Connect with us

Berita

Polri dan Warga Bersinergi Pulihkan Pascabanjir di Pidie Jaya

Published

on

Meureudu – Polres Pidie Jaya terus menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak banjir dengan melaksanakan dua kegiatan pemulihan sekaligus, yaitu Giat Gotong Royong (Korve) Pascabencana di wilayah Polsek Ulim serta Bakti Sosial pembersihan fasilitas umum di Jangka Buya, Sabtu 20 Desember 2025.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Aceh tanggal 18 Desember 2025 terkait pelaksanaan pemulihan pascabencana bersama Polri, PLN, dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung di halaman dan bangunan menasah serta Kantor Keuchik Gampong Tijin Daboh, Kecamatan Ulim, melibatkan personel Polres Pidie Jaya, Brimob BKO Polda Aceh, Polsek Ulim, serta masyarakat setempat.

Para peserta melakukan pembersihan fasilitas umum, halaman menasah, kantor keuchik, dan lingkungan sekitar yang terdampak banjir. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat dan memulihkan sarana umum yang rusak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM AKP Mahyuddin, IPTU Maimun Azhari, personel Brimob, personel Polres Pidie Jaya, serta masyarakat.

“Gotong royong ini memperlihatkan kekuatan kolaborasi Polri dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas,” ujar Kapolres dalam keterangannya.

Kegiatan Korve di Ulim dinilai berjalan efektif, memperkuat sinergitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai institusi yang hadir membantu warga saat membutuhkan.

Di waktu yang sama, Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya bersama masyarakat melaksanakan Bakti Sosial Pasca Banjir Bandang di Mesjid At-Taqwa dan SD Negeri 1 Jangka Buya, Gampong Leurui Mangat.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan lumpur sisa luapan banjir di area parkir, halaman mesjid, serta lingkungan sekolah agar dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar dan ibadah.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Kasat Intelkam Iptu Rusdiono, Kasat Samapta Iptu Ramli, Kapolsek Jangka Buya Ipda Mustafa, Kasi Propam Ipda T. Misri Azhar, KBO Sat Intelkam Edi Zulkarnain, Personel Intelkam, Samapta, Polsek Jangka Buya, Masyarakat Kecamatan Jangka Buya dan Dewan Guru SD Negeri 1 Jangka Buya.

Keterlibatan banyak pihak dalam aksi ini mencerminkan kuatnya solidaritas antara Polri dan masyarakat dalam upaya pemulihan pascabencana.

Kapolres Pidie Jaya mengapresiasi semangat kolaboratif seluruh personel dan warga. “Aksi bakti sosial ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat dan untuk memastikan fasilitas umum dapat kembali berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Melalui dua kegiatan yang dilaksanakan di Ulim dan Jangka Buya, Polres Pidie Jaya menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana, memperkuat kamtibmas, dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Upaya terpadu ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas umum, mendorong normalnya aktivitas warga, serta memperkuat citra Polri sebagai mitra masyarakat yang peduli dan responsif.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jaga Jalur Pantura Tetap Aman, Polsek Rejoso Tingkatkan Patroli dan Dialogis

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus meningkatkan kegiatan patroli di sepanjang jalur Pantura wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Minggu (30/8/2026).

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik di jalur Pantura yang menjadi jalur padat aktivitas masyarakat dan kendaraan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun aksi kriminalitas yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel Polsek Rejoso juga melaksanakan dialogis dengan masyarakat yang ditemui selama kegiatan patroli.

Dalam kesempatan tersebut, Polsek Rejoso menyampaikan imbauan agar masyarakat selalu waspada terhadap lingkungan sekitar serta turut menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., mengatakan bahwa patroli di jalur Pantura merupakan bagian dari kegiatan preventif kepolisian untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami terus meningkatkan patroli di jalur Pantura, khususnya pada lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain patroli, anggota juga kami arahkan untuk berdialog dengan warga agar komunikasi tetap terjalin dan informasi terkait situasi kamtibmas dapat diperoleh secara langsung,” ujar AKP Bambang Pamungkas.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas atau aktivitas yang mencurigakan.

Dengan kegiatan patroli dan dialogis yang dilakukan secara rutin, Polsek Rejoso berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Rejoso.

Continue Reading

Berita

Kapolres Pasuruan Kota Cup 2026, Turnamen Mobile Legends Siap Adu Strategi dan Sportivitas

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Polres Pasuruan Kota akan menggelar Tournament Mobile Legends: Bang Bang Kapolres Pasuruan Kota Cup 2026. Sabtu (29/8/2026)

Turnamen e-sports ini menjadi wadah bagi para pecinta Mobile Legends untuk menunjukkan kemampuan, strategi, serta kekompakan tim dalam sebuah kompetisi yang positif dan menjunjung tinggi sportivitas.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang e-sports.

“Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kegiatan yang positif. Selain berkompetisi, kami berharap turnamen ini dapat mempererat silaturahmi dan membangun sportivitas,” ujar Kapolres.

Kapolres Pasuruan Kota Cup 2026 mempertandingkan game Mobile Legends: Bang Bang dengan format satu tim terdiri dari lima peserta. Menariknya, pendaftaran peserta tidak dipungut biaya atau gratis, dengan total hadiah yang disiapkan mencapai Rp10 juta.

Pendaftaran turnamen telah dibuka mulai 28 Agustus 2026. Selanjutnya, Technical Meeting (TM) akan dilaksanakan pada 4 September 2026.

Rangkaian pertandingan dimulai pada 5 September 2026 dengan babak penyisihan yang berlangsung di Warung Kopi Cesa, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, babak semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026 di Aula SS Polres Pasuruan Kota.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP H. Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H., mengajak para pecinta Mobile Legends untuk segera mendaftarkan tim terbaiknya dan mengikuti kompetisi tersebut.

“Kuota peserta terbatas. Kami mengajak para komunitas dan pecinta Mobile Legends untuk ikut ambil bagian dalam Kapolres Pasuruan Kota Cup 2026. Mari berkompetisi secara sehat, junjung sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti turnamen, pendaftaran dapat dilakukan melalui kontak D. Armada di nomor 081776507677 atau Natasya di nomor 087883397622.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berharap e-sports dapat menjadi sarana positif untuk membangun kreativitas, kebersamaan, dan sportivitas generasi muda sekaligus turut memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Siap tempur? Siap jadi juara? Mari ramaikan Kapolres Pasuruan Kota Cup 2026!

Continue Reading

Berita

Penanganan Karhutla Hari Keenam, Brimob Kembali Turun Di Biak

Published

on

BIAK – Memasuki hari keenam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Biak Numfor, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua kembali melaksanakan penanganan di sejumlah lokasi. Kegiatan dilakukan di Kampung Darfuar, belakang Pasar Maryendi, serta Kampung Sumberker, Jalan Raya Biak Timur, dengan dukungan satu unit Water Cannon.

Personel melaksanakan pemadaman dan pembasahan pada area yang masih terdapat titik api maupun bara sisa kebakaran. Penggunaan Water Cannon membantu proses penyiraman di lokasi terdampak sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih efektif. Personel juga menyisir area sekitar untuk memastikan api tidak kembali muncul dan mencegah kobaran menyebar ke wilayah lainnya.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri terus mengoptimalkan langkah penanganan Karhutla dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung di wilayah yang masih terdapat titik api. Menurutnya, upaya pemadaman tidak hanya dilakukan untuk mengendalikan api, tetapi juga memastikan bara sisa kebakaran tidak kembali memicu munculnya titik api baru.

“Polri terus mengoptimalkan penanganan Karhutla dengan mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki, termasuk melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi yang masih terdapat titik api maupun bara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan mencegah kebakaran meluas,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Selama kegiatan berlangsung, personel terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di masing-masing lokasi penanganan. Proses pemadaman dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi medan serta keselamatan personel. Setelah titik api berhasil dikendalikan, pembasahan tetap dilakukan untuk memastikan bara yang tersisa benar-benar padam dan tidak menimbulkan kembali titik api baru.

Memasuki hari keenam, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor tetap menunjukkan kesiapsiagaan dalam menangani Karhutla di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Penanganan dan pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi aman.

“Penanganan di lapangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Langkah tersebut merupakan bentuk respons Satbrimob Polda Papua dalam membantu penanganan Karhutla sekaligus mencegah dampaknya meluas ke wilayah lainnya.

Continue Reading

Trending