Connect with us

Berita

Patroli Satsamapta Polres Pasuruan Kota Sosialisasi di SMP Negeri 11 Pasuruan, Raih Prestasi dan Hindari Pergaulan Bebas

Published

on

whatsapp image 2024 10 19 at 17.45.58 9ce90531

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak, Unit Patroli Satsamapta Polres Pasuruan Kota mengadakan kegiatan sosialisasi di SMP Negeri 11 Pasuruan dengan tema (Raih Prestasi, Hindari Pergaulan Bebas). Kegiatan ini bertujuan untuk membina siswa agar memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan, serta memotivasi mereka untuk meraih prestasi tanpa terjebak dalam pergaulan bebas. Sabtu(19/10/2024)

Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 lebih siswa, didampingi oleh para guru dan kepala sekolah. Aiptu Bambang Hadi anggota unit patroli Satsamapta Polres Pasuruan Kota, yang memimpin sosialisasi, menyampaikan materi tentang pentingnya sekolah ramah anak yang bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dalam aspek moral, karakter, dan mental.

“Konsep sekolah ramah anak yang harus memastikan bahwa setiap siswa merasa aman, dihargai, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun mental. Sekolah, kata dia, memiliki peran sentral dalam mendukung perkembangan anak agar mereka tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga berkembang dengan karakter yang baik.” Ucap Aiptu Bambang.

“Pergaulan bebas saat ini menjadi tantangan besar bagi remaja. Lingkungan luar yang tidak sehat dapat menjadi pengaruh buruk bagi perkembangan diri siswa. Oleh karena itu, kami hadir untuk mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan, menghindari tindakan yang dapat merusak masa depan seperti narkoba, tawuran, bullying, dan tindakan kriminal lainnya.” Ujar Aiptu Bambang.

whatsapp image 2024 10 19 at 17.45.57 07812d10

Selain memberikan pemahaman tentang dampak negatif dari pergaulan bebas, petugas juga memaparkan beberapa cara bagi siswa untuk menghindarinya, antara lain dengan lebih selektif dalam memilih teman, mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, serta selalu berkomunikasi dengan orang tua dan guru apabila mengalami masalah atau tekanan dari lingkungan pergaulan.

“Kami juga menekankan bahwa setiap siswa memiliki potensi untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Namun, untuk mencapai prestasi tersebut, siswa harus menjaga disiplin, belajar dengan giat, dan menghindari hal-hal yang dapat menghambat perkembangan diri, seperti penggunaan gadget berlebihan, malas belajar, serta terlibat dalam aktivitas yang tidak bermanfaat.” Ucap Aiptu Bambang.

“Kami mengajak adik-adik untuk terus mengejar mimpi dan cita-cita. Fokuslah pada pendidikan, ikuti kegiatan positif seperti olahraga, seni, atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya yang dapat mendukung bakat dan minat kalian. Hindari pergaulan yang bisa membawa pada hal-hal negatif, karena sekali terjerumus, akan sulit untuk bangkit.” Tambah Aipda Bambang.

whatsapp image 2024 10 19 at 17.47.37 65a0460b

Kepala SMP Negeri 11 Pasuruan Ibu Panca Setia Iriani, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Pasuruan Kota. Ia menilai bahwa sosialisasi ini sangat penting dalam membimbing siswa agar lebih waspada terhadap bahaya pergaulan bebas, sekaligus memberikan motivasi kepada mereka untuk terus meraih prestasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Pasuruan Kota, khususnya Unit Patroli Satsamapta, yang telah hadir di sekolah kami untuk memberikan pembinaan kepada siswa. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang buruk dan dapat fokus pada pendidikan mereka.” Ucap Ibu Panca Setia Iriani.

Di akhir kegiatan, Polres Pasuruan Kota bersama pihak sekolah dan para siswa menyatakan komitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, serta mendukung terciptanya sekolah yang ramah anak dan bebas dari pergaulan bebas. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa SMP Negeri 11 Pasuruan dan menciptakan generasi muda yang berprestasi dan bermoral baik.

Dengan adanya sosialisasi ini, Unit Patroli Satsamapta Polres Pasuruan Kota berharap agar semakin banyak sekolah yang menerapkan konsep sekolah ramah anak dan secara aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah serta mencegah pengaruh buruk dari pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan anak-anak.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Hari Bhayangkara ke – 80, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi untuk Masyarakat di Bringin

Published

on

NGAWI – Kepedulian Polres Ngawi Polda Jatim terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui penyediaan akses air bersih.

Hal itu ditandai dengan diresmikannya Sumur Bor Presisi di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga.

Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga Desa Gandong yang kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa kehadiran Sumur Bor Presisi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

“Semoga Sumur Bor Presisi ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi berkah bagi warga Desa Gandong, khususnya saat menghadapi musim kemarau,”ujar AKBP Prayoga, Jumat (3/7/2026).

Ia menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

Masyarakat menyambut baik peresmian fasilitas tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Ngawi yang telah membantu menyediakan sumber air bersih bagi warga.

Diharapkan, keberadaan Sumur Bor Presisi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

“Alhamdulillah, terima kasih Polres Ngawi,” kata Sutik (50) salah satu warga Bringin, penerima manfaat sumur bor presisi. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Bondowoso Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Curahpoh di Hari Bhayangkara – ke 80

Published

on

BONDOWOSO – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menggelar Bakti Sosial berupa pembagian beras SPHP secara gratis kepada masyarakat Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jumat (3/7/2026).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurut AKBP Aryo, hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat.

“Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat, seperti hari ini kami wujudkan dengan berbagi untuk warga di Curahpoh ,” ujar AKBP Aryo.

Sementara itu, Kepala Desa Curahpoh Ny. Lutfiah menyampaikan terima kasih kepada Polres Bondowoso dan Polsek jajarannya dalam hal ini Polsek Curahdami.

Menurutnya bantuan kepada warga Curahpoh adalah wujud hadirnya Kepolisian yang peduli akan kesejahteraan warganya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami dan atas nama warga Desa Curahpoh saya menghaturkan terima kasih kepada Bpk Kapolres,Bpk Kapolsek dan adik-adik mahasiswa KKN IAIN Jember yang sudah membantu,” ungkap Kepala Desa Curahpoh.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bondowoso, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bondowoso, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, Kepala Desa Curahpoh Ibu Lutfiah, serta mahasiswa IAIN Jember yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. (*)

Continue Reading

Berita

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Published

on

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Continue Reading

Trending