KOTA MALANG – Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Diah Natalisa meresmikan pembangunan tiga gedung milik Polresta Malang Kota, Sabtu ( 16/9).
Diah Natalisa bersama Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Jatim, Kombes Pol Deny Heryanto didampingi Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto dan Wali Kota Malang meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung tersebut.
Selain meresmikan pembangunan tiga gedung baru, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB juga meresmikan Kantor Pelayanan Terpadu Sarja Arya Racana Polresta Malang Kota.
Di dalam kantor pelayanan terpadu Sarja Arya Racana tersebut, sudah tersedia berbagai layanan seperti SKCK, perizinan, dan perpanjangan SIM.
Selain itu, juga sudah dilengkapi dengan mesin EDC, sehingga biaya SKCK Rp 30 ribu yang merupakan PNBP langsung masuk ke dalam kas negara.
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa mengapresiasi langkah yang dilakukan Polresta Malang Kota dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat.
“Kami melihat, Polresta Malang Kota ini terus meningkatkan layanan serta sarana prasarana untuk kelompok rentan. Dan kami juga melihat, ada kolaborasi yang bagus antara Pemkot Malang dan Polresta Malang Kota bersama-sama dengan instansi lainnya dalam mewujudkan pelayanan publik,” ungkap Diah Natalisa.
Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, ketiga gedung baru itu difungsikan sebagai gedung Sat Samapta, Sat Reskrim dan area parkir.
Anggaran pembangunan tiga gedung ini kata Kombes Budi Hermanto berasal dari anggaran hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang senilai Rp 6,5 miliar.
“Target pembangunan yaitu 106 hari, dan pada 14 Desember sudah harus diserahterimakan ke kami,” kata Kombes Budi Hermanto.
Adapun pembangunan tiga gedung ini adalah upaya Polresta Malang Kota memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,
Pria yang akrab disapa BuHer ini juga menjelaskan desain dari tiga gedung baru tersebut.
“Tentunya, dalam pembangunan ini memperhatikan sarana prasana untuk kelompok rentan seperi guiding block dan pegangan tangan (handrail),” jelas Kombes Budi Hermanto.
Untuk gedung Sat Samapta dibuat bertingkat dimana pada bagian bawahnya terdapat garasi kendaraan taktis termasuk 7 kandang anjing K-9 yang telah dilengkapi saluran pembuangan tersendiri.
Sementara untuk gedung parkir pada bagian bawahnya digunakan sebagai garasi bus dan truk logistik, sedangkan diatasnya parkiran sepeda motor yang dapat menampung hingga 100 motor baik anggota maupun masyarakat.
Di waktu yang sama Wali Kota Malang, Sutiaji berharap, pembangunan tersebut nantinya dapat berkontribusi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat oleh Polresta Malang Kota.
“Komponen negara ini salah satunya adalah Polresta Malang Kota. Tentunya, pembangunan ini bisa bermanfaat. Tujuannya seperti dalam sila kelima Pancasila, bagaimana kita bisa melaksanakan dengan baik dalam melayani masyarakat,” ungkap Sutiaji.(*)
Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Gejugjati, Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota turun langsung ke sawah untuk mendampingi petani pada Selasa, 18 Agustus 2026, di lahan sawah yang terletak di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lahan dan tanaman padi serta berdialog dengan para petani mengenai perkembangan dan perawatan tanaman. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah hamparan sawah diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk terus mengoptimalkan pengelolaan lahan hingga masa panen.
Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga kondisi lingkungan persawahan, termasuk memperhatikan tanaman, saluran pengairan, serta keamanan lahan. Petani diimbau untuk terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kendala maupun potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas pertanian.
Kapolsek Lekok AKP H. Mawan Budi P. mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan. “Kami akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk hadir dan mendampingi para petani di wilayahnya. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan sehingga turut memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKP H. Mawan Budi P.
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan. Polsek Lekok berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan kepada para petani serta mendorong terciptanya sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
GRESIK — Dalam semangat menyambut dan memperingati HUT Republik Indonesia ke-81, Satuan Penyelenggaraan Administrasi (Satpas) Polres Gresik Polda Jatim memberikan kejutan spesial untuk masyarakat.
Satlantas Polres Gresik resmi membuka program Biaya Penerbitan SIM Gratis bagi 17 pemohon SIM yang memiliki tanggal lahir 17 Agustus, sejak Sabtu (15/8/2026).
Program ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin bersama Baur Satpas Polres Gresik Aiptu Mardianto saat memberikan himbauan kepada masyarakat di Satpas Gresik.
“Ini bentuk apresiasi kami kepada warga Gresik yang lahir di tanggal bersejarah 17 Agustus. Kami sediakan 17 kuota SIM gratis, sebagai simbol 17 Agustus. Semoga ini menjadi kado kemerdekaan yang bermanfaat,” ujar AKP Nur Arifin, Selasa (18/8/2026).
Kasatlantas Polres Gresik menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 Tahun 2026 dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Selain meringankan biaya, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan memiliki SIM yang sah.
AKP Nur Arifin menambahkan, pelayanan di Satpas tetap mengutamakan prosedur dengan tetap memberlakukan ujian bagi pemohon SIM.
“Gratis biaya penerbitan, tapi tes tetap harus sesuai standar. Tujuannya agar pemilik SIM benar-benar kompeten dalam berkendara,” tegas AKP Nur Arifin.
Langkah Satlantas Polres Gresik ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak yang menilai program ini unik, menyentuh, dan membangkitkan rasa bangga sebagai warga Indonesia di bulan kemerdekaan. (*)
JAKARTA — Polda Metro Jaya mengirim 12 truk bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Keberangkatan bantuan dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri sekitar pukul 12.30 WIB.
Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, antara lain air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, minuman siap saji, makanan ringan, selimut dan sarung, alas tidur, serta terpal plastik berbagai ukuran.
“Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Komjen Asep Edi Suheri.
Usai dilepas, seluruh logistik dibawa menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.
“Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Kombes Budi Hermanto.
Pengiriman bantuan berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” tambah Kombes Budi Hermanto.