Connect with us

Berita

Bareskrim Ungkap Kasus Penipuan Trading, Korban Alami Kerugian Rp105 M

Published

on

gambar whatsapp 2025 03 19 pukul 15.36.06 1be9d3f4

 

Jakarta. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus scam trading saham dan mata uang kripto. Dalam kasus ini telah dilakukan penahanan terhadap tiga tersangka, yakni AN alias Aciang alias Along, MSD, dan WZ.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji menjelaskan, dalam kasus ini para tersangka seolah-olah menyediakan jasa trading saham dan mata uang kripto. Mereka berupaya mendapatkan target nasabah dengan memasang iklan di Facebook.

Saat korban mengklik iklan tersebut, ujar Direktur, akan terhubung ke dalam akun WhatsApp mengaku sebagai Prof AS. Kemudian, para korban seolah-olah diajarkan cara mendapatkan keuntungan dalam treding saham dalam sebuah grup WhatsApp.

“Selanjutnya korban diarahkan bergabung ke dalam grup WhatsApp yang di dalamnya terdapat nomor whatsapp yang mengaku sebagai mentor dan sekretaris dari bisnis trading saham dan mata uang kripto dengan nama JYPRX, SYIPC, dan LEEDXS,” ujar Direktur, Rabu (19/3/25).

Korban, ujarnya Direktur, dijanjikan akan mendapatkan keuntungan atau bonus sebesar 30% sampai dengan 200% setelah bergabung dalam bisnis trading saham dan mata uang kripto tersebut. Kemudian, korban yang bergabung diarahkan untuk membuat akun pada tiga platform yang dapat diakses melalui web-based dan aplikasi Android.

“Untuk meyakinkan para korban, pelaku memberikan hadiah berupa jam tangan dan tablet kepada korban yang berinvestasi pada platform pelaku lebih dari target atau milestone,” ungkap Direktur.

Ditambahkan Direktur, para korban diarahkan pelaku untuk melakukan transfer dana ke beberapa rekening bank atas perusahaan nomine yang tertera pada platform tersebut.

“Penyidik mengidentifikasi terdapat 67 rekening yang digunakan pelaku pada beberapa bank yang ada di Indonesia,” jelas Direktur.

Brigjen Pol. Himawan menuturkan, korban mulai merasa ada kejanggalan usai adanya pemberitahuan dari pusat perdagangan JYPRX Global untuk aset digital layanan pelanggan mata uang kripto kawasan Asia Pasifik atau Indonesia untuk penghapusan akun. Lalu, jika ingin menarik dana yang telah diinvestasikan, para korban diminta melakukan transfer fee dan administrasi terlebih dahulu.

Disampaikan Brigjen Pol. Himawan, sejauh ini korban yang berhasil didatakan mencapai 90 orang dengan nilai kerugian Rp105 miliar. Penyidik pun juga terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap dua DPO.

“Penyidik telah melakukan pemblokiran dan penyitaan uang dari 67 rekening bank yang diduga merupakan penampungan hasil kegiatan sebesar Rp1.532.583.568,” ungkap Brigjen Pol. Himawan.

Para tersangka pun dijerat pasal 45 ayat 1 junto pasal 28 ayat 1 undang-undang 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 378 KUHP dan atau pasal 3, pasal 4, pasal 5, dan pasal 10 undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan atau pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Melalui Pendampingan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Pasuruan Kota – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan swasembada pangan sebagaimana program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring dan pengecekan tanaman jagung milik warga dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tidu turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat. Kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

 

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membantu petani dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan yang muncul di lapangan.

 

Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi pertanian saat ini, termasuk kebutuhan perawatan tanaman, pemupukan, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu hasil panen.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan pertanian secara optimal. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif dengan baik guna meningkatkan hasil panen dan mendukung ketersediaan pangan di daerah.

 

Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyemangat bagi para petani.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno, SH mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

 

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Sukrisno, SH.

 

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk kelompok tani, guna mendukung berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

 

Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Desa Tidu semakin berkembang, hasil panen semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat pun diharapkan semakin erat demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera.

 

#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Tingkatkan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Pasuruan Kota Intensifkan Patroli Presisi

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Pasuruan Kota terus mengintensifkan kegiatan Patroli Presisi di seluruh wilayah hukumnya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

 

Hari Kamis, 18 Juni 2026, patroli kembali digelar secara intensif dengan menyasar kawasan pemukiman, pusat keramaian, jalur protokol, hingga area publik yang menjadi aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di lapangan dilakukan secara mobile maupun dialogis sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang responsif terhadap dinamika situasi wilayah.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memastikan setiap perkembangan di lapangan dapat terpantau dengan baik. Upaya ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas serta gangguan ketertiban umum.

 

Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Koko Rahmadi, S.E. menegaskan bahwa kegiatan Patroli Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman.

 

“Patroli Presisi ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga aktif memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat yang ditemui selama patroli berlangsung. Imbauan tersebut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap tindak kejahatan serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Petugas turut melaksanakan dialog interaktif dengan warga, petugas keamanan lingkungan, serta pelaku usaha guna menyerap informasi dan memastikan kondisi wilayah tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Pendekatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

 

Fokus patroli juga diarahkan pada pencegahan tindak kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan warga. Langkah ini dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.

 

Masyarakat yang ditemui di lapangan menyambut positif kehadiran patroli tersebut dan memberikan apresiasi atas upaya kepolisian yang secara konsisten hadir di tengah masyarakat. Kehadiran aparat dinilai mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri.

 

Dengan intensifikasi Patroli Presisi ini, Polres Pasuruan Kota berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan yang berarti.

Continue Reading

Berita

Melalui Pendampingan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Pasuruan Kota – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan swasembada pangan sebagaimana program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring dan pengecekan tanaman jagung milik warga dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tidu turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat. Kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

 

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membantu petani dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan yang muncul di lapangan.

 

Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi pertanian saat ini, termasuk kebutuhan perawatan tanaman, pemupukan, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu hasil panen.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan pertanian secara optimal. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif dengan baik guna meningkatkan hasil panen dan mendukung ketersediaan pangan di daerah.

 

Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyemangat bagi para petani.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno, SH mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

 

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Sukrisno, SH.

 

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk kelompok tani, guna mendukung berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

 

Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Desa Tidu semakin berkembang, hasil panen semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat pun diharapkan semakin erat demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera.

 

#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Continue Reading

Trending