Connect with us

Berita

Peduli Stunting, Kapolres Madiun Salurkan Bansos untuk Masyarakat

Published

on

whatsapp image 2025 08 06 at 12.56.08

MADIUN – Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara kembali melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Polsek jajaran Polres Madiun Polda Jatim, Selasa (5/8/2025.

Kali ini kunjungan dilaksanakan di Polsek Nglames dan Polsek Wungu dengan agenda utama mengecek kesiapan personel serta menyalurkan bantuan sosial kepada warga sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pencegahan stunting.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara melakukan pengecekan terhadap kesiapan anggota dalam pelaksanaan tugas pelayanan masyarakat.

Selain itu ia juga memberikan arahan dan motivasi kepada personel agar terus menjaga kedisiplinan serta meningkatkan sinergi dengan masyarakat.

AKBP Kemas Indra Natanegara juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan nutrisi tambahan kepada masyarakat yang rentan terdampak stunting.

“Upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah pusat maupun daerah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mensukseskannya,” ujar AKBP Kemas.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam berperan aktif mendukung program nasional penurunan angka stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.

“Melalui bantuan sosial ini, semoga dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu pemenuhan gizi keluarga dengan harapan tumbuh kembang anak dapat berjalan secara normal,” terangnya.

Program Peduli Stunting Polres Madiun ini juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tuai Pujian, Aksi Humanis Polsek Geneng Bantu Lansia yang Antri Terima PKH Plus di Ngawi

Published

on

NGAWI, Tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan setulus hati.

Sebagai wujud kepedulian tersebut, personel Polsek Geneng Polres Ngawi membantu proses penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH ) Plus Tahap II yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Geneng, Kamis (18/6/2026).

Dalam kegiatan itu, personel Polsek Geneng mengutamakan pelayanan kepada para lanjut usia (lansia) dengan membantu proses antrean, memberikan pendampingan, serta memastikan para penerima manfaat tidak mengalami kesulitan saat menerima bantuan.

Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo menyampaikan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga berkewajiban melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkap Iptu Harli.

Menurut Kapolsek Geneng, melalui pendampingan penyaluran bantuan sosial ini, pihaknya ingin memastikan para lansia dapat menerima haknya dengan aman, nyaman, dan tanpa kendala.

Sementara itu beberapa orang lansia (lanjut usia) yang dibantu, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari anggota Polsek Geneng.

Tak hentinya para lansia memberikan pujian atas pelayanan humanis anggota Polsek Geneng yang hadir sejak pagi yang membantu warga penerima bantuan sosial tetsebut.

“Matur suwun pak Polisi, sampun dibantu, (terimakasih pak Polisi sudah dibantu),” kata Mbah Sih, salah satu lansia pemerima bansos. (*)

Continue Reading

Berita

Polrestabes Surabaya Amankan 45 Tersangka Hasil Pengembangan Penyidikan Kasus Siber Internasional

Published

on

SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur terus mengembangkan penyidikan kasus sindikat kejahatan siber Internasional yang menjadikan warga negara asing sebagai sasaran penipuan.

Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan 45 orang sebagai tersangka, terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan, dan tiga warga negara Indonesia (WNI).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, mengatakan penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh jaringan, termasuk memburu sejumlah pelaku yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam penanganan perkara ini, Polrestabes Surabaya Polda Jatim bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri guna memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di Jepang dan China.

Sejumlah korban di Jepang telah dimintai keterangan, sementara pemeriksaan terhadap korban di China segera dilakukan untuk melengkapi alat bukti.

“Koordinasi lintas negara terus kami lakukan agar seluruh rangkaian kejahatan ini dapat diungkap secara menyeluruh,” ujar Kombes Pol Luthfi, Rabu (17/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Polisi memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban. Seluruh korban diketahui merupakan warga negara Jepang dan China.

Dari hasil penyidikan terungkap, para pelaku menjalankan aksinya dengan menggunakan puluhan telepon seluler.

Mereka menghubungi korban melalui sambungan telepon maupun video call dengan menyamar sebagai aparat kepolisian.

Korban kemudian dituduh terlibat tindak pidana, seperti pencucian uang, sehingga dipaksa mentransfer sejumlah uang.

Untuk meyakinkan korban, sindikat tersebut menyiapkan ruangan khusus yang didesain menyerupai kantor polisi dan dibuat kedap suara sehingga saat melakukan video call tampak seperti proses pemeriksaan resmi.

Selain itu, hasil digital forensik terhadap barang bukti elektronik menemukan sekitar 30.000 data calon korban asal Jepang serta puluhan ribu data warga negara China yang diduga telah dipersiapkan sebagai target penipuan berikutnya.

Saat ini penyidik masih mendalami barang bukti digital, menelusuri jaringan pelaku, serta berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Mabes Polri terkait mekanisme penanganan hukum, termasuk kemungkinan kerja sama dengan negara asal para tersangka.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam KUHP dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Untuk kasus yang melibatkan korban asal Jepang, penyidik juga menangani dugaan tindak pidana penyekapan terhadap dua korban.

Kapolrestabes Surabaya menegaskan akan menuntaskan pengungkapan kasus tersebut dan memastikan seluruh pelaku yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Bondowoso Salurkan Air Bersih ke 20 Dusun yang Terdampak Kekeringan

Published

on

BONDOWOSO – Kedatangan truk tangki air bersih dari Polres Bondowoso Polda Jatim langsung disambut warga Dusun Sumber Biru Desa Klabang Kecamatan Tegalampel.

Desa Klabang merupakan salah satu wilayah terparah di 9 Kecamatan yang menjadi wilayah darurat kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih setiap harinya.

Jika tidak ada dropping setiap kepala keluarga harus mengambil air sejauh kurang lebih 2 kilometer.

Kapolres Bondowoso, AKBP. Aryo Dwi Wibowo, SH, SIK, MM. mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait, agar setiap hari dapat mendistribusikan air bersih ke desa darurat kekeringan.

“Kita lakukan pendistribusian air bersih ke 20 Dusun di 9 Kecamatan dengan harapan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung disaat krisis air bersih saat musim kekeringan melanda,”kata AKBP Aryo, Rabu (17/6/2026).

Selain dibagikan pada warga petugas juga mengisi tandon air di beberapa titik dusun yang krisis air bersih.

Warga yang mendapat bantuan air bersih mengaku sangat terbantu dengan bantuan puluhan ribu liter air bersih oleh Polres Bondowoso Polda Jatim.

“Alhamdulillah, dengan bantuan air bersih dari Polres Bondowoso, kami tidak lagi ambil air yang lokasinya jauh dari tempat tinggal kami ” ujar salah satu warga setempat. (*)

Continue Reading

Trending