Connect with us

Berita

Friday Night Patrol Run Warnai Malam Akhir Pekan, Polres Pasuruan Kota Ajak Pemuda Beraktivitas Positif

Published

on

whatsapp image 2025 09 27 at 15.36.18

Polresta Pasuruan – Malam akhir pekan di Kota Pasuruan kembali dipenuhi semangat kebersamaan dengan digelarnya kegiatan Friday Night Patrol Run oleh Polres Pasuruan Kota pada Jumat malam (26/9/2025).

Bertempat di Lapangan Apel Wicaksana Lagawa, kegiatan ini menjadi magnet bagi masyarakat, terbukti dengan ratusan peserta yang hadir dari berbagai lapisan, mulai dari pelajar, pemuda, komunitas olahraga, hingga jajaran TNI-Polri.

Hadir pula tokoh penting Kota Pasuruan, yakni Walikota Pasuruan Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.H., S.I.K., M.H., dan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko. Kehadiran mereka memberi nuansa tersendiri, sekaligus menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Sejak sore menjelang malam, suasana Lapangan Apel Wicaksana Lagawa sudah ramai oleh peserta yang bersiap mengikuti rangkaian kegiatan. Setelah apel pembukaan, dan pemanasan, ratusan peserta dilepas untuk berlari bersama menyusuri jalan protokol Kota Pasuruan.

Rute yang dilalui bukan sekadar jalur olahraga, melainkan juga jalur patroli yang sarat makna: memantau kondisi kamtibmas sekaligus menghadirkan interaksi positif antara aparat dan masyarakat.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara dalam sambutannya menuturkan, Friday Night Patrol Run ini merupakan inovasi Polres Pasuruan Kota dalam mengemas patroli malam menjadi lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin menciptakan ruang yang positif, terutama bagi para pemuda dan pelajar, agar waktu malam mereka dapat terisi dengan kegiatan yang sehat, bermanfaat, dan penuh kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan ikut serta malam ini. Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda berkelanjutan demi terciptanya Kota Pasuruan yang aman, nyaman, dan kondusif.”

Walikota Pasuruan Adi Wibowo dalam kesempatan yang sama turut memberikan apresiasi tinggi. “Saya menyambut baik inisiatif Polres Pasuruan Kota melalui Friday Night Patrol Run. Ini bukan hanya olahraga lari, melainkan sebuah simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri, komunitas, hingga para pelajar dan pemuda yang dengan penuh antusias mengikuti kegiatan ini. Harapan saya, kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa berlanjut menjadi ikon kebanggaan Kota Pasuruan, baik dari sisi olahraga maupun keamanan.” imbuhnya.

Para peserta pun tampak begitu bersemangat. Banyak di antara mereka yang mengaku senang bisa ikut serta, karena kegiatan ini berbeda dari olahraga biasanya.

Berlari di malam hari, menyusuri jalan-jalan utama Kota Pasuruan, sambil merasakan kehangatan kebersamaan, membuat pengalaman ini terasa istimewa. Selain menjaga kesehatan, mereka juga merasa ikut ambil bagian dalam menjaga keamanan kota.

whatsapp image 2025 09 27 at 15.36.18(3)

Nuansa kebersamaan semakin terlihat ketika aparat TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat umum berlari berdampingan tanpa sekat. Tidak ada perbedaan pangkat atau jabatan, semuanya menyatu dalam langkah yang sama. Inilah yang menjadi nilai tambah Friday Night Patrol Run, yaitu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana penuh kekeluargaan.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berhasil menunjukkan bahwa menjaga kamtibmas tidak selalu harus melalui pendekatan formal semata, tetapi juga bisa dengan cara yang kreatif, sehat, dan membangun interaksi sosial. Olahraga menjadi sarana perekat, komunikasi menjadi lebih cair, dan kebersamaan semakin terjalin erat.

Friday Night Patrol Run membuktikan bahwa Kota Pasuruan memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang tidak hanya aman, tetapi juga aktif, sehat, dan dinamis. Dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini berpotensi menjadi agenda rutin yang ditunggu-tunggu masyarakat, sekaligus ikon baru kebanggaan Kota Pasuruan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Patroli Paskot SAE Hingga Dini Hari, Polres Pasuruan Kota Cegah Balap Liar

Published

on

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota Polda Jatim bersama Polsek jajaran terus mengintensifkan Patroli Paskot SAE hingga dini hari sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi balap liar dan berbagai gangguan kamtibmas di wilayah Kota Pasuruan. Minggu dini hari (30/8/2026).

Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan maupun lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya aksi balap liar serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Selain melakukan pemantauan, personel juga berdialog dengan masyarakat dan para remaja yang ditemui. Anggota menyampaikan imbauan agar tidak melakukan balap liar maupun aktivitas lain yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful MBK, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Patroli Paskot SAE akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan.

“Patroli Paskot SAE merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman dan nyaman,” ujar Kompol Miftaful.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk ikut mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri maupun mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat yang mengetahui adanya aksi balap liar atau gangguan kamtibmas lainnya diimbau segera melapor melalui Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Continue Reading

Berita

Polres Lumajang Tangani Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor,172 Pendaki Dievakuasi

Published

on

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jawa Timur bersama tim gabungan begerak cepat melakukan upaya pemadaman kawasan Ranu Kembang Lumajang.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kabupaten Lumajang tersebut terpantau belum sepenuhnya padam hingga Minggu (30/8/2026).

Dengan alat manual, puluhan personel Polres Lumajang Polda Jatim bersama petugas gabungan melakukan upaya penyekatan dan pemadaman api secara manual mengingat medan yang terjal serta tebing curam.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, dua titik api di kawasan Ranu Kembang Gunung Semeru yang menyebabkan Karhutla tersebut diketahui terjadi sejak Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Terdapat dua lokasi titik api di kawasan Ranu Kembang tepatnya di Blok Ayek-Ayek, serta kawasan Ledok Bedor yang berada di perbatasan Desa Argosari dan Desa Ranupani,” terang AKBP Riki, Minggu (30/8/2026).

Menurut AKBP Riki dua lokasi karhutla tersebut kini menjadi fokus penanganan petugas. Di kawasan Ledok Bedor, api terpantau berada di tiga titik berada di arah Jantur menuju kawasan B29.

“Untuk api di dua lokasi sampai saat ini masih menyala dan belum padam. Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan,” jelasnya.

AKBP Riki mengatakan, di Ledok Bedor petugas menghadapi medan terjal, angin, serta lokasi kebakaran yang terbagi menjadi tiga titik.

“Petugas harus menunggu satu titik api padam sebelum dapat melanjutkan penanganan ke titik berikutnya,” ujar AKBP Riki.

Upaya yang dilakukan petugas saat ini selain pemadaman juga membuat sekat untuk menghambat pergerakan api.

“Proses pemadaman dilakukan secara manual menggunakan batang atau ranting pohon untuk memukul api yang membakar vegetasi,” tambah AKBP Riki.

Kapolres Lumajang mengungkapkan, medan yang berat menjadi salah satu kendala utama di kawasan Ranu Kembang yang sulit dijangkau.

“Kondisi di Ranu Kembang cukup sulit dijangkau. Api juga terus membesar, sehingga petugas terkendala untuk menuju lokasi,” ujar AKBP Riki.

Di tengah penanganan karhutla, sebanyak 172 pendaki yang sebelumnya berada di kawasan Ranu Kumbolo telah berhasil dievakuasi. Seluruh pendaki dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Sebanyak 172 pendaki dari Ranu Kumbolo sudah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Untuk jalur pendakian saat ini dinyatakan ditutup total,” tegas AKBP Riki. (*)

Continue Reading

Berita

Garda Satya NKRI Siap “Satya Haprabu”, Teguhkan Pengabdian untuk Bangsa dan Negara

Published

on

Solo – Keluarga besar *Garda Satya NKRI* menyatakan kesiapan untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara dengan semangat *“Satya Haprabu”*.

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan *Syukuran Kemerdekaan RI Ke-81 dan Silaturahmi Kapolri dengan Garda Satya NKRI* bertema *“Bersama Umat Membangun Indonesia”* di Solo, Minggu (30/8/2026).

Garda Satya NKRI merupakan wadah bagi mantan anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah (JI) yang telah *meneguhkan komitmen kebangsaan, menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)*, serta berkomitmen mengambil peran positif sebagai bagian dari barisan terdepan dalam memelihara Kamtibmas dan menjaga keutuhan NKRI di bawah koordinasi Polri.

Semangat *“Satya Haprabu”* menjadi cerminan tekad Garda Satya NKRI untuk menjaga komitmen kebangsaan dan mengarahkan semangat pengabdian pada berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa *setiap anak bangsa memiliki ruang dan kesempatan untuk berperan serta membangun masa depan Indonesia*.

“Kita memiliki rumah bersama bernama NKRI, dengan pintu yang selalu terbuka bagi setiap anak bangsa untuk berperan dan berjuang menata kembali langkah, serta membangun masa depan bangsa,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, komitmen terhadap NKRI perlu diwujudkan melalui berbagai kontribusi positif, mulai dari *menjaga Kamtibmas, merawat persatuan, hingga mendukung kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat*.

Garda Satya NKRI juga didorong untuk terus mengembangkan perannya melalui berbagai kegiatan produktif, termasuk penguatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kewirausahaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolri berharap semangat dan kekompakan keluarga besar Garda Satya NKRI dapat menjadi *kekuatan positif yang memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat*.

Komitmen tersebut sejalan dengan tema *“Bersama Umat Membangun Indonesia”*, yang menegaskan bahwa pembangunan bangsa membutuhkan kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Kapolri juga menegaskan bahwa *Polri akan terus menjaga kebersamaan dan mendampingi keluarga besar Garda Satya NKRI dalam setiap langkah positif ke depan*.

“Karena bagi saya, persaudaraan yang telah kita bangun bukanlah persaudaraan sesaat, melainkan *saduluran saklawase*, persaudaraan yang senantiasa kita jaga dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” kata Kapolri.

Dengan semangat *“Satya Haprabu”*, Garda Satya NKRI diharapkan terus memperkuat komitmen kebangsaan serta menghadirkan pengabdian nyata bagi masyarakat, sekaligus ikut menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Continue Reading

Trending