Connect with us

Berita

Polresta Sidoarjo Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 30 Miliar

Published

on

gambar whatsapp 2024 11 19 pukul 14.00.33 fca910fd
gambar whatsapp 2024 11 19 pukul 14.00.33 fca910fd

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo Polda Jatim disaksikan jajaran Forkopimda, BNNK Sidoarjo dan Ketua MUI Sidoarjo melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 30 kilogram senilai Rp 30 miliar di halaman Mako Polresta Sidoarjo,Senin (18/11/2024) .

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu 30 kilogram ini merupakan hasil dari ungkap kasus yang dilakukan Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo Polda Jatim pada 22 Juli 2024 lalu.

Pada ungkap kasus tersebut satu orang tersangka M.I. yang berhasil diamankan Polisi.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Sekda Kabuaten Sidoarjo mewakili Pjs. Bupati Sidoarjo, Kajari Sidoarjo, Kepala BNNK Sidoarjo, Kasatpol PP dan Ketua MUI Sidoarjo.

Sabu 30 kilogram dimasukkan ke dalam insinerator atau tungku pembakaran khusus milik BNNP Jatim.

Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Sebab itu aparat keamanan TNI dan Polri, mengajak Pemkab Sidoarjo, BNN, stake holder, tokoh agama dan elemen masyarakat untuk turut serta menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba.

“Peredaran dan penyalahgunaan narkoba adalah musuh kita bersama, untuk itu kita semua berkomitmen memeranginya,” ujar Kombes Christian

Ditandai dengan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram dari tersangka M.I. ini, pihaknya mengklaim telah menyelamatkan sekira 150.000 jiwa manusia dari bahaya Narkoba.

Hadir dalam acara pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu 30 kilogram di Polresta Sidoarjo, Ketua MUI Sidoarjo KH. Wachid Harun menyatakan mendukung penuh upaya memerangi narkoba.

“Segala jenis narkoba sangat meresahkan karena telah merusak moral dan masa depan umat, terlebih bagi generasi muda kita,” ungkap KH. Wachid Harun.

Ketua MUI Sidoarjo nengatakan tidak hanya sanksi hukum secara tegas bagi mereka yang melanggar, namun juga harus terus menerus memberikan edukasi dan pengawasan kepada masyarakat juga anak-anak.

“Mari kita dukung Polresta Sidoarjo memberantas Narkoba dengan memberikan edukasi dan pengawasan kepada masyarakat juga anak-anak kita dari peredaran serta penyalahgunaan narkoba,” pesannya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polri Gelar Apel Serentak Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Seluruh Indonesia

Published

on

 

Jakarta – Polri menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun Anggaran 2026 secara serentak di seluruh Polda jajaran, Selasa (11/8/2026). Kegiatan terpusat dilaksanakan di Lapangan Apel Korps Sabhara Baharkam Polri, Jakarta, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di berbagai wilayah Indonesia.

Apel di Mako Korps Sabhara Baharkam Polri dipimpin Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan sebanyak 420 personel, terdiri dari 360 personel Polri, 20 personel Basarnas, 20 personel Damkar Kota Depok, dan 20 personel BPBD.

Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M. Nazly Harahap mengatakan apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi ancaman Karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen bersama dalam menghadapi Karhutla. Penanganan Karhutla membutuhkan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi, sehingga seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Nazly di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia menuturkan, berdasarkan data yang ada, luas areal kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 telah mencapai lebih dari 107 ribu hektare. Kebakaran terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan daerah lainnya.

Menurutnya, kondisi cuaca panas, kekeringan, angin kencang, serta aktivitas manusia yang membuka lahan dengan cara membakar menjadi sejumlah faktor yang dapat memicu terjadinya Karhutla.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar. Deteksi dini, patroli, pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat harus menjadi langkah utama dalam penanganan Karhutla,” tegasnya.

Nazly menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, dan masyarakat.

“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci. Polri siap bekerja bersama seluruh stakeholder untuk melakukan pencegahan, penanganan, hingga penegakan hukum apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam pembakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui apel serentak tersebut diharapkan seluruh jajaran memiliki kesamaan persepsi, kesiapan operasional, serta komitmen yang sama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita ingin memastikan seluruh personel di lapangan siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus menjaga hutan dan lahan Indonesia dari ancaman kebakaran,” pungkas Nazly.

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Watestani Bersama Perangkat Desa Pantau Lahan Pertanian Jagung

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Watestani, Polsek Nguling, Polres Pasuruan Kota bersama perangkat desa melaksanakan kegiatan pemantauan lahan pertanian jagung pada Rabu, 12 Agustus 2026, di lahan jagung yang terletak di Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung serta berdialog untuk mengetahui perkembangan pertanian di wilayah desa. Pemantauan ini juga menjadi sarana memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengoptimalkan pengelolaan lahan dan melakukan perawatan tanaman secara baik hingga masa panen.

 

Selain memantau perkembangan tanaman, Bhabinkamtibmas mengajak perangkat desa dan para petani untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas pertanian serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kendala di lapangan.

 

Kapolsek Nguling, IPTU Kukuh Eko P., mengatakan bahwa sinergi antara Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.

 

“Kami akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif hadir dan bersinergi dengan pemerintah desa serta para petani. Pemantauan lahan pertanian ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar IPTU Kukuh Eko P.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Kota terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, mempererat kemitraan, serta mendorong terwujudnya sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Nguling.

Continue Reading

Berita

Kapolres Madiun Kota Resmikan Mushola An-Nugraha dan Sejumlah Ruang Pelayanan Polsek Taman

Published

on

KOTA MADIUN – Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama W.P., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun Kota, meresmikan Mushola An-Nugraha serta sejumlah ruan pelayanan di Mapolsek Taman Jl.Bhayangkara Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun, Selasa (11/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Madiun Kota Polda Jatim dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

Selain itu dengan diresmikannya sejumlah ruang pelayanan tersebut sekaligus memberikan kenyamanan bagi personel maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.

“Mushola An-Nugraha diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi anggota Polsek Taman, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada di lingkungan sekitar,” ujar AKBP Rizki.

Ia mengatakan, keberadaan mushola tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan membangun karakter personel yang humanis dalam menjalankan tugas.

Kapolres Madiun Kota menambahkan, peningkatan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung efektivitas kerja personel serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

AKBP Rizki Pratama W.P. juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah tersedia.

Menurutnya, sarana dan prasarana yang baik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme anggota.

“Fasilitas yang sudah dibangun dan diperbaiki ini hendaknya dirawat serta dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung pelaksanaan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Rizki.

Dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana tersebut, Polsek Taman diharapkan semakin optimal dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional. (*)

Continue Reading

Trending