap atas dugaan pencurian puluhan perhiasan di tempat kerjanya dengan nilai total perhiasan yang dicuri mencapai sekitar Rp.15 juta.
Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, pelaku berhasil ditangkap hanya tiga jam setelah korban melayangkan laporan.
Bahkan, saat ditangkap, pelaku diketahui masih membawa sebagian perhiasan xuping, sementara beberapa unit lainnya telah dijual.
“Kalau nominal kerugiannya mencapai Rp.15 juta,” ujar Aryo, Jumat (26/6/2026)
AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan bahwa tersangka merupakan karyawan korban yang baru bekerja selama satu minggu sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut.
“Pelaku merusak lubang kunci etalase dan mengambil sekitar 100 perhiasan yang berada di dalamnya,” kata AKBP Aryo.
Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 8 gelang bangkok, 24 gelang rantai, 9 gelang bangkok model lain, serta satu kawat yang digunakan untuk membobol etalase.
“Saat ini, tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum di Polres Bondowoso guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas AKBP Aryo. (*)
LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, Forkopimcam Modo, Ketua Yayasan Nurul Hayat selaku donatur, perangkat Desa Sidodowo, dan masyarakat setempat.
Kapolres Lamongan mengatakan, program ini menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak huni.
“Kami hadir bukan hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berupaya untuk peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat,” ujar AKBP Arif usai peletakan batu pertama.
Selain peletakan awal pembangunan rumah, Polres Lamongan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang saku kepada kaum duafa, serta memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim.
Kapolres Lamongan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kami berharap rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, sementara bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat.”pungkas Kapolres Lamongan.
Sebagai informasi, kegiatan bedah rumah ini juga didukung oleh Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi, yang dipimpin Ipda Purnomo. (*)
Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya yang dilakukan Polri telah memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).
Meski demikian, politikus Partai NasDem itu mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Ia berharap capaian yang diraih justru menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.
Sahroni juga menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, tantangan tersebut harus terus dihadapi secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.
Ia optimistis tingkat kepercayaan publik dapat terus bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten. Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” katanya.