Connect with us

Berita

Respon Cepat Polres Pasuruan Kota Tangani Laka Lantas di Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo

Published

on

whatsapp image 2024 10 21 at 18.32.19 (1)

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota bersama Sat PJR Polda Jatim, Jasa Raharja, dan Rumah Sakit Umum Grati menunjukkan respons cepat dalam menangani kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol Probolinggo – Pasuruan KM 814. Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Travel Elf dengan nomor polisi M 7419 UA yang dikemudikan oleh M. Adi Senin (21/10/2024) dini hari.

Kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan dari Situbondo menuju Madura, membawa 11 penumpang. Diduga akibat mengantuk, M. Adi kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui. Setelah menabrak kendaraan tersebut, Elf tersebut juga menabrak pembatas jalan tol (Guard Rail).

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, dan segera memicu tindakan dari pihak Kepolisian dan layanan darurat. Tim Polres Pasuruan Kota bersama Sat PJR Polda Jatim segera menuju lokasi kejadian untuk mengatur arus lalu lintas dan melakukan evakuasi. Jasa Raharja juga hadir untuk memberikan bantuan kepada para penumpang dan pengemudi yang terlibat.

Rumah Sakit Umum Grati telah menyiapkan tim medis untuk menangani korban yang mengalami luka-luka. Semua penumpang dalam kendaraan Elf langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

whatsapp image 2024 10 21 at 18.32.19

Pada kesempatannya, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin S.I.K.,M.M menjelaskan, info terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekira pukul 00.30 tadi pagi di KM 814 ruas jalan tol Probolinggo – Pasuruan di mana akibat dari kecelakaan tersebut menyebabkan empat orang meninggal di TKP dan satu orang meninggal di rumah sakit dengan total korban seluruhnya ada 12 orang termasuk sopir. Selain dari yang meninggal saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi luka ringan dan Luka berat.

“Dari data-data yang kami kumpulkan, kami temukan di lapangan bahwa kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni jenis Elf nopol M 7419 UA kendaraan ini mengangkut penumpang dari keterangan sanksi-saksi bergerak dari Situbondo menuju ke Madura. diperkirakan antara gerbang tol sampai dengan TKP sekitar 28 menit dengan jarak yang ditempuh kurang lebih sekitar 38 KM dengan perhitungan sementara jarak yang ditempuh dengan waktu tempuh kecepatan masih batas normal di bawah 100 km/jam.” Jelas Dirlantas Polda Jatim.

Kombes Pol Komarudin menambahkan, dari fakta-fakta yang di temukan juga di TKP dengan kerusakan kendaraan elf dimana ada kerusakan cukup parah di bagian depan yang diduga kendaraan tersebut sebelum berada pada posisi akhir menabrak Guard Rail terlebih dahulu ada mendapatkan benturan yang diduga kendaraan di depannya yang sampai saat ini masih terus dilakukan penyelidikan pendalaman diduga kendaraan besar jenis truk yang saat ini juga masih kami lakukan pencarian, yang dibuktikan dengan beberapa benda yang ada di TKP seperti pecahan lampu bagian belakang yang diduga juga itu lampu dari kendaraan besar atau berjenis truck.

whatsapp image 2024 10 21 at 18.32.19 (2)

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. menyampaikan, untuk saat ini, korban meninggal dunia sudah diambil oleh keluarga dan yang mengalami luka-luka masih berada di rumah sakit menjalani perawatan.

“Sampai saat ini, kami Polres Pasuruan Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi.” Pungkas AKBP Davis Busin Siswara.

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, terutama bagi pengemudi jarak jauh. Melalui Operasi Zebra Semeru 2024 Polres Pasuruan Kota mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi mengantuk dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polwan Polres Ngawi Gandeng Da’i Kamtibmas Edukasi Santri Cegah Perilaku Kekerasan

Published

on

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur menerjunkan Polisi Wanita (Polwan) turun ke Pondok Pesantren ( Ponpes) memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para santri.

Kali ini para Srikandi Bhayangkara Polres Ngawi menyasar Pondok Pesantren Baitul Akbar Ngawi, Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasi Humas Polres Ngawi, Iptu Dian Ambarwati mengatakan Polres Ngawi Polda Jatim juga menggandeng Da’i Kamtibmas untuk memberikan edukasi kepada para santri di Pondok Pesantren.

Adapun materi yang disampaikan untuk para santri di Ponpes Baitul Akbar kali ini tentang pentingnya perlindungan anak dan perempuan serta tata tertib berlalu lintas.

Pada kegiatan tersebut, para peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan seputar pencegahan kekerasan seksual, perlindungan anak dan perempuan, serta etika berlalu lintas.

“Edukasi seperti ini penting agar para santri memiliki pengetahuan dan keberanian untuk melindungi diri maupun orang di sekitarnya,” ujar Iptu Dian, Rabu (12/8/2026).

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam memberikan perlindungan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin membangun kesadaran sejak dini mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, upaya pencegahan, serta keberanian untuk melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan,” ungkap Iptu Dian.

Ia menambahkan, edukasi mengenai tertib berlalu lintas juga diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab ketika beraktivitas di jalan raya.

“Kami berharap pesan yang disampaikan tidak berhenti di lingkungan pesantren, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disampaikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” pungkas Iptu Dian. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Blitar Kota Edukasi Warga dan Pasang Banner Cegah Karhutla di Lereng Gunung Pegat

Published

on

KOTA BLITAR – Polres Blitar Kota Polda Jatim terus menggencarkan langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.

Salah satu upaya dilakukan dengan memasang banner imbauan dan larangan pembakaran lahan di kawasan lereng Gunung Pegat, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (11/08/2026).

Selain memasang banner, personel Polres Blitar Kota juga melaksanakan patroli di sekitar kawasan tersebut.

Patroli dilakukan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kerawanan kriminalitas.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui Kasihumas AKP Sjamsul Anwar mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian menyikapi meningkatnya potensi kejadian karhutla.

“Menyikapi perkembangan kejadian karhutla yang akhir-akhir ini terjadi, Polres Blitar Kota gencar turun ke lapangan untuk memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar AKP Sjamsul Anwar.

Menurutnya, banner imbauan dan larangan pembakaran lahan dipasang di dua titik, yakni kawasan lereng Gunung Pegat wilayah Desa Kebonduren dan Desa Kawedusan.

Pemasangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan.

Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar kawasan lereng Gunung Pegat, diingatkan untuk tidak membakar sampah, semak belukar maupun lahan.

Terlebih, kondisi lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko api merembet dan memicu kebakaran yang lebih luas.

Selain sebagai upaya pencegahan karhutla, patroli juga menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ponggok agar tetap aman dan kondusif.

Polres Blitar Kota mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Warga yang mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran bisa lapor melalui call center 110 bebas pulsa agar segera kami tindaklanjuti,” pungkas AKP Sjamsul Anwar.

Melalui pemasangan banner, edukasi, dan patroli secara berkelanjutan, Polres Blitar Kota berkomitmen melakukan pencegahan sejak dini guna meminimalkan potensi karhutla serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. (*)

Continue Reading

Berita

Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi

Published

on

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.

“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.

Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.

Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.

Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.

“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.

“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.

Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Continue Reading

Trending