Connect with us

Berita

Polsek Purworejo Gelar Patroli Jelang Tahun Baru 2025 Untuk Jaga Keamanan

Published

on

img 20241230 wa0031
img 20241230 wa0031

Polresta Pasuruan – Menjelang perayaan Tahun Baru 2025, Polsek Purworejo meningkatkan intensitas patroli di berbagai titik strategis di wilayah Purworejo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang pergantian tahun. Senin (30/12).

Dipimpin oleh Kapolsek Purworejo, Kompol Muljono, S.H., M.H., patroli melibatkan seluruh personel Polsek Purworejo, termasuk unit Sabhara dan Bhabinkamtibmas, serta didukung oleh personel TNI dari Koramil Purworejo. Patroli dilakukan di kawasan rawan kejahatan, pusat keramaian, lokasi wisata, dan jalur utama di wilayah Purworejo.

Kapolsek Purworejo menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini bertujuan untuk mencegah tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas, seperti pencurian, balapan liar, dan aksi vandalisme yang sering terjadi menjelang perayaan tahun baru. “Kami berkomitmen menjaga keamanan masyarakat selama masa perayaan tahun baru. Kehadiran kami di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga Purworejo,” ungkapnya.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti menyalakan petasan di lokasi yang berbahaya atau berkendara secara ugal-ugalan.

Patroli ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Ibu Siti, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada aparat kepolisian. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli ini. Semoga tahun baru nanti bisa dirayakan dengan aman dan damai,” katanya.

Kegiatan patroli jelang tahun baru akan terus dilaksanakan hingga pergantian tahun untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan lancar. Polsek Purworejo juga mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan bijak dan mematuhi aturan yang berlaku demi keamanan bersama.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Bondowoso Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Curahpoh di Hari Bhayangkara – ke 80

Published

on

BONDOWOSO – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menggelar Bakti Sosial berupa pembagian beras SPHP secara gratis kepada masyarakat Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jumat (3/7/2026).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurut AKBP Aryo, hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat.

“Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat, seperti hari ini kami wujudkan dengan berbagi untuk warga di Curahpoh ,” ujar AKBP Aryo.

Sementara itu, Kepala Desa Curahpoh Ny. Lutfiah menyampaikan terima kasih kepada Polres Bondowoso dan Polsek jajarannya dalam hal ini Polsek Curahdami.

Menurutnya bantuan kepada warga Curahpoh adalah wujud hadirnya Kepolisian yang peduli akan kesejahteraan warganya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami dan atas nama warga Desa Curahpoh saya menghaturkan terima kasih kepada Bpk Kapolres,Bpk Kapolsek dan adik-adik mahasiswa KKN IAIN Jember yang sudah membantu,” ungkap Kepala Desa Curahpoh.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bondowoso, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bondowoso, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, Kepala Desa Curahpoh Ibu Lutfiah, serta mahasiswa IAIN Jember yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. (*)

Continue Reading

Berita

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Published

on

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Continue Reading

Berita

Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Aktif Dampingi Kelompok Tani Binaan Polri

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengawasan dan pendampingan kepada kelompok tani yang mengelola lahan binaan Polri di Desa Pohjentrek, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Karo SDM Polda Jawa Timur serta Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur yang kemudian diteruskan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Pasuruan Kota agar aktif mendampingi para petani dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman, memastikan kondisi lahan tetap terawat, sekaligus berdialog dengan para petani guna mengetahui kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus semangat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.

“Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan lahan binaan Polri dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Sinergi antara Polri, kelompok tani, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap Kapolres.

Selain melaksanakan pendampingan, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Pasuruan Kota berharap lahan binaan Polri dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional demi kesejahteraan masyarakat.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Trending