Connect with us

Berita

Masa Pilkada 2024 Yang Makin Dekat, Personel Polsek Bugul Kidul Tingkatkan Giat Patroli Guna Wujudkan Situasi Yang Kondusif.

Published

on

img 20241021 wa0012
img 20241021 wa0012

Polresta Pasuruan – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2024, suasana politik di berbagai daerah semakin dinamis. Tak terkecuali di wilayah Bugul Kidul, Kota Pasuruan, di mana Kepolisian setempat mulai meningkatkan intensitas patroli guna memastikan situasi keamanan yang tetap kondusif, Senin (21/10/2024).

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seiring meningkatnya suhu politik menjelang Pilkada. Kepolisian Sektor (Polsek) Bugul Kidul, melalui Kapolsek Kompol Masykur, S.H., M.H., menyatakan bahwa peningkatan giat patroli menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga stabilitas wilayah.

“Kami memahami bahwa mendekati masa Pilkada, tensi politik kerap meningkat. Oleh karena itu, Polsek Bugul Kidul mengambil langkah antisipatif dengan menambah intensitas patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan,” ujar Kompol Masykur saat dikonfirmasi.

Patroli yang dilakukan Polsek Bugul Kidul tidak hanya berfokus pada titik-titik strategis, seperti kantor penyelenggara pemilu, posko-posko pemenangan calon, dan tempat umum yang ramai, tetapi juga mencakup pemukiman warga untuk memastikan bahwa situasi di masyarakat tetap aman dan tenteram. Selain itu, patroli dilakukan siang dan malam hari guna mencegah potensi gangguan yang mungkin terjadi, baik dalam bentuk provokasi massa, penyebaran informasi palsu (hoaks), maupun potensi konflik antara pendukung pasangan calon.

Kapolsek menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas selama proses Pilkada. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Jika ada informasi mencurigakan, segera laporkan kepada petugas. Kami hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat,” tambah Kompol Masykur.

img 20241021 wa0010
img 20241021 wa0010

Selain meningkatkan patroli, Polsek Bugul Kidul juga aktif melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan selama masa Pilkada. Petugas Kepolisian kerap menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat, pemuda, dan para pemimpin komunitas untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh juga diajak untuk berperan aktif dalam meredam tensi politik di tengah masyarakat, sehingga perbedaan pilihan politik tidak memicu konflik horizontal. Warga di wilayah Bugul Kidul pun merespons positif langkah yang diambil oleh Kepolisian setempat.

Ahmad, salah seorang tokoh masyarakat setempat, menyatakan dukungannya terhadap upaya Polsek Bugul Kidul. “Kami merasa aman dengan adanya peningkatan patroli ini. Semoga dengan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, Pilkada 2024 dapat berjalan dengan damai dan aman,” ujarnya.

Kota Pasuruan, yang termasuk salah satu daerah dengan persaingan politik yang cukup sengit, memang membutuhkan perhatian ekstra menjelang Pilkada. Banyak pihak yang terlibat dalam proses demokrasi ini, mulai dari calon kepala daerah, tim sukses, hingga warga yang memiliki hak pilih. Di tengah atmosfer politik yang kian memanas, kehadiran aparat Kepolisian diharapkan mampu menjadi penyeimbang dan penjaga keamanan agar tidak terjadi eskalasi konflik.

Sementara itu, Bawaslu Kota Pasuruan juga bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara. Koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait diharapkan dapat mencegah munculnya tindakan-tindakan anarkis atau intimidasi terhadap masyarakat.

Di sisi lain, Kompol Masykur, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polsek Bugul Kidul akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi selama proses Pilkada, termasuk tindakan-tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. “Kami tidak akan ragu untuk menegakkan hukum jika ada yang mencoba merusak proses demokrasi ini. Pilkada harus berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan kami akan memastikan hal itu,” tegasnya.

Dengan giat patroli yang semakin intens, disertai kerja sama yang solid antara aparat keamanan, penyelenggara pemilu, serta masyarakat, diharapkan pelaksanaan Pilkada 2024 di Bugul Kidul dan Kota Pasuruan secara keseluruhan dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif. Polsek Bugul Kidul, melalui pendekatan preventif dan responsifnya, terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas di wilayahnya hingga proses Pilkada selesai dan terpilihnya pemimpin yang diinginkan masyarakat.

By Humas Bglkdl.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polwan Polres Ngawi Gandeng Da’i Kamtibmas Edukasi Santri Cegah Perilaku Kekerasan

Published

on

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur menerjunkan Polisi Wanita (Polwan) turun ke Pondok Pesantren ( Ponpes) memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para santri.

Kali ini para Srikandi Bhayangkara Polres Ngawi menyasar Pondok Pesantren Baitul Akbar Ngawi, Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasi Humas Polres Ngawi, Iptu Dian Ambarwati mengatakan Polres Ngawi Polda Jatim juga menggandeng Da’i Kamtibmas untuk memberikan edukasi kepada para santri di Pondok Pesantren.

Adapun materi yang disampaikan untuk para santri di Ponpes Baitul Akbar kali ini tentang pentingnya perlindungan anak dan perempuan serta tata tertib berlalu lintas.

Pada kegiatan tersebut, para peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan seputar pencegahan kekerasan seksual, perlindungan anak dan perempuan, serta etika berlalu lintas.

“Edukasi seperti ini penting agar para santri memiliki pengetahuan dan keberanian untuk melindungi diri maupun orang di sekitarnya,” ujar Iptu Dian, Rabu (12/8/2026).

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam memberikan perlindungan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin membangun kesadaran sejak dini mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, upaya pencegahan, serta keberanian untuk melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan,” ungkap Iptu Dian.

Ia menambahkan, edukasi mengenai tertib berlalu lintas juga diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab ketika beraktivitas di jalan raya.

“Kami berharap pesan yang disampaikan tidak berhenti di lingkungan pesantren, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disampaikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” pungkas Iptu Dian. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Blitar Kota Edukasi Warga dan Pasang Banner Cegah Karhutla di Lereng Gunung Pegat

Published

on

KOTA BLITAR – Polres Blitar Kota Polda Jatim terus menggencarkan langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.

Salah satu upaya dilakukan dengan memasang banner imbauan dan larangan pembakaran lahan di kawasan lereng Gunung Pegat, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (11/08/2026).

Selain memasang banner, personel Polres Blitar Kota juga melaksanakan patroli di sekitar kawasan tersebut.

Patroli dilakukan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kerawanan kriminalitas.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui Kasihumas AKP Sjamsul Anwar mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian menyikapi meningkatnya potensi kejadian karhutla.

“Menyikapi perkembangan kejadian karhutla yang akhir-akhir ini terjadi, Polres Blitar Kota gencar turun ke lapangan untuk memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar AKP Sjamsul Anwar.

Menurutnya, banner imbauan dan larangan pembakaran lahan dipasang di dua titik, yakni kawasan lereng Gunung Pegat wilayah Desa Kebonduren dan Desa Kawedusan.

Pemasangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan.

Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar kawasan lereng Gunung Pegat, diingatkan untuk tidak membakar sampah, semak belukar maupun lahan.

Terlebih, kondisi lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko api merembet dan memicu kebakaran yang lebih luas.

Selain sebagai upaya pencegahan karhutla, patroli juga menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ponggok agar tetap aman dan kondusif.

Polres Blitar Kota mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Warga yang mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran bisa lapor melalui call center 110 bebas pulsa agar segera kami tindaklanjuti,” pungkas AKP Sjamsul Anwar.

Melalui pemasangan banner, edukasi, dan patroli secara berkelanjutan, Polres Blitar Kota berkomitmen melakukan pencegahan sejak dini guna meminimalkan potensi karhutla serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. (*)

Continue Reading

Berita

Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi

Published

on

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.

“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.

Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.

Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.

Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.

“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.

“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.

Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Continue Reading

Trending