Connect with us

Berita

Pesan Polisi untuk 368 Calon Warga Baru PSHT Cabang Kota Kediri

Published

on

img 20250609 wa0010

img 20250609 wa0010

KOTA KEDIRI – Sinergisitas TNI-Polri terus terjalin, kali ini Polres Kediri Kota bersama Kodim 0809/Kediri dan Kesbangpolinmas memberikan pembekalan kepada sejumlah calon warga Baru PSHT Cab. Kota Kediri – Pusat Madiun tahun 2025

Bertempat di Padepokan PSHT di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kabagops AKP Iwan Setyo Budhi, S.H, memberikan materi tentang wawasan kebangsaan dan pentingnya menjaga harkamtibmas

AKP Iwan Setyo Budhi, S.H. dihadapan 368 calon warga baru PSHT mengatakan perlunya menanamkan jiwa bela negara dan tidak terpengaruh dengan berita hoax yang belum jelas sumbernya

“Yang harus diwaspadai adalah berita hoax yang belum jelas sumbernya di media sosial. Untuk itu saya sampaikan kepada calon warga PSHT baru yang memiliki ilmu beladiri jangan sampai dimanfaatkan dengan hal yang negatif,” kata Kabag Ops Polres Kediri Kota.

Di Kediri raya PSHT merupakan salah satu Perguruan silat yang memiliki warga terbanyak.

Seperti di wilayah lain yang sering terjadi saat ini, diantaranya pengeroyokan dan pengerusakan yang dilakukan oleh oknum pesilat.

“Saya yakin perguruan PSHT punya aturan dan konsekuensi yang tegas bila ada warganya yang melakukan pelanggaran berat di perguruan dan ada konsekuensi hukum yang diterima,” ucapnya.

Undang undang telah mengatur semuanya, semua perbuatan bersalah ada sanksi hukumnya.

“Kami mengingatkan dan meminta agar adik – adik memahami, semua permasalahan bisa diselesaikan dengan baik baik, jangan main hakim sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut AKP Iwan Setyo Budhi menjelaskan perlunya menanamkan jiwa bela negara kepada generasi-generasi muda agar di zaman milenial ini bisa berkontribusi melalui kegiatan yang positif

“Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh keluarga besar PSHT, karena sampai hari ini bisa menjaga situasi kambtibmas, tentu ini adalah bagian dari bela negara,” ucapnya.

Sementara Kasatbinmas Polres Kediri Kota Iptu Cahyo Widodo, S.H. menekankan selalu mengingat kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga tidak melakukan perbuatan yang tidak baik kemudian pentingnya tidak mengecewakan orang tua karena masa depan adek adek menjadi harapan bagi orang tua.

“Kami mengingatkan agar semua anggota PSHT turut serta dalam mewujudkan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta untuk tidak tergoda oleh pergaulan negatif serta jauh dari pengaruh miras dan narkoba, ” kata Iptu Cahyo Widodo.

Ia meminta kepada warga pesilat, jaga nama baik masing – masing, jaga keluarga dengan selalu mengingat kedua orang tua, dan jaga organisasi dengan selalu mengingat ajaran pelatih dan pengurus PSHT.

Turut hadir Kabag Ops Polres Kediri Kota AKP Iwan S.H, Danramil Mojoroto Kapten Cko Mulyon, Kepala Kesbangpolinmas Kota Kediri Indun Munawaroh S.Spt, Kasat Binmas Polres Kediri Kota Iptu Cahyo W. S, Ketua PSHT Cab. Kota Kediri Agung Sediana, Dewan Penasehat Kang Mas Yususf Supanuju, Angota Dewan Pengesahan serta Pengurus PSHT Cabang Kota Kediri.(**)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Pasuruan Kota Gencarkan Patroli, Berantas Penyakit Masyarakat di Karanganyar

Published

on

PASURUAN – Polres Pasuruan Kota terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Akp Dhecky Tjahyono Try Yoga dan Kasat Narkoba, Akp Ronny Margas tersebut melibatkan personel gabungan dari Satreskrim, Satresnarkoba, Satsabhara, Satbinmas, Sipropam, dan Sie Humas Polres Pasuruan Kota.

Kegiatan tersebut menyasar upaya penanggulangan penyakit masyarakat, khususnya terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta meresahkan warga.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan bermartabat.

“Patroli ini merupakan bentuk ikhtiar dan komitmen Polres Pasuruan Kota untuk memberantas penyakit masyarakat serta menjaga ketertiban umum. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, Polres Pasuruan Kota tidak bermaksud menghalangi masyarakat dalam mencari nafkah. Namun, pihaknya akan bertindak tegas terhadap aktivitas yang melanggar hukum, termasuk praktik prostitusi, perdagangan orang maupun peredaran minuman keras.

“Kami tidak anti terhadap warga yang mencari nafkah. Namun, kami tegas terhadap segala bentuk praktik prostitusi, perdagangan orang dan peredaran miras. Apalagi jika aktivitas tersebut sudah meresahkan masyarakat serta bertentangan dengan norma agama, hukum dan budaya kita,” tegasnya.

Disampaikan Plt. Kasi Humas juga memberikan peringatan kepada pemilik tempat maupun pihak yang terlibat sebagai mucikari agar segera menghentikan aktivitas yang melanggar hukum. Apabila masih ditemukan pelanggaran, Polres Pasuruan Kota akan melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara terhadap perempuan yang terjaring dalam kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Kota mengedepankan pendekatan pembinaan dan kemanusiaan.

“Kepada para perempuan yang terjaring, kami tidak serta-merta mengedepankan tindakan hukum. Kami akan melakukan pembinaan dan mengupayakan agar mereka dapat kembali kepada keluarga. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak,” jelas Aipda Junaidi.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan upaya pemberantasan penyakit masyarakat tidak cukup dilakukan melalui kegiatan penertiban semata. Diperlukan langkah pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Ke depan, Polres Pasuruan Kota akan meningkatkan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat lingkungan mulai dari RT/RW untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap wilayah yang dinilai rawan.

Selain itu, patroli gabungan secara rutinitas juga akan dilakukan bersama instansi terkait, di antaranya Dinas Sosial, Satpol PP dan Kesbangpol Pemkab Pasuruan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT/RW dan seluruh warga. Sinergi ini penting agar penyakit masyarakat dapat kita cegah sejak dini,” ungkapnya.

Aipda Junaidi berharap langkah yang dilakukan Polres Pasuruan Kota bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan bermartabat.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, Karanganyar dapat kembali menjadi wilayah yang aman, nyaman dan bermartabat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menyelamatkan anak-anak kita dari pengaruh lingkungan yang tidak baik. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Continue Reading

Berita

Patroli Harkamtibmas Dini Hari, Polres Pasuruan Kota Perkuat Kamtibmas Akhir Pekan

Published

on

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui patroli pada akhir pekan. Kegiatan patroli dilaksanakan oleh personel Polres Pasuruan Kota yang tergabung dalam Pleton Siaga, pada Minggu dini hari, 9 Agustus 2026.

 

Patroli menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Pasuruan, di antaranya Jalan Raya Panglima Sudirman, Jalan Raya Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Veteran, hingga Jalan A. Yani. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada waktu dini hari.

 

Personel Pleton Siaga melakukan pemantauan secara mobile terhadap situasi keamanan dan aktivitas masyarakat di sepanjang jalur patroli. Petugas juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi balap liar, kerumunan, kriminalitas jalanan, maupun gangguan ketertiban lainnya.

 

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa patroli dini hari merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat akhir pekan.

 

“Patroli Pleton Siaga ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami melakukan pemantauan secara mobile di sejumlah jalur untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Kompol Miftaful.

 

Dalam pelaksanaannya, personel juga mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis. Petugas memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada dini hari agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.

 

Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai layanan kepolisian untuk menyampaikan laporan, informasi, maupun meminta bantuan secara cepat.

 

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas Kota Pasuruan dan segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” tambahnya.

 

Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin oleh Pleton Siaga, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada waktu-waktu rawan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama akhir pekan.

Continue Reading

Berita

Polres Lumajang Kunci Pergerakan Api di Ranupani Antisipasi Karhutla TNBTS Meluas

Published

on

LUMAJANG – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus diperkuat.

Sebelumnya, Polres Lumajang Polda Jatim telah membuat sekat bakar (Fire Break) untuk mengunci pergerakan api agar tidak meluas ke wilayah Kabupaten Lumajang.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Lumajang, BPBD Kabupaten Lumajang, petugas TNBTS, serta masyarakat dikerahkan di kawasan perbatasan Desa Ranupani dan Desa Argosari, Kecamatan Senduro hingga saat ini.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, langkah penyekatan dilakukan sebagai upaya menghambat laju api yang hingga kini masih membakar kawasan Blok Jantur, Kabupaten Probolinggo.

“Personel Polres Lumajang bersama petugas BPBD, TNBTS, dan masyarakat hingga saat ini melakukan upaya pemadaman dan penyekatan di Desa Ranupani dan Desa Argosari,” kata AKBP Riki, Sabtu (8/8/2026).

Selain itu, tim juga menebang ranting dan semak di sepanjang perbatasan Desa Argosari dan Desa Ranupani sebagai jalur sekat bakar guna menghentikan penyebaran api.

“Hingga saat ini titik api masih terpantau berada di kawasan Blok Jantur,” lanjut AKBP Riki.

Kapolres Lumajang juga mengatakan, seluruh personel gabungan tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan sekaligus penanganan apabila api bergerak mendekati wilayah Lumajang.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Resort Ranupani, BA A. Ariyanto, S.Hut., operasi pemadaman dari udara akan diperkuat dengan pengerahan dua helikopter water bombing.

“Akan diterjunkan helikopter water bombing dari BNPB dan TNI AL untuk membantu proses pemadaman,” ujar AKBP Riki.

Kapolres Lumajang menambahkan, hingga kini penyebab kebakaran maupun sumber awal munculnya api masih belum dapat dipastikan dan masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area kebakaran maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api baru di kawasan hutan.

“Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar kebakaran ini segera dapat dikendalikan dan tidak meluas hingga mengancam permukiman maupun kawasan hutan lainnya,” pungkas AKBP Riki. (*)

Continue Reading

Trending