Connect with us

Berita

Jumat Curhat Bersama Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr R. M. Jauhari, S.H.,S.I.K.,M.Si, di Aula Kecamatan Nguling

Published

on

Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota bersama jajaran melaksanakan giat serap aspirasi masyarakat melalui program Jumat Curhat di Kecamatan Nguling , Jumat, 10 Maret 2023.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H.,S.I.K.,M.Si di dampingi oleh Wakapolres Kompol Hary Dian Wahono, M.PSi, Camat Nguling yang diwakili oleh Sekcam Nguling Drs Imam Supnadi,M.M.

Kegiatan Jumat Curhat dihdiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan Kota,Kapolsek Nguling AKP MIFTAFUL MBK SH, Dan Ramil Nguling KAPTEN ARM YUWONO, Kades Se Kecamatan Nguling, BPD Se Kecamatan Nguling, Ketua MUI Kec Nguling Ustd Juhri,
Habib Ridho Bafaqih Toga / Takmir Masjid Besar Al Karomah, Kepala Puskesmas Nguling Dr EKO SANTOSO MACHFUR, serta Tomas, Toga dan Toda,

Kapolres mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadi bahan evaluasi, khususnya Polri agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Pasuruan Kota bersama Forkopimcam Nguling menampung segala aspirasi atau unek-unek dari masyarakat.

“Kita memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk curhat terkait situasi kamtibmas yang ada di lingkungannya,” ungkap Kapolres.

Hal ini terus kita laksanakan, lanjut Kapolres, agar kita tahu unek-unek atau aspirasi dari masyarakat sehingga kita bisa memberikan solusi untuk mengatasinya.

Jum’at curhat ini tujuan Program tatap muka antara dengan masyarakat dengan unsur pimpinan Polres setempat, tentunya Kita berkordinasi oleh Bupati dan Walikota sangat mensyuport kegiatan-kegiatan Program Pemerintah, gunanya untuk bersinergi, untuk saling membangun saling bahu membahu untuk program pemerintah TNI dan Polri.

Kapolres juga menyampaikan Pesan dari bapak Presiden dan seluruh jajaran Untuk selalu siap mendukung apa yang menjadi pendukung program pemerintah dari tingkat manapun.

Dan para Kapolda punya program Omah Rembuk, bagaimana kita menemukan Tokoh dan Permslahan yang bisa kita menyelsaikan Permslahan di tingkat desa tanpa harus ke rana hukum yang lebih.

Salah satu Kepala Desa Sumber anyar mulai dengan curhatan nya Bahwa desa sumber anyar yang di akui oleh nasional bahwa satuan masyarakat untuk mengatur wilayah unsur adat istiadat, menjadi dasar larangan ada saling flam konflik terkait sengketa sosial yang luar biasa, bahwa desa kami kurang lebih 1.304 keluarga di atas tanah TNI Angkatan Laut tahun 1993 sementara rakyat sebagian petok d dan Leter C juga bayar pajak sehingga menjadi konflik yang perlu di selsaikan.

Kami mohon terkait dengan belum ada solusi terkait dengan kebijakan pemerintah yang baru kami mohon untuk tidak ada kegiatan tambang di desa kami

Kapolres langsung menjawab Permasalahan sudah saya sampaikan, saat bapak Kapolda Jatim berkunjung ke Polres Pasuruan kota, sudah saya duskusikan dengan pansus tingkat nasional, ini sudah saya koordinasikan semua kepala komandan kesatuan, tentang permasalahan tingkan nasional yang harus di selsaikan, karna ini sudah di bawah kewenanngan tingkat nasional, tapi menunggu keputusan yang berlarut – larut paling tidak, saya berupaya selalu berkoordinasi dengan TNI dan Angkatan laut, Dandim.

Lanjut Kapolres agar Wilayah desa, selalu kondusif, kita turunkan Intelejen Di wilayah Kecamatan atau Polres, karna bagaimanapun mslah pertambanganh ini sudah di bahas gubernur dan Bupati, pertambangan harus memiliki dokumen yang lengkap.

Lebih lanjut Kapolres Kita sudah tekankan, Kapolsek, Kasatreskrim dan Kasat intel, terkait masalah perijinan tanpa izin tidak ada penambangan sedikitpun, Intinya bapak ibu sekalian, memang saya bertitip pesan betul, untuk mengondisikan situasi yang ada, Intinya bapak ibu sekalian, memang saya bertitip pesan betul, untuk mengondisikan situasi yang ada, itu harus di diskusikan.

Saran Kapolres Kita jaga kondusifitas sambil menunggu keputusan Pusat. Jadi semua harus mempunyai akal sehat dan tidak terprofikasi.

Salah satu warga Desa Kedawung atas nama Pak Sunarto mengatakan dengan
LSM atau Media apalah oposisi sebagai calon untuk mencalonkan diri, LSM atau Media yang ada di Kabupaten Pasuruan, di kantor kantor desa malah sampai ke rumah rumah kepala desa, kami mohon LSM dan Media Yang ada di Kabupaten Pasuruan untuk kejelasan terkait keberadaan LSM dan Media.

Dengan tegas Kapolres langsung menjawab Itu oknum pak, mintak surat dari Kebang siapa yang tau data tentang LSM terkait dengan resgertrasi, demi sosialisasi mana yang terdata atau tidak, termasuk media.

Kapolres memyampikan Cara untuk mencegah Punya Hak yang sama untuk menanakan Polisi,LSM dan Media, bapak bisa cek di data itu msyarakat, kita punya hak melaporkan balik, pemerasan tidak menyenangkan, asal kita punya bukti bukti yang kuat.

Lebih lanjut Kapolres juga menyampaikan bahwa Organisasi tertentu punya udang-udang dalam melaksanakan pekerjaan yaitu Undang Undang Fedusia. Ucap Kapolres.

“Kami selalu siap jika adanya laporan dari masyarakat dan langsung segera kami tindak lanjuti, jika yang dilaporkan memerlukan proses, maka akan disampaikan perkembangan prosesnya”, tutup Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr R. M. Jauhari.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bangun Sinergi, Kapolres Gresik Gelar Dialog Interaktif dan Bagi Bansos ke Driver Ojol

Published

on

GRESIK – Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution menggelar dialog interaktif sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos) kepada ratusan driver ojek online (ojol) di Circuit Cafe, Kecamatan Kebomas, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi kuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Gresik.

Suasana penuh keakraban menyelimuti pertemuan yang dihadiri sekitar 100 pengemudi ojol tersebut. Acara ini menjadi ruang diskusi dua arah yang efektif antara kepolisian dan para pekerja jalanan.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras para driver ojol yang setiap hari beraktivitas di berbagai sudut Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik juga mengajak para pengemudi untuk berperan aktif dalam gerakan “Jogo Gresik” demi kondusivitas Kamtibmas.

“Keberadaan teman-teman ojol di lapangan sangat vital. Kami berharap jika melihat adanya tindak pidana atau potensi gangguan kamtibmas, dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi hotline 110 atau 0811-8800-2006 (Lapor Cak Rama),” ujar AKBP Ramadhan.

Kapolres Gresik berharap kolaborasi ini dapat menjadikan para driver ojol sebagai mata dan telinga kepolisian di lapangan.

Ajakan tersebut disambut positif oleh Koko, perwakilan driver ojol, yang menegaskan kesiapan komunitasnya untuk membantu menjaga kondusivitas kota.

Sesi dialog interaktif berlangsung hangat saat para driver mulai menyampaikan keluh kesah mereka di lapangan.

Salah satu pengemudi, Anamin, mengeluhkan perilaku penumpang yang kerap menolak menggunakan helm saat dibonceng.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gresik mengingatkan pentingnya mengedukasi penumpang secara santun demi keselamatan bersama.

Ia juga mengimbau para driver untuk selalu memastikan ketersediaan helm yang bersih dan layak pakai.

Selain itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro memberikan penegasan penting terkait penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

“Jika mengalami atau melihat kecelakaan, segera laporkan. Kami tegaskan bahwa proses pengambilan kendaraan terkait kecelakaan lalu lintas tidak dipungut biaya alias gratis,” tegas Ipda Andreas.

Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas kontribusi komunitas ojol, Polres Gresik menyerahkan bantuan sosial berupa paket beras kepada seluruh pengemudi yang hadir.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, makan siang, dan ramah tamah.

Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Gresik, antara lain Kasat Binmas AKP M. Nur Setyabudi, Kasat Intel AKP Bagas Indra Wicaksono, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, dan Kasi Propam Iptu Eriq Panca Nur Patria. (*)

Continue Reading

Berita

Polda Jatim Ajak Orang Tua Tingkatkan Pengawasan, Lindungi Anak dari Situasi yang Membahayakan

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur mengajak para orang tua untuk meningkatkan perhatian, komunikasi dan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya agar tidak mudah ikut-ikutan maupun terprovokasi untuk berada dalam kegiatan yang berpotensi berkembang menjadi kericuhan dan membahayakan keselamatan.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama untuk melindungi anak sekaligus memberikan edukasi agar generasi muda memahami pentingnya menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, tertib dan sesuai ketentuan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif.

“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anaknya tidak ikut-ikutan berada di lokasi yang berpotensi terjadi kericuhan. Berikan pemahaman kepada mereka agar tidak mudah terprovokasi atau terpengaruh ajakan yang justru dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka,” ujar Kombes Pol. Abast.

Menurut Kombes Pol. Abast, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Namun demikian, penyampaian pendapat harus dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab serta tidak boleh berubah menjadi tindakan kekerasan, perusakan ataupun perbuatan lain yang melanggar hukum.

“Menyampaikan pendapat tentu harus kita hormati. Tetapi jangan sampai penyampaian aspirasi kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan atau perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Terlebih bagi anak-anak dan pelajar, keselamatan dan masa depan mereka harus menjadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

Ia mengajak orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak, mengetahui aktivitas serta lingkungan pergaulan mereka, termasuk memperhatikan informasi maupun ajakan yang diterima anak melalui media sosial.

“Anak-anak kita hidup sangat dekat dengan media sosial. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengingatkan agar mereka tidak mudah percaya, terprovokasi atau mengikuti ajakan yang belum tentu mereka pahami tujuan maupun risikonya,” tutur Kombes Pol. Abast.

Polda Jatim juga mengajak para pelajar dan generasi muda untuk lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak menjadikan keikutsertaan dalam suatu kegiatan sekadar sebagai bentuk ikut-ikutan.

“Kami mengajak adik-adik pelajar dan generasi muda untuk berpikir jernih dan tidak mudah terprovokasi. Jangan karena ajakan teman atau informasi di media sosial kemudian ikut dalam kegiatan yang berpotensi membahayakan. Sampaikan pendapat dengan cara yang baik, bertanggung jawab dan tidak melakukan tindakan kekerasan,” kata Kombes Pol. Abast.

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak membutuhkan kerja sama keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah dan kepolisian.

“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga, kita bimbing dan kita edukasi anak-anak kita. Jangan sampai karena ikut-ikutan atau terprovokasi, mereka justru menjadi korban ataupun terlibat dalam perbuatan yang dapat merugikan masa depan mereka,” pungkas Kombes Pol. Abast. (*)

Continue Reading

Berita

Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan

Published

on

JAKARTA — Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang dalam rangkaian pencegahan potensi gangguan keamanan menjelang kegiatan penyampaian pendapat di kawasan DPR/MPR RI, Jakarta. Dari kegiatan tersebut, polisi turut mengamankan puluhan senjata tajam serta sejumlah bahan yang diduga berkaitan dengan pembuatan bom molotov.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Satya Haprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (27/8/2026). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Dr. Iman Imanuddin mengatakan, pemeriksaan masih dilakukan untuk mendalami keterkaitan dan peran masing-masing pihak dalam rangkaian persiapan yang ditemukan.

“Penyidik masih mendalami siapa saja yang memiliki peran dalam proses perekrutan, pembiayaan, penyediaan sarana, pengorganisasian massa, maupun pihak yang memberikan perintah atau arahan,” ujar Kombes Iman Imanuddin.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, polisi mengamankan 39 senjata tajam, dua airsoft gun, satu tabung gas airsoft gun, gotri, tiga stik golf, tujuh jeriken berisi bensin, serta 201 botol kaca berikut sumbu. Petugas juga menemukan sejumlah barang lain, antara lain tas ransel, banner, pengeras suara, pilok, obat-obatan, dan telepon seluler.

Penyidik turut menelusuri sumber pendanaan yang berkaitan dengan pengadaan sejumlah barang tersebut. Penelusuran dilakukan melalui keterangan para pihak, komunikasi digital, transaksi keuangan, serta barang bukti lain untuk memperoleh gambaran utuh mengenai rangkaian persiapan yang dilakukan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, langkah kepolisian diarahkan untuk menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berlangsung dalam ruang yang aman.

“Kami tidak membatasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Yang kami cegah adalah potensi tindakan yang dapat membahayakan keselamatan, memicu kekerasan, atau mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga melakukan patroli ruang digital untuk mengantisipasi provokasi, disinformasi, fitnah, maupun konten kebencian. Hingga pukul 10.38 WIB, situasi Jakarta terpantau aman dan terkendali, sementara aktivitas lalu lintas, pendidikan, ibadah, dan perekonomian tetap berjalan.

“Demokrasi memberi ruang bagi perbedaan pendapat, tetapi kekerasan tidak boleh mengambil ruang di dalamnya. Aspirasi harus tetap dapat disampaikan, sementara keselamatan masyarakat wajib kita jaga bersama,” pungkas Kombes Budi.

Continue Reading

Trending