Connect with us

Berita

Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Sebut Terjadi Penguraian Kepadatan Imbas Kebijakan Diskon Tiket dan WFA

Published

on

gambar whatsapp 2025 03 26 pukul 16.51.49 a8745945

Banten.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau terminal eksekutif Pelabuhan Merak dan menerima paparan kesiapan mudik 2025 di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (26/3/2025). Dalam tinjauan ini, Kapolri bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menko PMK Pratikno.

Kapolri menyampaikan sesuai arahan dan perintah Presiden Prabowo Subianto, pelaksanaan mudik tahun 2025 harus berjalan lebih baik dari tahun 2024.

“Kami tadi melihat kesiapan di rest area km 57 dan saat ini dipimpin bapak Menko PMK kami melaksanakan pengecekan terkait dengan kesiapan pelayanan mudik khususnya di jalur penyebarangan Merak Bakauheni,” kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan, pihaknya juga melaksanakan rapat koordinasi melalui zoom meeting untuk memitigasi puncak arus mudik yang diprediksi terjadi tanggal 28 Maret mendatang.

Dari beberapa kebijakan yang dilakukan, kata Sigit, terjadi penguraian pergerakan arus mudik masyarakat khususnya di jalur penyebrangan. Kebijakan tersebut diantaranya diskon tiket kapal hingga work from anywhere (WFA).

“Dilaporkan di H-10 sampai H-8 terjadi peningkatan dibanding pada saat lebaran 2024. Tentunya ini menjadi bagian dan upaya kita untuk bisa mengurai puncak mudik. Masih ada waktu di H-5 sampai H-3 puncak mudik dan masih tersisa kurang lebih hampir 170 ribu kendaraan yang akan menyebrang. Oleh karena itu tentunya juga menjadi perhatian kita semua ini bisa terurai dan puncak arus mudik bisa berkurang,” katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun mengimbau agar masyarakat memanfaatkan waktu siang hari untuk melakukan perjalanan mudik. Sebab pergerakan siang hari lebih lengang dibandingkan malam hari menjelang pagi.

“Kalau ini kepadatan terurai dan siang hari dimanfaatkan harapan kita puncak arus mudik bisa kita kelola,” ujarnya.

Sigit juga menyampaikan terima kasih atas kesiapan pengelolaan apabila terjadi kepadatan yakni dengan menyiapkan buffer zone di jalan tol dan dermaga. Selain itu, ada juga pengaturan kendaraan di gerbang tol Cilegon Timur agar tak terjadi kepadatan.

Dengan semua kebijakan yang dilakukan, Sigit pun berharap pelaksanaan mudik tahun 2025 dapat berjalan dengan baik.

“Telah diatur gerbang tol Cilegon Timur untuk mengatur kendaraan roda empat, kendaraan truk yang akan masuk dan kendaraan roda dua ini sudah diatur dari awal kemudian ini tidak terjadi crowded. Kita imbau ini diumumkan di rest area sebelumnya maupun di gerbang tol sebelum masuk Cilegon Timur sehingga masyarakat sudah tersosialisasi. Terima kasih juga tiket online sudah berjalan normal dan diskon. Kita harapkan ini semua bisa dimanfaatkan dengan baik dan mudik 2025 khususnya penyebrangan bisa terlayani dengan baik,” katanya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Lakukan Pengawasan Lahan Binaan Poktan di Desa Sungi Wetan

Published

on

Polresta Pasuruan – Menindaklanjuti arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Polres Pasuruan Kota terus memperkuat peran aktif dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Polri dalam mendukung swasembada pangan di wilayah Jawa Timur.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek untuk melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap Kelompok Tani (Poktan) yang memiliki lahan binaan Polri di Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kota Pasuruan. Langkah ini dilakukan guna memastikan pemanfaatan lahan berjalan optimal serta tepat sasaran.

 

Dalam pelaksanaan di lapangan, Bhabinkamtibmas melakukan pendampingan langsung kepada para petani sekaligus mengecek kondisi lahan yang dikelola sebagai bagian dari program ketahanan pangan Polri. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat guna memperkuat sinergi dalam peningkatan produksi pangan lokal.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. “Polri hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung swasembada pangan,” tegasnya.

 

Kegiatan pengawasan dan pengecekan lahan binaan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok tani serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ketahanan pangan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

 

#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

Continue Reading

Berita

Kapolres Pasuruan Kota Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK Apindo Pasuruan Masa Bakti 2026–2031

Published

on

Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uly menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pasuruan Masa Bakti 2026–2031 yang digelar pada Selasa, 23 Juni 2026, di Gedung Grahadika Bakti Praja Pasuruan, Jalan Raya Panglima Sudirman, Kota Pasuruan.

 

Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai komitmen organisasi dalam mendukung kemajuan dunia usaha dan pembangunan daerah. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Pasuruan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pasuruan, Wakil Wali Kota Pasuruan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Apindo Jawa Timur beserta jajaran, pengurus DPK Apindo Pasuruan yang baru dikukuhkan, serta anggota Apindo dan pelaku usaha dari wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan.

 

Kehadiran Kapolres Pasuruan Kota dalam acara tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penguatan kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPK Apindo Pasuruan yang telah dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta membawa Apindo Pasuruan semakin maju dan profesional.

 

“Selamat kepada seluruh Pengurus DPK Apindo Pasuruan Masa Bakti 2026–2031 yang telah dikukuhkan. Semoga mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta terus bersinergi dengan pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, aman, dan kondusif demi kemajuan Pasuruan,” ujar AKBP Titus Yudho Uly.

 

Kapolres menegaskan bahwa Polres Pasuruan Kota berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat guna mendukung kelancaran aktivitas dunia usaha dan investasi di wilayah Pasuruan.

 

Menurutnya, keamanan dan kepastian hukum merupakan faktor penting dalam menciptakan kepercayaan bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan investasi dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Pengukuhan kepengurusan baru DPK Apindo Pasuruan diharapkan dapat semakin memperkuat peran organisasi sebagai wadah para pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah.

 

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan aparat keamanan, diharapkan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Continue Reading

Berita

Nelayan Hilang Terjatuh ke Laut Akibat Dihantam Ombak di Perairan Kraton, Satpolairud Polres Pasuruan Kota Lakukan Pencarian

Published

on

Polresta Pasuruan – Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut akibat dihantam gelombang saat melaut di wilayah Perairan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Senin (22/6/2026) sore. Kejadian tersebut langsung mendapat respons cepat dari Satpolairud Polres Pasuruan Kota setelah menerima laporan dari masyarakat pada pukul 18.00 WIB.

 

Korban diketahui bernama Asad (52), seorang nelayan warga Dusun Plugon RT 03 RW 04, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Hingga saat ini korban masih dalam pencarian setelah terjatuh ke laut dan belum berhasil ditemukan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Perairan Kraton. Saat itu korban bersama tiga nelayan lainnya berangkat melaut dari Perairan Panggungrejo dengan tujuan mencari ikan di wilayah perairan Sidoarjo.

 

Sekitar 30 menit perjalanan, perahu yang mereka tumpangi memasuki wilayah Perairan Kraton. Kondisi gelombang laut yang cukup tinggi mengakibatkan perahu dihantam ombak sebanyak tiga kali berturut-turut pada bagian lambung kanan.

Hantaman ombak tersebut menyebabkan perahu kemasukan air hingga hampir tenggelam. Pada saat bersamaan, korban yang bertugas sebagai nahkoda dan berada di bagian belakang perahu terlempar ke laut setelah diterjang gelombang besar.

 

Sementara itu, tiga nelayan lainnya masih bertahan di atas perahu dan berteriak meminta pertolongan. Beruntung, nelayan lain yang melintas di sekitar lokasi segera memberikan bantuan dan berhasil mengevakuasi ketiganya dalam keadaan selamat.

 

Setelah proses penyelamatan, para nelayan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban yang terjatuh ke laut. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena korban tidak ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

 

Karena kondisi mulai gelap dan jarak pandang terbatas, pencarian sementara dihentikan. Para nelayan kemudian kembali ke daratan dan melaporkan kejadian tersebut kepada Satpolairud Polres Pasuruan Kota.

 

Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edi Suseno mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dan langkah-langkah pencarian setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

“Kami telah menerima laporan adanya nelayan yang terjatuh ke laut di Perairan Kraton dan langsung melakukan koordinasi untuk proses pencarian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan serta mengimbau seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan waspada terhadap kondisi gelombang laut,” ujarnya.

 

Hingga saat ini, Satpolairud Polres Pasuruan Kota bersama unsur terkait dan masyarakat nelayan masih terus melakukan upaya pencarian. Diharapkan korban dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi pihak keluarga yang menantikan kabar keberadaannya.

Continue Reading

Trending