Connect with us

Berita

Kapolsek Gadingrejo Gelar Rapat Koordinasi untuk Tingkatkan Ketertiban dan Keamanan Lingkungan di Masa Kampanye Pilkada Serentak 2024

Published

on

1000689352
1000689352

Polresta Pasuruan – Kapolsek Gadingrejo, AKP Miftaful MBK., S.H., M.H., menggelar rapat koordinasi di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan lingkungan, khususnya dalam rangka menyongsong kampanye Pilkada serentak Tahun 2024. Dalam acara tersebut, AKP Miftaful menekankan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas) Kota Pasuruan. Rabu (13/11/2024).

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Sat Linmas, Satpol PP, dan beberapa tokoh masyarakat, AKP Miftaful menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan prioritas utama selama masa kampanye Pilkada. Ia menekankan bahwa peran aktif Sat Linmas sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, khususnya saat tahapan kampanye berlangsung. “Linmas sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat harus memiliki kesiapan dan keterampilan khusus dalam menjaga situasi yang aman dan tertib,” ujar AKP Miftaful.

1000689344
1000689344

Pada kesempatan itu, AKP Miftaful juga menyampaikan rencana pelatihan bagi anggota Sat Linmas. Pelatihan ini akan difokuskan pada peningkatan kapasitas dan keterampilan dalam mengelola situasi yang rawan konflik selama masa kampanye. “Pilkada tahun 2024 membutuhkan kesiapan ekstra dari kita semua, dan Sat Linmas harus siap untuk menghadapi segala bentuk potensi gangguan yang mungkin timbul,” imbuhnya.

Selain pelatihan, AKP Miftaful menyoroti pentingnya koordinasi yang erat antara berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat keamanan dan pemerintah daerah. Ia menyampaikan harapan agar seluruh pihak dapat bekerja sama dengan baik untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kampanye Pilkada. “Kolaborasi ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk memastikan situasi tetap kondusif,” katanya.

Menurut AKP Miftaful, tahapan kampanye adalah salah satu fase yang paling rawan dalam setiap penyelenggaraan Pilkada. Ia menyebutkan bahwa seringkali ketegangan antarpendukung calon dapat memicu konflik yang berujung pada gangguan keamanan. Oleh karena itu, kesiapan Sat Linmas sebagai lini pertama penjaga ketertiban masyarakat sangat diperlukan dalam menangani situasi yang mungkin memanas.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan, seperti provokasi dari pihak tertentu atau kegiatan yang bisa memicu keresahan di masyarakat. AKP Miftaful menegaskan bahwa Sat Linmas harus memiliki pemahaman yang baik mengenai teknik komunikasi dan pendekatan persuasif. “Pendekatan persuasif seringkali menjadi kunci dalam meredakan potensi konflik di masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, AKP Miftaful menyatakan akan ada penambahan petugas patroli pada jam-jam tertentu, khususnya di daerah-daerah yang rawan terjadinya pelanggaran. Patroli ini bertujuan untuk mengontrol pergerakan massa serta mencegah terjadinya kericuhan. “Kami akan bersinergi dengan Sat Linmas untuk memperketat patroli di wilayah-wilayah strategis,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Satpol PP Kota Pasuruan menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Ia menilai bahwa sinergi antara kepolisian, Satpol PP, dan Sat Linmas merupakan langkah positif dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan, terutama selama masa Pilkada. “Kami siap mendukung dan berkolaborasi demi menciptakan Pilkada yang aman dan tertib,” katanya.

Dengan adanya koordinasi yang baik antar instansi ini, diharapkan ketertiban dan keamanan lingkungan di Kota Pasuruan dapat terjaga selama masa kampanye Pilkada. AKP Miftaful mengharapkan bahwa program-program pelatihan dan patroli yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar. “Semoga kolaborasi ini dapat menjaga stabilitas keamanan hingga Pilkada selesai,” tutupnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk persiapan pengamanan Pilkada serentak Tahun 2024 di Kota Pasuruan. Semua pihak yang hadir dalam rapat tersebut sepakat untuk meningkatkan komitmen dalam menjaga stabilitas dan ketertiban lingkungan demi suksesnya pesta demokrasi yang akan datang.

(Humas Gd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Hari Bhayangkara ke – 80, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi untuk Masyarakat di Bringin

Published

on

NGAWI – Kepedulian Polres Ngawi Polda Jatim terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui penyediaan akses air bersih.

Hal itu ditandai dengan diresmikannya Sumur Bor Presisi di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga.

Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga Desa Gandong yang kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa kehadiran Sumur Bor Presisi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

“Semoga Sumur Bor Presisi ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi berkah bagi warga Desa Gandong, khususnya saat menghadapi musim kemarau,”ujar AKBP Prayoga, Jumat (3/7/2026).

Ia menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

Masyarakat menyambut baik peresmian fasilitas tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Ngawi yang telah membantu menyediakan sumber air bersih bagi warga.

Diharapkan, keberadaan Sumur Bor Presisi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

“Alhamdulillah, terima kasih Polres Ngawi,” kata Sutik (50) salah satu warga Bringin, penerima manfaat sumur bor presisi. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Bondowoso Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Curahpoh di Hari Bhayangkara – ke 80

Published

on

BONDOWOSO – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menggelar Bakti Sosial berupa pembagian beras SPHP secara gratis kepada masyarakat Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jumat (3/7/2026).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurut AKBP Aryo, hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat.

“Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat, seperti hari ini kami wujudkan dengan berbagi untuk warga di Curahpoh ,” ujar AKBP Aryo.

Sementara itu, Kepala Desa Curahpoh Ny. Lutfiah menyampaikan terima kasih kepada Polres Bondowoso dan Polsek jajarannya dalam hal ini Polsek Curahdami.

Menurutnya bantuan kepada warga Curahpoh adalah wujud hadirnya Kepolisian yang peduli akan kesejahteraan warganya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami dan atas nama warga Desa Curahpoh saya menghaturkan terima kasih kepada Bpk Kapolres,Bpk Kapolsek dan adik-adik mahasiswa KKN IAIN Jember yang sudah membantu,” ungkap Kepala Desa Curahpoh.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bondowoso, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bondowoso, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, Kepala Desa Curahpoh Ibu Lutfiah, serta mahasiswa IAIN Jember yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. (*)

Continue Reading

Berita

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Published

on

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Continue Reading

Trending