Connect with us

Berita

Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara di Pamekasan

Published

on

PAMEKASAN – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs Imam Sugianto,M.Si didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IV di Pamekasan, Rabu (15/5/2024).

Rumah Sakit Bhayangkara yang sudah menyiapkan 15 orang Dokter yang berkompeten dan akan menjadi rujukan se Madura raya tersebut terletak di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan,

Kapolda Jatim mengatakan pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan ini dibangun secara bertahap.

Untuk tahap pertama diharapkan bisa selesai pada bulan Desember 2024 dan tahun 2025 diharapkan RS Bhayangkara Pamekasan bisa di operasionalkan.

“Rumah Sakit ini dibangun di tanah seluas 33 ribu meter dan luas bangunan 2830 meter persegi,” kata Kapolda Jatim di Pamekasan.

Kapolda menambahkan, nantinya di RS Bhayangkara di Pamekasan ada beberapa jenis layanan kesehatan yang belum ada di RS Umum Daerah di Madura, seperti penyakit dalam, bedah maupun yang lain.

“Ini untuk mendukung warga masyarakat Madura dan anggota Polri di Polres jajaran yang ada di Madura agar tidak berobat jauh jauh ke Surabaya,”ungkap Irjen Imam.

Kapolda Jatim juga menyebut, nantinya Bupati Pamekasan serta jajaran Forkopimda akan mendukung penuh sehingga peningkatan kualitas kesehatan warga Madura bisa ditingkatkan.

Masih kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, untuk tenaga medis ada 15 dokter, 44 para medis bidan dan apoteker.

Saat ini Polda Jatim memiliki 9 RS di Jawa Timur yang untuk sementara nanti tenaga ahli akan dikirim ke RS Bhayangkara Pamekasan setiap 3 bulan secara bergantian dari RS Bhayangkara yang lain.

“Ini untuk melakukan pelayanan sekaligus adanya dokter spesialis,”ujar Irjen Imam.

Kapolda Jatim mengungkapkan dengan dukungan alat medis yang memadai bisa mengangkat status RS Bahyangkara Pamekasan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga masyarakat di Madura.

“Nantinya pembangunan RS Bhayangkara di Pamekasan ini diharapkan bisa menjadi role model RS yang ada di Madura dan dapat untuk menjadi RS rujukan di wilayah Madura, ” tutup Irjen Pol Imam Sugianto.

Sebagai informasi, pada prosesi peletakan batu pertama Pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan ini, Kapolda Jatim beserta rombongan disambut Bupati Pamekasan serta Forkopimda Kabupaten Pamekasan. (*)

Berita

Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya

Published

on

*Intan Jaya, Papua Tengah* – Bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik bersenjata di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Penyaluran bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan trauma healing sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) itu dilaksanakan di posko pengungsian yang menampung warga dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa. Kegiatan dipimpin Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel Satgas Ops Damai Cartenz dan tokoh agama setempat.

Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak konflik.

Selain menyerahkan bantuan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz juga melaksanakan kegiatan trauma healing dan ramah tamah bersama para pengungsi. Pendekatan humanis tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang terdampak situasi konflik.

Mewakili masyarakat pengungsi, Tokoh Agama Agisiga, Pdt. Ones Mirip, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak konflik.

“Atas nama Pengungsi dan masyarakat yang bergabung tinggal di tempat ini, kami mengucapakn terimakasih atas bantuan bama yang telah diberikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.

“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal,” kata Kaops.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

“Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif,” tegas Wakaops.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung upaya pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik.

Continue Reading

Berita

Polres Probolinggo Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Dalam Sumur, Dua Tersangka Diamankan

Published

on

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan jenazah seorang perempuan di dalam sumur yang berada di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi, korban diketahui berinisial SM (24), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

“Sementara itu, Dua orang tersangka yang kami amankan masing-masing berinisial RF dan HD, keduanya merupakan warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo”, ungkap AKBP Latif, Sabtu (4/7/2026)

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah cincin milik korban, satu buah pengikat rambut milik korban, dua unit telepon genggam milik para tersangka, satu jaket berbahan denim, serta satu unit sepeda motor milik tersangka.

Kapolres Probolinggo menambahkan Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu, 30 Mei 2026.

“Korban berkenalan dengan tersangka melalui aplikasi pertemanan daring dan kemudian berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp hingga sepakat bertemu di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo”, ujar AKBP Latif.

Saat pertemuan berlangsung, tersangka RF mengajak korban dengan alasan akan dikenalkan kepada orang tuanya. Namun, korban justru dibawa menuju kawasan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

Di tengah perjalanan, tersangka RF menghentikan kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Setelah kejadian tersebut, jasad korban ditinggalkan sementara di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, kedua tersangka berupaya menghilangkan barang bukti dengan merusak sepeda motor milik korban”, kata AKBP Latif.

Pada keesokan harinya, Minggu (31/5/2026), sepeda motor korban dibuang ke sungai di wilayah Desa Randu Merak, Kecamatan Paiton. Selain itu, telepon genggam dan pakaian milik korban juga dibakar oleh para tersangka.

Selanjutnya, kedua tersangka kembali ke lokasi kejadian dan membuang jenazah korban ke dalam sebuah sumur yang berada di lahan sengon di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

“Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah pada Jumat, 3 Juli 2026, seorang pekerja kebun mencium aroma tidak sedap dari sekitar lokasi dan menemukan jenazah di dalam sumur”, terang AKBP Latif.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa motif tindak pidana tersebut adalah keinginan pelaku untuk menguasai barang-barang milik korban.

Selain itu, diketahui salah satu tersangka, yakni RF, merupakan residivis dalam perkara pencurian yang pernah diproses di wilayah hukum Polsek Besuk.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal-pasal yang dipersangkakan sesuai hasil penyidikan yang sedang didalami oleh penyidik.

Polres Probolinggo menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Continue Reading

Berita

Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

Published

on

Makassar – Densus 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada masyarakat di kawasan Car Free Day Boulevard, Kota Makassar, Minggu (5/7).

Kegiatan yang dipimpin Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, S.I.K., M.H., ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta mencegah berkembangnya paham radikal dan perilaku bullying di lingkungan sosial.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgaswil Sulawesi Selatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati.

Masyarakat juga diajak berpartisipasi menyampaikan komitmennya melalui penandatanganan banner bertuliskan “Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism” sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan bebas dari paham kekerasan.

Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, mengatakan bahwa pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, terorisme, maupun bullying yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Kombes Pol. Agung N. Masloman.

Ia menambahkan, ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara humanis.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kampanye dan berinteraksi dengan personel Densus 88 AT Polri. Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.

Continue Reading

Trending