Tuban – Selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman di setiap warga Tuban, Polisi RW dari Polsek Bancar jajaran Polres Tuban tampak berkunjung di lingkungan warga pesisir Tuban.
Ditemui di lokasi kunjungannya, Kapolsek Bancar AKP Budi Friyanto mengatakan, bahwa kegiatan sambang warga yang dilakukannya bersama anggota itu memang rutin dilaksanakan.
“Sambang warga rutin kita laksanakan untuk bebaur di tengah masyarakat sehingga perkembangan sitkamtibmas yang ada bisa kita pantau,”ujarnya, di pesisir pantura Tuban, Selasa (23/5).
AKP Budi Friyanto yang didampingi anggota Bhabinkamtibmas dan Polisi RW itu menjelaskan bahwa untuk kegiatan sambang kali ini pihaknya juga memberikan himbauan agar warga tetap meningkatkan kewaspadaanya terhadap kondisi cuaca yang ada.
“Sambil melakukan pemantauan atas situasi kamtibmas kami juga memberikan himbauan agar para nelayan atau warga pesisir tetap meningkatkan kewaspadaanya terhadap kondisi cuaca tiap harinya,”ujar AKP Budi.
Ia juga meminta kepada warga nelayan jika kondisi cuaca sedang angin kencang atau gelombang tinggi, agar tidak melaut.
Terkait dengan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban bahwa ada kemungkinan terjadinya banjir rob hampir di seluruh pesisir wilayah Kabupaten Tuban hingga 25 mei mendatang, pihaknya meminta warga tidak panik namun perlu waspada.
“Kami mengajak warga masyarakat tangguh bencana, selalu siap menghadapi bencana dengan pola – pola penyelamatan dan jalur – jalur evakuasi yang sudah dipersiapkan,”tutup AKP Budi.
Di tempat terpisah Kapolres Tuban AKBP Suryono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan himbauan tersebut dilakukan jajarannya agar warga utamanya para nelayan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan serta mampu menjaga diri saat beraktifitas di tengah laut.
“Sebagai bentuk antisipasi bersama terkait informasi dari BMKG kabupaten Tuban adanya banjir rob yang mungkin saja bisa berdampak warga di pesisir pantai maupun nelayan,”ujarnya.
Kapolres Tuban itu menegaskan dirinya sudah mengintruksikan kepada Polsek jajaran terutama yang wilayahnya terdapat garis pantai melalui para Kapolsek untuk selalu memberikan himbauan baik kepada warga maupun para Nelayan.
“Supaya warga maupun nelayan tidak panik namun tetap waspada, tujuannya untuk antisipasi terjadinya korban jiwa maupun materi,”tuturnya.
Sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, lanjut Kapolres Tuban sudah sepantasnya Polres Tuban mengantisiapasi lebih awal untuk meminimalisir situasi dan kondisi yang membuat warganya merasa tidak aman dan bahkan menjadi korban gangguan kamtibmas maupun bencana alam.
“Itu sebabnya, anggota di jajaran khususnya yang wilayahnya terdapat pesisir pantai, kita perintahkan untuk memberikan himbauan kepada warganya,”tutup Kapolres Tuban.
Selain memberikan himbauan agar menjaga keselamatan saat beraktifitas melaut, warga dan para nelayan juga diingatkan untuk memantau prakiraan cuaca yang di keluarkan oleh badan meteorologi,klimatologi dan geofisika (BMKG) melalui kanal kanal media sosial yang tersedia.
Untuk diketahui, Banjir rob secara khusus diartikan sebagai banjir yang diakibatkan oleh air laut yang menggenangi daratan yang lebih rendah.
Tetapi sebenarnya tidak terbatas pada banjir yang berakibat oleh air laut melainkan juga curah hujan tinggi di daratan yang menyebabkan air melambat mengalir ke laut yang hasilnya akan mengakibatkan air tertahan dalam waktu yang relatif lama di daratan pesisir pantai.
Seperti halnya yang terjadi pada Tahun 2022 lalu, fenomena banjir rob terjadi di Kabupaten Tuban yang mengakibatkan puluhan rumah warga yang berada di pesisir pantai terendam air laut.
Selain itu tingginya ombak tersebut juga berakibat rusaknya salah satu fasilitas olahraga (joging track) yang terletak di pantai mangrove kabupaten Tuban. (*)
Polresta Pasuruan – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan nyaman, personel Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan patroli blue light di wilayah hukumnya. Minggu dini hari (10/5/2026).
Patroli dilakukan pada jam-jam rawan dengan menyasar kawasan permukiman warga, pertokoan, jalur sepi, serta titik-titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu rotator biru diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat para pelaku kejahatan.
Selain melakukan patroli, personel Polsek Lekok juga melaksanakan dialogis bersama masyarakat yang ditemui saat kegiatan berlangsung. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah.
Polsek Lekok juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas maupun aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek Lekok, AKP Mawan, S.H., menyampaikan bahwa patroli blue light rutin dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga kondusifitas wilayah.
“Kegiatan patroli blue light dan dialogis ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.
Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Lekok tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng merampungkan program nasional renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.
Jembatan yang merupakan satu – satunya akses antar kecamatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan tampak rapuh karena faktor usia.
Selain itu, cat jembatan telah usang, sehingga diperlukan renovasi menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Melihat kondisi tersebut, Polres Madiun Polda Jatim bersama Pemerintah Desa Purworejo dan warga setempat bergotong-royong merenovasi jembatan tersebut.
Kini jembatan telah berdiri lebih kokoh, aman dan nyaman digunakan.
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan akses infrastruktur dan transportasi masyarakat.
“Alhamdulillah, renovasi jembatan ini dapat diselesaikan untuk mendukung mobilitas warga dan anak-anak sekolah,” kata AKBP Kemas usai meresmikan jembatan, Jumat (8/5/2026).
Ia mengatakan, Jembatan Merah Putih Presisi dengan panjang 40 meter dan lebar 1,2 meter ini menjadi jalur penghubung strategis antara Dusun Krapyak Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng dengan Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo serta Dusun Temboro Desa Buduran Kecamatan Wonoasri.
“Kami berharap mobilitas warga untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil bumi menjadi lebih mudah. Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga penghubung ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar AKBP Kemas.
Sementara itu, Kepala Desa Purworejo Sucipto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Madiun atas bantuan renovasi jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Madiun yang telah bergotong-royong bersama masyarakat sehingga jembatan yang sebelumnya rusak kini kembali baik dan layak digunakan,” kata Sucipto.
Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Polri tersebut, diharapkan konektivitas antar-wilayah semakin lancar, perekonomian masyarakat meningkat, serta mempererat sinergisitas Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*)
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Grati Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur meningkatkan kegiatan patroli malam minggu di wilayah Kecamatan Grati. Minggu pagi (10/5/2026.
Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Personel menyisir sejumlah titik rawan, jalur sepi, serta lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul para pemuda pada malam hari.
Selain melakukan patroli, Polsek Grati juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pemuda agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas maupun beristirahat pada malam akhir pekan.
Kapolsek Grati, AKP Prasetyo, S.H., menyampaikan bahwa patroli malam minggu akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Kami terus meningkatkan patroli malam minggu untuk mencegah aksi balap liar serta gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi tindak pelanggaran maupun kriminalitas,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan ataupun mengganggu ketertiban umum.
Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Grati tetap aman, tertib, dan kondusif.