Kota Mojokerto – Banyak tempat istirahat yang bisa dinikmati pemudik untuk melepas lelah di sepanjang Tol Trans Jawa.
Salah satunya Pos Pelayanan (Posyan) milik Polresta Mojokerto yang mempunyai fasilitas lengkap. Posyan ini juga unik dengan menonjolkan Superhero Shazam.
Posyan unik tersebut terletak di Exit Tol Penompo, Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).
Bentuk dan hiasan posyan ini seluruhnya bercorak Superhero Shazam.
Jadi pembuatan posyan ini terinspirasi Film Shazam yang rilis tahun 2018 dan sekuelnya Shazam! Fury of the Gods yang dirilis Maret 2023.
“Ya Posyan ini terinspirasi Film Shazam. Salah satu quotes-nya adalah It’s All About Family. Artinya, mudik aman berkesan 2023 yang terpenting adalah ini semua tentang keluarga. Jadi, mudik tak usah buru-buru atau ngebut agar selamat sampai kampung halaman untuk bertemu keluarga,” kata Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria S.H, S.I.K, M.T, Kamis (20/04/23).
Sesuai namanya, posyan berfungsi untuk menjaga keamanan jalur mudik sekaligus melayani masyarakat yang pulang kampung.
AKBP Wiwit menjelaskan, pihaknya sengaja membuat posyan bertema Shazam ini sekaligus untuk menarik para generasi muda agar berpartisipasi aktif dalam tertib berlalu lintas.
“Arti tema It’s All About Family juga kami semua yang bertugas di posyan ini adalah keluarga, bersama-sama melayani para pemudik juga dengan rasa kekeluargaan,” jelasnya.
Tidak hanya tampilannya yang menarik, Posyan Lebaran 2023 Polres Mojokerto Kota ini juga mempunyai fasilitas yang bisa memanjakan para pemudik.
Di dalamnya terdapat 3 ruangan yang semuanya full AC. Pertama, tempat petugas gabungan bersiaga selama arus mudik dan balik lebaran.
Ruangan kedua tempat petugas medis bersiaga lengkap dengan peralatan medis dan bed pasien untuk pertolongan pertama.
Di ruangan ini, para pemudik bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Sedangkan ruangan ketiga tempat istirahat pemudik yang dilengkapi hiburan audio visual.
Polresta Mojokerto juga menyediakan aneka makanan ringan dan minuman gratis. Mulai dari minuman dingin sampai yang hangat.
Tidak hanya itu, di taman sebelah kiri posyan terdapat Shazam Cafe yang dilengkapi meja kursi untuk para pemudik nongkrong sembari melepas lelah dan penat.
“Memang dari Surabaya posyan ini dekat. Namun, dari arah barat sini ujung, dari arah Jateng, Jakarta pemudik pasti sudah lelah. Kami siapkan mamin gratis juga free wifi 20 Mbps,” terang Wiwit.
Posyan Lebaran 2023 Polresta Mojokerto ini juga dilengkapi mobil derek, mobil rescue, mobil servis kendaraan dari bengkel, serta ambulans.
Menurut AKBP Wiwit, berbagai sarana tersebut untuk membantu para pemudik yang mengalami kendala.
“Kalau di dalam tol sudah jelas ada layanan sampai pintu tol terdekat. Setelah keluar tol, kami yang melayani. Harapannya begitu,” cetusnya.
Selama Operasi Ketupat Semeru 2023, tambah Wiwit, Polresta Mojokerto juga mendirikan 6 pos pengamanan (Pospam). Yaitu di stasiun, terminal, Simpang 4 Sekarputih, utara Jembatan Gajah Mada, Exit Mobar Tol Jomo, dan Sunrise Mall.
Keenam lokasi itu dipilih karena menjadi titik kumpul masyarakat dari mudik, malam takbiran, salat Idul Fitri, merayakan lebaran, sampai arus balik.
“Ketika masyarakat sudah berkumpul, potensi gangguan jangan sampai menjadi gangguan nyata perlu kehadiran polisi. Setidaknya kami mengurangi kesempatan pelaku kejahatan. Sebagai upaya preventif kriminalitas,” tandasnya. (*)
BONDOWOSO – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian.
Dari pengungkapan tersebut, Polisi ngamankan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, warga Kecamatan Tenggarang.
Tersangka SR ditangkap atas dugaan pencurian puluhan perhiasan di tempat kerjanya dengan nilai total perhiasan yang dicuri mencapai sekitar Rp.15 juta.
Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, pelaku berhasil ditangkap hanya tiga jam setelah korban melayangkan laporan.
Bahkan, saat ditangkap, pelaku diketahui masih membawa sebagian perhiasan xuping, sementara beberapa unit lainnya telah dijual.
“Kalau nominal kerugiannya mencapai Rp.15 juta,” ujar Aryo, Jumat (26/6/2026)
AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan bahwa tersangka merupakan karyawan korban yang baru bekerja selama satu minggu sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut.
“Pelaku merusak lubang kunci etalase dan mengambil sekitar 100 perhiasan yang berada di dalamnya,” kata AKBP Aryo.
Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 8 gelang bangkok, 24 gelang rantai, 9 gelang bangkok model lain, serta satu kawat yang digunakan untuk membobol etalase.
“Saat ini, tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum di Polres Bondowoso guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas AKBP Aryo. (*)
LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, Forkopimcam Modo, Ketua Yayasan Nurul Hayat selaku donatur, perangkat Desa Sidodowo, dan masyarakat setempat.
Kapolres Lamongan mengatakan, program ini menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak huni.
“Kami hadir bukan hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berupaya untuk peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat,” ujar AKBP Arif usai peletakan batu pertama.
Selain peletakan awal pembangunan rumah, Polres Lamongan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang saku kepada kaum duafa, serta memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim.
Kapolres Lamongan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kami berharap rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, sementara bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat.”pungkas Kapolres Lamongan.
Sebagai informasi, kegiatan bedah rumah ini juga didukung oleh Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi, yang dipimpin Ipda Purnomo. (*)
Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya yang dilakukan Polri telah memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).
Meski demikian, politikus Partai NasDem itu mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Ia berharap capaian yang diraih justru menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.
Sahroni juga menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, tantangan tersebut harus terus dihadapi secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.
Ia optimistis tingkat kepercayaan publik dapat terus bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten. Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” katanya.