Connect with us

Berita

Mantan Kakorlantas Irjen Pol (P) Royke Lumowa Apresiasi Pelaksanaan Ops Ketupat 2023 Jauh Lebih Baik

Published

on

SURABAYA Mantan Kakorlantas Polri periode 2016-2018, Irjen Pol ( Purnawirawan) Dr.Drs. Royke Lumowa saat mengunjungi putra yang kuliah di fakultas kedokteran Unair, memberikan apresiasi atas kinerja Polri, lembaga yang dulu tempat Purnawiran Inspektur Jenderal Polisi ini berkarir.

Ia mengaku meskipun saat berangkat ke Surabaya setelah hari ke-2 lebaran melalui jalur darat pelaksanaan pengamanan lebaran tahun ini, jauh lebih baik dibanding saat dirinya menjabat sebagai Kakorlantas di Mabes Polri.

“Kita harus berani jujur, jika lebih buruk harus kita koreksi tetapi jika lebih baik, maka harus kita apresiasi,” ungkap Irjen Pol ( Purnawirawan) Dr.Drs. Royke Lumowa di Surabaya, Minggu (30/4).

Menurutnya, banyak faktor memang yang mendukung, seperti inftrastruktur yang sudah jauh lebih baik, dukungan tehnologi informasi, termasuk dari upaya maksimal dengan mengevaluasi dari pelaksanaan operasi sebelumnya.

Ia menyebut, cara bertindaknya (CB) kurang lebih sama, meskipun tetap ada yang berbeda.

“Tetapi ketika Cb itu dilakukan dengan cara lebih baik, melalui proses ATM (Amati, tiru dan modifikasi), maka proses learning by doing atau proses belajar dari pengalaman itu dilakukan, maka CB itu akan terasa lebih efektif dan efisien,” ujar Royke Lumowa.

Ia juga mengaku pada era kepemimpinannya sebagai Kakorlantas, juga telah melakukan apa yang dinamakan pengalihan arus, memasukkan kendaraan pada kantong parkir atau istilah sekarang sistem delay, mendirikan pos pam, yan dan terpadu termasuk patroli ke daerah pemukiman yang ditinggalkan.

Hanya saja ketika dimodifikasi melalui kerjasama dengan pihak media seperti saat ini menurutnya menjadi jauh lebih efektif.

“Pola one way, contra flow, pemanfaatan drone untuk mengetahui titik dan penyebab macet, yang terencana waktunya, terkoordinasi antar satuan setidaknya sejawa dan ditambah dukungan media, membuat hasilnya efektif,” ujar Royke Lumowa.

Mantan Kakorlantas Polri ini mengaku sangat senang mendengar bahwa angka kecelakaan dari sisi fatalitas korban dapat ditekan hingga 34 persen

Angka itu menurut Royke Lumowa menjadi sangat besar jika dilihat dari animo mudik yang meningkat tajam hingga 30 persen pada tahun 2023 ini.

“Selain angka laka lantas, saya juga mendapatkan informasi angka kejahatan juga mengalami penurunan,
apresiasi saya dengan CB baru yang diterapkan Ditlantas Polda Jatim tahun ini, kerjasama dengan media membangun komunikasi 3 arah,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Royke masyarakat dapat terus mengetahui info terkait kondisi lantas, kondisi tempat wisata dan sebagainya.

“Sehingga mereka bisa merencanakan baik jalur yang digunakan atau menentukan tempat wisata mana yang akan dikunjungi,” jelas Royke Lumowa.

Sebaliknya petugas Polri juga terus mendapatkan update info, masukan dari masyarakat cukup dengan mendengar Radio, sehingga Polri bisa memberikan respon cepat atas setiap keluhan dan informasi dari masyarakat.

Selain itu, Royke juga memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyrakat secara umum.

Kepedulian pemerintah untuk merasa memiliki tanggung jawab atas mudik, menurutnya sangat berpengaruh besar atas keberhasilan tugas Polri.

Ia mengatakan saat menjadi Kasat Lantas Polrestabes Semarang sekira tahun 2000 rasanya seakan tugas Pam lebaran ini semata tugas Polri.

Tetapi hari ini, bagaimana Pemerintah menetapkan pola libur yang lebih panjang (cuti lebaran dan cuti bersama), himbauan mudik lebih awal dan bahkan cuti tambahan agar balik tidak menumpuk pada hari tertentu saja, membuat Polri lebih nyaman dalam menentukan pola pengaturan arus lantas.

“Selain pemerintah, saya juga patut memberikan jempol bagi masyarakat pemudik kita sekarang ini, meminjam kata-kata bapak Polisi Ingris Sir Robert Peel’s, “the Police are the public, and the public are the police”, and that they are only members of the public,” ujarnya.

Hal itu sesuai juga dengan amanat Pasal 30 ayat (1) UUD 45, para Polisi adalah bagian dari masyarakat dan sebaliknya masyarakat adalah bagian dari Polisi.

Kamseltibcarlantas merupakan tanggung jawab bersama, antara Polri dan seluruh komponen masyarakat itu sendiri, termasuk didalamnya pengguna jalan yang selama ini hanya dipandang sebagai obyek pengamanan.

Artinya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan ketaatannya dalam mengikuti petunjuk arahan Polri adalah salah satu kunci keberhasilan pengamanan lebaran.

“Saya memberikan apresiasi juga kepada adik saya Taslim yang telah mampu menciptakan situasi lalu lintas jalan di Jawa Timur ini yang aman, selamat, tertib, dan lancar,” ungkapnya.

Ia menegaskan kata kunci yang selalu disampaikan ke para yuniornya adalah Pimpinan harus mau turun ke lapangan.

Tujuannya selain menaikkan moril anggota, membangun kebersamaan, motivasi kerja mereka, juga bisa membuat keputusan segera yang sifatnya perlu dan penting dilapangan.

“Saya mendengar dari Taslim, One Way di Kota Batu untuk mengurai penumpukan kendaraan antara perempatan karanglo sampai dengan pertigaan pendem, yang memang sejak era saya merupakan persoalan,” lanjutnya.

Namun meski sudah diputuskan dan ditetapkan 2 hari sebelum lebaran, pihak Ditlantas Polda Jatim baru melakukannya ketika melihat tingginya masyarakat yang mudik ke Jatim dan sangat mungkin membludak berlibur ke batu.

“Kemaren saya melintas disana, Alhamduliiah, Puji Tuhan, cess pleng. hehehe,” pungkas Royke menutup, obrolan. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Bugul Kidul Aktif Dampingi Petani, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Polresta Pasuruan – Peran aktif Bhabinkamtibmas Polsek Bugul Kidul Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur terus ditunjukkan melalui kegiatan sambang dan pendampingan kepada kelompok tani di wilayah Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan. Rabu (5/8/2016).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman, berdialog bersama para petani mengenai kondisi lahan serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani menjadi bentuk kepedulian Polri sekaligus memberikan semangat agar para petani terus mengoptimalkan pengelolaan lahan pertaniannya.

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya perawatan tanaman secara optimal guna meningkatkan hasil panen. Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, diharapkan setiap kendala yang dihadapi petani dapat segera dicarikan solusi bersama.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Pasuruan Kota dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui pendampingan kepada kelompok tani, kami ingin memperkuat sinergi dengan para petani agar produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Bhabinkamtibmas Polsek Bugul Kidul diharapkan terus menjadi mitra masyarakat dalam mendukung sektor pertanian, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang hadir memberikan manfaat nyata bagi warga.

 

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Patroli Dialogis Polsek Pohjentrek Sasar Pertokoan dan SPBU, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur terus mengintensifkan patroli dialogis dengan menyasar kawasan pertokoan dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Rabu (5/8/2026).

Patroli dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas serta berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi di sekitar pertokoan dan SPBU, sekaligus berdialog dengan pemilik toko, petugas SPBU, serta masyarakat guna memastikan kondisi keamanan tetap terjaga.

Selain itu, Polsek Pohjentrek juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, memperhatikan keamanan kendaraan maupun barang berharga, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukresna, S.H., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Patroli dialogis kami laksanakan secara rutin dengan menyasar lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan dan SPBU. Selain mencegah terjadinya tindak kriminalitas, kegiatan ini juga bertujuan mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Sukresna, S.H.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa untuk melaporkan setiap kejadian kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif guna menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading

Berita

Patroli Dini Hari Polsek Kraton, Antisipasi Kriminalitas di Jam Rawan

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur meningkatkan patroli dini hari dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Rabu (5/8/2026).

Patroli dilakukan pada jam-jam rawan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi kriminalitas, seperti pencurian, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Personel menyusuri ruas jalan, kawasan permukiman, serta objek-objek vital guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Selain melakukan patroli, personel Polsek Kraton juga melaksanakan sambang dialogis kepada petugas satuan pengamanan (satpam) di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Kraton menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar satpam senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengintensifkan patroli di lingkungan kerjanya, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh mengatakan bahwa patroli dini hari merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli dini hari kami laksanakan secara rutin dengan menyasar titik-titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Melalui patroli dan sambang kepada petugas keamanan, kami berharap situasi di wilayah Kecamatan Kraton tetap aman, kondusif, serta masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa nyaman,” ujar AKP Moch Soleh.

Patroli dini hari akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas, sehingga situasi keamanan di wilayah Kecamatan Kraton tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Continue Reading

Trending