Connect with us

Berita

Polrestabes Surabaya Akhirnya Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Pemilik Toko Kelontong di Surabaya

Published

on

Surabaya – Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia, yang terjadi kepada salah satu pemilik toko kelontong yang berada di jalan Manukan Tama A3 pada 07 Januari 2022 silam.

Kronologi kejadian tersebut berawal dari adanya rasa dendam antara pelaku dengan korban, pasalnya pelaku yang berinisial HD (31) warga Surabaya itu sering dituduh mencuri uang oleh keponakan koraban saat ditempatnya ia bekerja di Kota Propolinggo.

HD terbilang cukup nekat dan sadis dalam melaksanakan aksinya, pasalnya saat itu dirinya ditemani oleh temannya yang saat ini sedang dalam daftar pencarian orang (DPO) sudah sangat matang merencanakan aksinya.

Modus yang digunakan oleh pelaku adalah mematikan lampu saklar rumah korban hingga membuat korban keluar rumah untuk mengecek terkait penyebab masalah lampunya mati.

Mengetahui korban keluar rumah, pelaku lantas memanfaatkan kesempatan tersebut dengan segera memukul wajah korban dengan tangan kosong, kemudian menghajar kepalanya dengan paving hingga kepalanya berdarah yang menjadi penyebab korbannya meninggal dunia, saat itu korban berteriak hingga ada warga yang menghampiri, lalu pelaku meninggalkannya begitu saja.

Pasca melakukan pemukulan, pelaku melarikan diri dan akhirnya berhasil diamankan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya berdasarkan bukti dan rekaman CCTV yang ada.

Pada saat konferensi pers, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan menjabarkan bahwa motif dari kejadian tersebut merupakan  dendam, lantaran pelaku sering dituduh mencuri uang.

“Pelaku ini terbilang sadis, karena memukul korbanya dengan membabi buta di bagian kepala, saat itu korban ditinggalkan masih dalam keadaan hidup, namun akhirnya menghembuskan nafas karena kehabisan banyak darah,” jelas Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Akibat perbuatannya, saat ini pelaku telah diamankan di Mapolretabes Surabaya beserta barang bukti yang digunakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, denga dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (f/)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kolaborasi Polri dan Masyarakat Sukses Pulihkan Jembatan Pandan Tapanuli Tengah

Published

on

Pandan – Akses kendaraan berat dan roda empat di Jembatan Pandan Tapanuli Tengah, kini kembali normal sepenuhnya. Setelah sempat terputus total akibat hantaman banjir bandang pada tanggal 25 November 2025, jembatan vital ini akhirnya dapat dilewati oleh truk dan mobil per Rabu malam (3/12).

Keberhasilan pemulihan yang cepat ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi sinergis antara aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan seluruh elemen masyarakat sekitar.

Sebelumnya, selama masa perbaikan intensif, mobilitas warga di wilayah tersebut hanya ditopang oleh jembatan darurat yang terbuat dari kayu. Jembatan darurat ini hanya memungkinkan dilalui oleh kendaraan roda dua (sepeda motor), yang secara signifikan menghambat jalur logistik dan pergerakan ekonomi lokal.

Dengan rampungnya perbaikan ini, Jembatan Pandan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dari dua arah (dua jalur), sehingga arus lalu lintas dapat kembali lancar.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi kepada pihak Polri atas dukungan dan bantuan yang diberikan dalam pembenahan jembatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu dari Polri. Berkat bantuan dan inisiatif cepat dari kepolisian, jembatan ini bisa kembali dilalui, bahkan kini dengan dua jalur. Ini sangat membantu kami memulihkan aktivitas ekonomi,” ujar salah satu perwakilan warga.

Kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara lembaga negara dan partisipasi aktif masyarakat dapat menghasilkan solusi cepat dan efektif dalam menghadapi bencana serta memulihkan infrastruktur publik. (***)

Continue Reading

Berita

Dapur Lapangan Brimob Suplai Bantuan Makanan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Published

on

Aceh Tamiang – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Pasukan Brimob I mengoperasikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. Layanan ini mulai beroperasi pada Kamis malam, 5 Desember 2025, berpusat di kompleks Islamic Center Aceh Tamiang.

Sejak dibuka, mobil dapur lapangan tersebut langsung diserbu warga. Anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia tampak mengantre dengan tertib sambil membawa piring dan tempat makan. Mereka menerima paket nasi hangat lengkap dengan lauk mi instan dan telur, yang disajikan langsung dari Mobil Dapur Lapangan Brimob.

“Kami prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Aceh Tamiang. Semoga kita semua diberi kesabaran dan keikhlasan menghadapi bencana ini. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua,” ujar Danpas Brimob I, Brigjen Pol Anang Sumpena, saat meninjau pelaksanaan dapur lapangan.

Bagi warga, kehadiran dapur umum ini bukan hanya menjawab kebutuhan dasar akan makanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepedulian negara di tengah situasi darurat. Di sela-sela antrean, warga saling menyapa dan saling menguatkan, menciptakan suasana kebersamaan di tengah bencana.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Brimob yang dinilai hadir pada saat yang paling dibutuhkan. Mereka berharap layanan dapur lapangan dapat terus berlanjut hingga kondisi berangsur normal dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.

Upaya Brimob I melalui pengoperasian dapur lapangan ini menjadi bagian dari dukungan nyata kepada pemerintah daerah dalam penanganan darurat banjir, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.

Continue Reading

Berita

Update Penanganan Bencana Sumbar: Polri Percepat Pencarian dan Identifikasi Jenazah

Published

on

Sumatera Barat – Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di Sumatera Barat hingga Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.

“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” ujar Kombes Erdi.

Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga hari ini. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.

Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.

Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.

Kombes Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.

“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending