Connect with us

Berita

Polres Jember Gandeng Media Sosialisasikan Call Center 110 untuk Mudik Aman

Published

on

gambar whatsapp 2025 03 19 pukul 08.31.49 0a98e542

 

JEMBER –Polres Jember Polda Jatim terus melakukan persiapan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat terutama pada kegiatan mudik dan balik lebaran nanti.

Sebagai bagian dari sosialisasi kepada publik, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, didampingi Kasat Lantas AKP Bernadus Bagas Simamarta, berpartisipasi dalam dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Jember di Studio 1, Selasa (18/3/2025)

Dialog ini mengupas berbagai strategi Polres Jember Polda Jatim dalam Operasi Ketupat Semeru 2025, yang bertujuan untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Jember menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan bersama, serta memaksimalkan penggunaan layanan Call Center 110 sebagai jalur komunikasi darurat yang dapat diakses selama 24 jam.

“Kami menyediakan layanan hotline 24 jam melalui Call Center 110 yang bisa diakses oleh masyarakat di seluruh wilayah,” ungkap AKBP Bayu Pratama.

Layanan ini terintegrasi langsung dengan Polda dan Mabes Polri, sehingga setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti.

“Kami harap masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik,” tambah AKBP Bayu Pratama.

Selain membahas kesiapan mudik, Kapolres Jember juga menyoroti larangan penggunaan petasan atau mercon selama perayaan Lebaran.

Menurutnya, penggunaan petasan sangat berbahaya karena mengandung bahan peledak seperti mesiu yang bisa menimbulkan ledakan keras serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami tegaskan bahwa penggunaan petasan atau mercon dilarang karena membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata AKBP Bayu Pratama.

Secara hukum, lanjut AKBP Bayu Pratama, hal ini diatur dalam Undang-Undang Darurat yang melarang penggunaan bahan peledak tanpa izin.

“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak bermain petasan dan lebih memilih alternatif lain yang lebih aman dalam merayakan Lebaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, menjelaskan bahwa Polres Jember Polda Jatim telah mempersiapkan berbagai strategi guna menciptakan arus mudik yang aman dan nyaman.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendirikan pos-pos strategis di berbagai titik rawan.

“Kami akan mendirikan beberapa pos, termasuk Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu, di lokasi-lokasi strategis yang menjadi jalur utama pemudik,” ujar AKP Bagas.

Pos-pos ini akan membantu pemudik dalam mendapatkan layanan informasi, bantuan darurat, serta pengamanan dari petugas kepolisian.

Selain itu, Polres Jember Polda Jatim juga telah menyiapkan berbagai rambu petunjuk serta himbauan bagi pengendara guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Selain memasang rambu-rambu tambahan, kami juga siap melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan, agar perjalanan masyarakat lebih lancar dan nyaman,” tambahnya.

Kapolres Jember menutup dialog dengan mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan.

Ia mengimbau pemudik agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melaporkan jika mengalami kendala atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui Call Center 110. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Pasuruan Kota Gencarkan Patroli, Berantas Penyakit Masyarakat di Karanganyar

Published

on

PASURUAN – Polres Pasuruan Kota terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Akp Dhecky Tjahyono Try Yoga dan Kasat Narkoba, Akp Ronny Margas tersebut melibatkan personel gabungan dari Satreskrim, Satresnarkoba, Satsabhara, Satbinmas, Sipropam, dan Sie Humas Polres Pasuruan Kota.

Kegiatan tersebut menyasar upaya penanggulangan penyakit masyarakat, khususnya terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta meresahkan warga.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan bermartabat.

“Patroli ini merupakan bentuk ikhtiar dan komitmen Polres Pasuruan Kota untuk memberantas penyakit masyarakat serta menjaga ketertiban umum. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, Polres Pasuruan Kota tidak bermaksud menghalangi masyarakat dalam mencari nafkah. Namun, pihaknya akan bertindak tegas terhadap aktivitas yang melanggar hukum, termasuk praktik prostitusi, perdagangan orang maupun peredaran minuman keras.

“Kami tidak anti terhadap warga yang mencari nafkah. Namun, kami tegas terhadap segala bentuk praktik prostitusi, perdagangan orang dan peredaran miras. Apalagi jika aktivitas tersebut sudah meresahkan masyarakat serta bertentangan dengan norma agama, hukum dan budaya kita,” tegasnya.

Disampaikan Plt. Kasi Humas juga memberikan peringatan kepada pemilik tempat maupun pihak yang terlibat sebagai mucikari agar segera menghentikan aktivitas yang melanggar hukum. Apabila masih ditemukan pelanggaran, Polres Pasuruan Kota akan melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara terhadap perempuan yang terjaring dalam kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Kota mengedepankan pendekatan pembinaan dan kemanusiaan.

“Kepada para perempuan yang terjaring, kami tidak serta-merta mengedepankan tindakan hukum. Kami akan melakukan pembinaan dan mengupayakan agar mereka dapat kembali kepada keluarga. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak,” jelas Aipda Junaidi.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan upaya pemberantasan penyakit masyarakat tidak cukup dilakukan melalui kegiatan penertiban semata. Diperlukan langkah pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Ke depan, Polres Pasuruan Kota akan meningkatkan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat lingkungan mulai dari RT/RW untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap wilayah yang dinilai rawan.

Selain itu, patroli gabungan secara rutinitas juga akan dilakukan bersama instansi terkait, di antaranya Dinas Sosial, Satpol PP dan Kesbangpol Pemkab Pasuruan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT/RW dan seluruh warga. Sinergi ini penting agar penyakit masyarakat dapat kita cegah sejak dini,” ungkapnya.

Aipda Junaidi berharap langkah yang dilakukan Polres Pasuruan Kota bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan bermartabat.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, Karanganyar dapat kembali menjadi wilayah yang aman, nyaman dan bermartabat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menyelamatkan anak-anak kita dari pengaruh lingkungan yang tidak baik. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Continue Reading

Berita

Patroli Harkamtibmas Dini Hari, Polres Pasuruan Kota Perkuat Kamtibmas Akhir Pekan

Published

on

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui patroli pada akhir pekan. Kegiatan patroli dilaksanakan oleh personel Polres Pasuruan Kota yang tergabung dalam Pleton Siaga, pada Minggu dini hari, 9 Agustus 2026.

 

Patroli menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Pasuruan, di antaranya Jalan Raya Panglima Sudirman, Jalan Raya Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Veteran, hingga Jalan A. Yani. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada waktu dini hari.

 

Personel Pleton Siaga melakukan pemantauan secara mobile terhadap situasi keamanan dan aktivitas masyarakat di sepanjang jalur patroli. Petugas juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi balap liar, kerumunan, kriminalitas jalanan, maupun gangguan ketertiban lainnya.

 

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa patroli dini hari merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat akhir pekan.

 

“Patroli Pleton Siaga ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami melakukan pemantauan secara mobile di sejumlah jalur untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Kompol Miftaful.

 

Dalam pelaksanaannya, personel juga mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis. Petugas memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada dini hari agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.

 

Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai layanan kepolisian untuk menyampaikan laporan, informasi, maupun meminta bantuan secara cepat.

 

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas Kota Pasuruan dan segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” tambahnya.

 

Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin oleh Pleton Siaga, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada waktu-waktu rawan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama akhir pekan.

Continue Reading

Berita

Polres Lumajang Kunci Pergerakan Api di Ranupani Antisipasi Karhutla TNBTS Meluas

Published

on

LUMAJANG – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus diperkuat.

Sebelumnya, Polres Lumajang Polda Jatim telah membuat sekat bakar (Fire Break) untuk mengunci pergerakan api agar tidak meluas ke wilayah Kabupaten Lumajang.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Lumajang, BPBD Kabupaten Lumajang, petugas TNBTS, serta masyarakat dikerahkan di kawasan perbatasan Desa Ranupani dan Desa Argosari, Kecamatan Senduro hingga saat ini.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, langkah penyekatan dilakukan sebagai upaya menghambat laju api yang hingga kini masih membakar kawasan Blok Jantur, Kabupaten Probolinggo.

“Personel Polres Lumajang bersama petugas BPBD, TNBTS, dan masyarakat hingga saat ini melakukan upaya pemadaman dan penyekatan di Desa Ranupani dan Desa Argosari,” kata AKBP Riki, Sabtu (8/8/2026).

Selain itu, tim juga menebang ranting dan semak di sepanjang perbatasan Desa Argosari dan Desa Ranupani sebagai jalur sekat bakar guna menghentikan penyebaran api.

“Hingga saat ini titik api masih terpantau berada di kawasan Blok Jantur,” lanjut AKBP Riki.

Kapolres Lumajang juga mengatakan, seluruh personel gabungan tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan sekaligus penanganan apabila api bergerak mendekati wilayah Lumajang.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Resort Ranupani, BA A. Ariyanto, S.Hut., operasi pemadaman dari udara akan diperkuat dengan pengerahan dua helikopter water bombing.

“Akan diterjunkan helikopter water bombing dari BNPB dan TNI AL untuk membantu proses pemadaman,” ujar AKBP Riki.

Kapolres Lumajang menambahkan, hingga kini penyebab kebakaran maupun sumber awal munculnya api masih belum dapat dipastikan dan masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area kebakaran maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api baru di kawasan hutan.

“Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar kebakaran ini segera dapat dikendalikan dan tidak meluas hingga mengancam permukiman maupun kawasan hutan lainnya,” pungkas AKBP Riki. (*)

Continue Reading

Trending