Connect with us

Berita

Polres Nganjuk Dorong Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung dan Budidaya Ikan di Lahan 12,2 Hektare

Published

on

gambar whatsapp 2024 11 12 pukul 14.14.05 e31e5fd2
gambar whatsapp 2024 11 12 pukul 14.14.05 e31e5fd2

NGANJUK – Upaya turut mewujudkan ketahanan pangan Nasional, Polres Nganjuk, Polda Jawa Timur menggelorakan Swasembada pangan.

Berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Perhutani dan seluruh stakeholder dan warga masyarakat, Polres Nganjuk Polda Jatim mengolah lahan seluas 12,2 hektar.

Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H mengatakan lahan tersebut telah diolah dengan penyebaran benih jagung secara serentak.

AKBP Siswantoro menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas penyediaan lahan seluas 10 hektare serta Dinas Pertanian sebagai penyedia benih jagung jenis MTTKS 24.

“Penanaman juga dilakukan di lahan seluas 2,2 hektare di 20 polsek jajaran, sehingga total lahan yang ditanami jagung mencapai 12,2 hektare,” ujar AKBP Siswantoro, Selasa (12/11).

Untuk lahan 10 hektar tersebut kata Kapolres Nganjuk berada di petak 33 A RPH Lengkonglor BKPH Krondong KPH Jombang, Dusun Dance, Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.

Ia menegaskan penanaman jagung ini juga melibatkan partisipasi masyarakat dan dukungan dari Perhutani, Dinas Pertanian dan Forkopimcam Ngluyu serta seluruh kepala desa se kecamatan Ngluyu.

“Terimakasih kepada Bapak ADM Perhutani , Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Forkopimcam Ngluyu dan kepala desa se kecamatan Ngluyu, yang juga telah turut berperan dalam menggelorakan swasembada pangan demi terwujudnya ketahanan pangan Nasional,” ungkap AKBP Siswantoro.

Kapolres Nganjuk Polda Jatim menyebut, kegiatan ini sejalan dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Asta Cita, yang bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan di seluruh Indonesia.

Selain penyebaran benih jagung, Polres Nganjuk Polda Jatim juga melakukan penyemaian bibit ikan lele dan nila di kolam-kolam yang telah disiapkan di Polsek Baron, Patianrowo, Sawahan, dan Lengkong serta kantor satuan Lalu lintas.

“Kami melibatkan warga setempat untuk ikut serta dalam proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen jagung dan budidaya ikan ini,” ungkap AKBP Siswantoro.

Melalui partisipasi masyarakat, Polres Nganjuk Polda Jatim berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Polres Nganjuk jajaran Polda Jatim ini berkomitmen untuk terus menerapkan inovasi dan teknologi dalam rantai pasok jagung, mulai dari penanaman hingga distribusi.

‘Harapannya, langkah-langkah ini dapat memperkuat kemandirian pangan di Nganjuk serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas AKBP Siswantoro. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Cegah Karhutla, Polres Ponorogo Perketat Pengawasan di Kawasan Hutan

Published

on

PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur secara intensif memperketat pengawasan dan menggalakkan langkah preventif untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Kabupaten Ponorogo.

Langkah taktis ini diambil mengingat wilayah Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu daerah prioritas rawan titik panas (hotspot) di Jawa Timur pada puncak musim kemarau.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen instansi dan lapisan masyarakat.

AKBP Andin mengatakan, Polres Ponorogo Polda Jatim juga telah menggelar koordinasi lintas sektoral bersama jajaran Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Ponorogo), dan Dinas Lingkungan Hidup guna mematangkan pemetaan serta respons cepat penanganan titik api.

“Sinergitas lintas sektor terus kita perkuat untuk penanganan dan pencegahan Karhutla,”ungkap AKBP Andin, Rabu (12/8/2026).

Menurut AKBP Andin, patroli terpadu personel satuan fungsi Polres Ponorogo dan jajaran Polsek terus dimaksimalkan

“Kami gencar menyisir kawasan hutan produksi dan hutan lindung yang dipenuhi vegetasi kering yang mudah terbakar,” terang AKBP Andin.

Polres Ponorogo Polda Jatim bersama instansi lintas sektor juga bersiaga penuh dan sempat melakukan penanganan manual metode gepyok serta pembuatan sekat bakar (ilaran) demi melokalisir rambatan api.

Selain itu Polres Ponorogo Polda Jatim terus menggelorakan edukasi dan larangan tegas kepada masyarakat melalui kampanye di media sosial resmi Instagram @polres_ponorogo serta sosialisasi tatap muka dengan masyarakat.

Kapolres Ponorogo mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan lindung maupun hutan jati agar segera melaporkan ke layanan darurat Call Center Kepolisian 110 bebas pulsa apabila mendeteksi kepulan asap atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.

“Laporan melalui call center 110 akan segera kami tindaklanjuti agar penanganan dini dapat segera dilakukan sebelum api meluas,”pungkas AKBP Andin. (*)

Continue Reading

Berita

Kolaborasi Strategis Polri dan Kemenkeu dalam Persiapan Keberangkatan Penerima Beasiswa LPDP Angkatan ke-280

Published

on

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dalam mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia unggul. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Angkatan ke-280 di Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri, Jakarta, Tanggal 10 hingga 15 Agustus 2026.

Kegiatan pembekalan ini diikuti 230 peserta yang terdiri dari 119 peserta laki-laki dan 111 peserta perempuan. Para peserta merupakan calon mahasiswa jenjang magister dan doktor yang telah berhasil melewati tahapan seleksi dan bersiap melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terkemuka, baik nasional maupun internasional.

Kerja sama lintas kementerian/lembaga antara Polri dan Kemenkeu tersebut diwujudkan melalui penguatan wawasan kebangsaan serta pembekalan karakter kepemimpinan dan kedisiplinan. Rangkaian program dirancang untuk memastikan para awardee memiliki ketahanan mental, wawasan kebangsaan, dan nasionalisme yang kokoh.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs. R.Z Panca Putra S. M.Si. mengatakan keterlibatan Polri dalam program LPDP merupakan bentuk komitmen penuh Polri dalam mengawal program prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas.

“Melalui lingkungan kedisiplinan di Lembaga Pendidikan Polri, termasuk di Sekolah Bahasa Polri, para peserta dibentuk agar tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga mampu bertindak sebagai duta bangsa yang membawa nilai-nilai integritas, berkarakter kebangsaan, cinta tanah air, dan mampu menjadi agen perubahan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sesuai Astacita,” ujar Panca dalam Keterangannya, Selasa, (11/08).

Dengan penyelenggaraan kegiatan Persiapan Keberangkatan ini, para peserta diharapkan siap menempuh studi dengan semangat nasionalisme dan cinta tanah air serta kembali membawa kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara di masa mendatang.

Continue Reading

Berita

Kapolri Hadiri Silaturahmi Strategis Pimpinan Lembaga Negara di Mabes TNI AL

Published

on

Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri silaturahmi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, di Denma Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Jaksa Agung RI, Panglima TNI, Kepala BIN RI, Wakil Panglima TNI, KASAD, KASAL, dan KASAU. Kapolri dalam kegiatan tersebut didampingi Kabaintelkam Polri dan Kadivpropam Polri.

Kehadiran para pimpinan kementerian dan lembaga dalam satu forum memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan komunikasi antarinstitusi. Pertemuan seperti ini memberikan ruang bagi para pimpinan untuk membangun pemahaman yang selaras terhadap perkembangan situasi sekaligus menjaga keterhubungan dalam pelaksanaan tugas yang memiliki irisan kepentingan.

Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting ketika berbagai persoalan nasional berkembang secara cepat dan tidak lagi terbatas pada satu sektor. Keterpaduan antarunsur diperlukan agar setiap institusi mampu membaca perkembangan secara utuh, mengantisipasi potensi risiko, serta menentukan langkah sesuai kewenangan masing-masing tanpa mengabaikan kepentingan yang lebih luas.

Dalam konteks tugas kepolisian, komunikasi yang terpelihara dengan TNI serta kementerian dan lembaga terkait turut mendukung efektivitas pencegahan dan penanganan berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi keamanan dan ketertiban masyarakat. Pertukaran informasi dan koordinasi yang baik juga penting untuk memastikan respons yang diambil tetap proporsional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Silaturahmi tersebut sekaligus memperkuat hubungan kerja antarpimpinan sebagai salah satu fondasi dalam menghadapi berbagai agenda strategis ke depan. Dengan komunikasi yang semakin terbuka dan koordinasi yang berjalan efektif, setiap institusi dapat menjalankan perannya secara optimal sekaligus saling melengkapi dalam menjaga kondisi nasional tetap aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Trending