Connect with us

Berita

Polres Malang Bongkar Sindikat Pengoplos LPG Bersubsidi di Kepanjen

Published

on

MALANG – Polres Malang Polda Jatim mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan LPG subsidi 3 kilogram yang dipindahkan ke tabung 12 kilogram (Bright Gas) untuk diperjualbelikan secara ilegal.

Dari hasil ungkap kasus ini Polisi mengamankan Tiga tersangka yakni FM (34), MR (33), dan M (49) warga Kecamatan Kromengan.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Hafiz Prasetia Akbar menjelaskan, pengungkapan bermula dari penyelidikan Unit Resmob Satreskrim yang mencurigai adanya praktik penyalahgunaan LPG subsidi.

“Dari hasil penyelidikan, petugas mendapati tersangka sedang melakukan pemindahan isi tabung LPG 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram tanpa segel resmi,” ujar AKP Hafiz saat konferensi pers di Polres Malang, Jumat (24/4/2026).

Aksi tersebut diketahui dilakukan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Semanding Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang dengan menggunakan alat sederhana berupa pipa besi yang telah dimodifikasi.

Saat anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Malang melakukan penyelidikan pada Jumat (17/4/2026) di lokasi, petugas menemukan tersangka FM tengah memindahkan isi LPG subsidi ke tabung Bright Gas.

“Setelah dilakukan pendalaman, terungkap bahwa gas hasil pemindahan tersebut kemudian diperjualbelikan secara berantai,” ujar AKP Hafiz

Dari praktik ini, para tersangka memperoleh keuntungan sekitar Rp 40 ribu hingga Rp60 ribu per tabung 12 kilogram.

“Gas hasil pemindahan dijual dari tersangka FM ke MR seharga Rp.140 ribu, kemudian dijual lagi ke M seharga Rp 150 ribu, hingga akhirnya dijual ke peternak ayam dengan harga Rp180 hingga 200 ribu,” jelasnya.

AKP Hafiz menegaskan, modus yang digunakan cukup sederhana namun berbahaya, yakni dengan memanfaatkan pipa besi modifikasi berukuran sekitar 10 hingga 11 sentimeter untuk memindahkan isi gas dari tabung kecil ke tabung besar.

Motif para tersangka adalah untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Empat tabung LPG 3 kilogram bisa digunakan untuk mengisi satu tabung 12 kilogram. Prosesnya memanfaatkan perbedaan tekanan, bahkan tabung 12 kilogram didinginkan agar gas berpindah,” jelasnya.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 106 tabung LPG 3 kilogram, 9 tabung Bright Gas 12 kilogram, alat suntik gas berupa pipa modifikasi, regulator, satu unit kendaraan Grandmax, STNK, serta beberapa unit ponsel.

AKP Hafiz menambahkan, praktik ilegal ini telah berlangsung sejak tahun 2025 dan dilakukan berdasarkan permintaan dari konsumen.

“Distribusi dilakukan sesuai pesanan. Dalam satu kali kegiatan, kami mencatat ada lebih dari seratus tabung LPG 3 kilogram yang digunakan untuk dipindahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Astri Lutfiatun Nisa, mengapresiasi pengungkapan kasus tersebut dan memastikan kondisi stok LPG di wilayahnya masih aman.

“Stok LPG di Kabupaten Malang sejauh ini masih aman. Namun dengan adanya temuan modus seperti ini, tentu akan kami dalami lebih lanjut bersama distributor agar distribusi LPG subsidi benar-benar tepat sasaran,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polsek Keboncandi Gelar Patroli Dialogis Bersama Security Bank, Perkuat Keamanan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Keboncandi Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis pada Jumat, 26 Juni 2026, di Bank BPR yang berlokasi di Jalan Raya Rangge, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di kawasan objek vital perbankan.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Keboncandi berdialog langsung dengan petugas security Bank BPR. Petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak security untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap aktivitas yang mencurigakan, khususnya pada jam operasional bank maupun saat aktivitas transaksi masyarakat meningkat. Selain itu, petugas juga mengingatkan agar CCTV dan sistem keamanan lainnya selalu dalam kondisi baik serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.

 

Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Keboncandi. “Patroli dialogis ini merupakan kegiatan preventif yang rutin kami laksanakan untuk memperkuat sinergi dengan petugas keamanan di objek vital, khususnya perbankan. Kami mengimbau agar seluruh petugas security selalu meningkatkan kewaspadaan, aktif memantau situasi di lingkungan kerja, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan. Dengan kerja sama yang baik, kami berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Keboncandi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Topo Utomo.

 

Kegiatan patroli dialogis ini mendapat sambutan positif dari pihak security Bank BPR. Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, diharapkan koordinasi antara kepolisian dan petugas keamanan semakin solid dalam mencegah berbagai potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian, perampasan, maupun kejahatan lainnya yang dapat mengganggu aktivitas perbankan.

 

Polsek Keboncandi akan terus mengintensifkan patroli dialogis di objek-objek vital maupun pusat aktivitas masyarakat sebagai wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan sinergi antara Polri, petugas keamanan, dan masyarakat, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Keboncandi diharapkan senantiasa aman, nyaman, dan kondusif.

Continue Reading

Berita

Polsek Kraton Gelar Patroli dan Monitoring di SPBU Pertamina 54.671.34, Antisipasi Kelangkaan BBM dan Jaga Kondusivitas Kamtibmas

Published

on

Polres Pasuruan Kota – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Kraton melaksanakan patroli dialogis sekaligus monitoring di SPBU Pertamina 54.671.34 yang berlokasi di Jalan Raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kraton melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengisian BBM, berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU terkait ketersediaan stok BBM, serta mengawasi situasi di sekitar area SPBU. Hasil monitoring menunjukkan stok BBM di SPBU Pertamina 54.671.34 dalam kondisi aman, distribusi berjalan lancar, dan tidak ditemukan antrean panjang maupun gangguan kamtibmas yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.

 

Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada petugas SPBU dan masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM. Masyarakat diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan pembelian secara berlebihan maupun penimbunan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran distribusi BBM.

 

Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh mengatakan bahwa patroli dan monitoring di SPBU merupakan salah satu langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan di objek vital serta memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap terpenuhi.

 

“Patroli dan monitoring di SPBU merupakan langkah preventif yang terus kami lakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan aman dan lancar. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas yang dapat menghambat pelayanan di SPBU. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar AKP Moch Soleh.

 

Melalui kegiatan patroli dialogis dan monitoring ini, Polsek Kraton berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di objek-objek vital. Diharapkan dengan adanya pengawasan secara rutin, distribusi BBM tetap berjalan lancar, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kraton tetap aman dan kondusif, serta masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan nyaman tanpa adanya gangguan.

Continue Reading

Berita

Jelang Tradisi Petik Laut, Satpolairud Polres Pasuruan Kota Berikan Imbauan Keselamatan kepada Nelayan

Published

on

Polresta Pasuruan – Menjelang pelaksanaan tradisi Petik Laut, Satpolairud Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan imbauan keselamatan kepada para nelayan dan masyarakat pesisir di wilayah Ngemplakrejo, Kota Pasuruan, Jumat (26/6/2026).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 12.45 WIB sebagai bentuk langkah preventif kepolisian dalam mendukung kelancaran serta keselamatan masyarakat yang akan mengikuti tradisi Petik Laut.

 

Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno, S.H. mengatakan, imbauan ini diberikan agar seluruh rangkaian kegiatan Petik Laut dapat berjalan aman, tertib, dan tetap mengutamakan keselamatan.

 

“Kami mengimbau kepada para nelayan dan masyarakat pesisir agar memastikan kapal yang digunakan benar-benar layak berlayar, membawa alat keselamatan, serta tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas kapal,” ujar AKP Edy Suseno.

Selain itu, Satpolairud juga mengingatkan para nahkoda kapal agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Apabila cuaca buruk, masyarakat diminta untuk tidak memaksakan diri melaut demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

“Keselamatan penumpang menjadi tanggung jawab penuh nahkoda kapal. Karena itu, kami minta seluruh pihak tetap waspada dan mematuhi imbauan yang telah disampaikan,” tambahnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud Polres Pasuruan Kota juga mengajak masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas selama pelaksanaan tradisi Petik Laut berlangsung.

 

AKP Edy Suseno menegaskan bahwa kehadiran Satpolairud di tengah masyarakat pesisir merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan aktivitas di perairan.

 

“Kami berharap tradisi Petik Laut ini dapat berjalan lancar, aman, dan menjadi kegiatan budaya masyarakat pesisir yang tetap mengedepankan keselamatan bersama,” pungkasnya.

 

Satpolairud Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat pesisir agar segera menghubungi layanan darurat Kepolisian Call Center 110 apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, kecelakaan perairan, maupun kondisi darurat lainnya selama rangkaian tradisi Petik Laut berlangsung.

Continue Reading

Trending