Connect with us

Berita

29 Polres Jajaran Polda Jatim, Polres Pasuruan Kota Terima Penghargaan Pelayanan Publik Dari Menpan RB dengan Kategori “Sangat Baik”

Published

on

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota jajaran Polda Jatim mengikuti kegiatan penyampaian evaluasi dan penghargaan pelayanan publik lingkup Polri Tahun 2021 Secara Virtual Melalui Zoom Meeting di Aula Sanika Satyawada Polres Pasuruan Kota, dimana kegiatan penyampaian evaluasi dan penghargaan pelayanan publik lingkup Polri Tahun 2021 dilaksanakan di aula Awaloedin Djamin lantai 9 gedung Bareskrim Polri yang dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta dipimpin secara virtual oleh Wakil Presiden Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. Ma’ruf Amin dari istana wakil presiden jalan Merdeka selatan jakarta.

Wakil Presiden RI Prof. Dr. Ma’ruf Amin, dalam sambutannya, Transformasi Polri terus bergulir salah satunya adalah Presisi dengan harapan dapat terwujud transformasi Polri secara menyeluruh yang menyentuh seluruh aspek kehidupan.

“Tingkatkan terus kompetensi SDM polri termasuk literasi digital, manfaatkan modernitas teknologi untuk membantu penegakan hukum serta evaluasi pelayanan teknologi,” kata Wapres Prof. Dr. Ma’ruf Amin, dalam sambutannya, Kamis (10/3/2022).

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan Hasil Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Lingkup Kepolisian Negara RI dengan rincian hasil nilai evaluasi Polres, Polresta, Polrestabes, dan Polres Metro. Yakni dengan jumlah nilai A sebanyak 27, nilai A- sebanyak 78, nilai B sebanyak 116, nilai B- sebanyak 47, nilai C sebanyak 18, dan nilai C- sebanyak 23.

Sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan, Kualitas pelayanan publik di Indonesia akan terus diperbaiki seiring dengan meningkatnya tuntutan masyarakat agar pelayanan publik semakin baik dengan meninggalkan budaya-budaya lama yang buruk.

“Meningkatkan pelayanan publik menjadi lebih baik, yaitu melalui pelayanan yang cepat, tidak berbelit-belit, ramah dan responsif. Polri harus terus berbenah karena masih terdapat kesan negatif dari masyarakat sebesar 28,57%,” jelas Kapolri.

Harapannya, para stakeholder senantiasa melakukan asistensi dan memberikan masukan terhadap pelayanan publik Polri, sehingga dapat diambil langkah-langkah perbaikan untuk mewujudkan pelayanan publik sebagaimana Transformasi menuju Polri yang Presisi.

Sedangkan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, menyebutkan, 5 (lima) prioritas kerja 2019-2024 yakni, pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, simplifikasi regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

“Agar Kapolres/ta/tabes/metro jajaran mengingatkan anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat dan baik,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan kegiatan, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, memberikan ucapan terimakasih kepada Kasatker dan Kasatwil jajaran Polda Jatim yang telah mengelola pelayanan publik dengan baik sehingga terdapat 8 satwil Jajaran Polda Jatim mendapat nilai A dengan predikat pelayanan prima, 10 satwil jajaran Polda Jatim mendapat nilai A- dengan predikat pelayanan sangat baik dan 7 satwil mendapat nilai B dengan predikat pelayanan Baik.

“Untuk Satwil dan Satker yang belum mendapatkan penghargaan, momen ini merupakan triger untuk meningkatkan kinerja dan motivasi agar lebih memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Selain itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, pada tahun 2021 telah melakukan evaluasi kinerja unit penyelenggara pelayanan publik tertentu pada 310 PoIres lingkup Kepolisian Republik Indonesia. Salah satunya Polres Pasuruan Kota telah mendapatkan penghargaan pelayanan publik dengan kategori sangat baik di jajaran Polda Jatim.

Berikut daftar Polres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang mendapat penghargaan Pelayanan Publik :

  1. POLRESTABES SURABAYA KATEGORI A (YAN PRIMA)
  2. POLRESTA BANYUWANGI KATEGORIA (YAN PRIMA)
  3. POLRESTA SIDOARJO KATEGORI A (YAN PRIMA)
  4. POLRES MALANG KATEGORI A (YAN PRIMA)
  5. POLRESTA MALANG KOTA KATEGORI A (YAN PRIMA)
  6. POLRES GRESIK KATEGORI A (YAN PRIMA)
  7. POLRES TUBAN KATEGORI A (YAN PRIMA)
  8. POLRES LAMONGAN KATEGORI A (YAN PRIMA)
  9. POLRES PASURUAN KOTA KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  10. POLRES MOJOKERTO KOTA KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  11. POLRES TULUNGAGUNG KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  12. POLRES BOJONEGORO KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  13. POLRES BATU KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  14. POLRES MADIUN KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  15. POLRES BONDOWOSO KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  16. POLRES TRENGGALEK KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  17. POLRES PROBOLINGGO KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  18. POLRES BLITAR KOTA KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  19. POLRES JOMBANG KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  20. POLRES MAGETAN KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  21. POLRES LUMAJANG KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  22. POLRES JEMBER KATEGORI A- (SANGAT BAIK)
  23. POLRES NGAWI KATEGORI B (BAIK)
  24. POLRES MADIUN KOTA KATEGORI B (BAIK)
  25. POLRES PASURUAN KATEGORI B (BAIK)
  26. POLRES PACITAN KATEGORI B (BAIK)
  27. POLRES SUMENEP KATEGORI B (BAIK)
  28. POLRES PROBOLINGGO KOTA KATEGORI B (BAIK)
  29. POLRES BANGKALAN KATEGORI B (BAIK)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tingkatkan Keselamatan Warga, Patroli Polsek Grati Pantau Perlintasan Kereta Api

Published

on

Polresta Pasuruan  – Dalam rangka meningkatkan keselamatan warga serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, Polsek Grati melaksanakan patroli rutin dengan fokus pemantauan perlintasan kereta api yang berada di desa Sumberagung Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan (14/01/2026).

Kegiatan patroli ini menyasar perlintasan kereta api yang kerap dilalui masyarakat, baik pengguna kendaraan bermotor maupun pejalan kaki. Kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, serta mengantisipasi potensi kecelakaan akibat kelalaian pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan imbauan secara humanis kepada warga agar selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api. Masyarakat diingatkan untuk mendahulukan perjalanan kereta api, mematuhi rambu-rambu, serta tidak menerobos palang pintu perlintasan.

Patroli ini merupakan langkah preventif Polsek Grati dalam menekan angka kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan perlintasan kereta api. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur kereta.

Petugas juga melakukan koordinasi dengan warga sekitar perlintasan agar turut berperan aktif menjaga keselamatan bersama. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas, terutama di area perlintasan kereta api yang memiliki risiko tinggi.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan semakin meningkat dan potensi kecelakaan dapat diminimalisir.

Polsek Grati menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli berkelanjutan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Berita

Gratis, Polres Kediri Kota Temukan dan Kembalikan Motor Hilang kepada Pemiliknya

Published

on

Kediri Kota – Satreskrim Polres Kediri Kota Polda Jatim mengembalikan sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kepada pemiliknya.

Barang bukti sepeda motor itu merupakan kasus curanmor yang berhasil diungkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota Polda Jatim bersama Polsek jajarannya.

Motor itu dikembalikan secara simbolis kepada pemiliknya yang menjadi korban pencurian di Mako Polres Kediri Kota pada Rabu (14/1/2026).

Sebanyak empat korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Barat sungai Kabupaten Kediri akhirnya bisa tersenyum lega setelah polres setempat berhasil mengembalikan motor mereka secara gratis.

“Kita langsung serahkan unit sepeda motor kepada masing-masing pemiliknya yang sebelumnya dilaporkan hilang dicuri,” ujar Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana.

Ia mengatakan, para tersangka kini sudah diproses hukum dan diamankan di Polres Kediri Kota.

“Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor yang sebelumnya dicuri oleh tersangka yang sekarang kami serahkan ke pemilik sah nya,” jelas AKP Cipto.

Ia juga memastikan bahwa tidak ada biaya apapun alias gratis mulai dari laporan pencurian hingga pengembalian sepeda motor.

“Alhamdulillah sepeda motornya bisa digunakan kembali untuk beraktivitas sehari-hari,” ucapnya.

AKP Cipto mengimbau kepada masyarakat masyarakat agar senantiasa hati-hati, waspada, dan tidak teledor ketika memarkirkan kendaraannya.

“Kami harap ke depannya makin banyak CCTV yang terpasang di bling spot area yang berada di wilayah hukum polres Kediri Kota sehingga bisa mencegah tindak pidana kejahatan,” tuturnya.

Sementara itu Sri salah satu korban pencurian asal Desa/Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri mengaku, senang sepeda motornya bisa kembali.

Ia juga berterima kasih kepada Polres Kediri Kota yang sudah berhasil mengungkap kasus curanmor sekaligus motornya bisa kembali dalam keadaan utuh.

“Terima kasih pak polisi akhirnya motor saya bisa kembali,” ungkapnya. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Pacitan Gandeng Ipda Purnomo Rehabiltasi Lima ODGJ

Published

on

PACITAN – Polres Pacitan Polda Jatim menggandeng Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang dikenal aktif menangani ODGJ, untuk memberikan perawatan lanjutan kepada warga yang selama ini belum tertangani secara optimal.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menyampaikan, pada tahap awal pihaknya membawa Lima ODGJ untuk mendapatkan perawatan intensif di Lamongan.

Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah, dengan melibatkan Dinas Sosial serta tenaga kesehatan.

“Hari ini kami bawa lima orang menderita gangguan kejiwaan bersama pemerintah daerah yang diwakili Dinsos, dibantu Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan,” ujar AKBP Ayub, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, kehadiran aparat negara dalam penanganan ODGJ merupakan wujud tanggung jawab sosial sekaligus kemanusiaan.

Menurutnya, selama ini sebagian pasien sudah pernah mendapatkan pengobatan, bahkan dirujuk ke rumah sakit jiwa. Namun, kondisi mereka kembali kambuh setelah pulang ke rumah.

“Semoga dengan hadirnya Pak Purnomo, pasien kita yang dipondokkan di Lamongan bisa kembali normal saat ke Pacitan nanti,” lanjutnya.

Kapolres Pacitan juga memastikan program ini tidak berhenti pada satu tahap saja.

“Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan insyaallah nanti masih ada kloter selanjutnya,” kata AKBP Ayub.

Sementara itu, Ipda Purnomo menjelaskan bahwa faktor penyebab gangguan jiwa yang dialami para pasien sangat beragam.

Mulai dari tekanan ekonomi hingga latar belakang kehidupan yang berat, sehingga penanganannya tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Kalau faktor, kita lihat tadi ada yang belajar ilmu pencak silat, kebanyakan faktor ekonomi. Jadi kami tidak bisa menyalahkan pihak manapun, karena ODGJ ini butuh pengobatan berkelanjutan,” ungkap Ipda Purnomo.

Menurut Ipda Purnomo, peran keluarga menjadi kunci utama dalam proses pemulihan pasien.

Setelah dinyatakan sehat, pasien akan dipulangkan dan tetap membutuhkan pendampingan lanjutan di lingkungan keluarga.

“Insyaallah mudah-mudahan yang empat ODGJ sebulan sehat. Untuk yang dipasung dan dirantai paling dua bulan sudah sehat. Kalau sembuh kami pastikan 100 persen, namun pengobatan harus dilanjutkan. Bisa distabilkan, tapi peran keluarga sangat penting,” tegasnya.

Ipda Purnomo juga menjelaskan metode penanganan yang diterapkan di tempat rehabilitasi yang berada di bawah naungan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Lamongan.

Seluruh pasien mendapatkan perawatan medis dengan melibatkan dokter jiwa dan tenaga spesialis, tanpa praktik pemasungan.

“Di tempat kami tidak ada yang dikerangkeng, kami lepas semuanya. Dan yang paling penting, mereka dimanusiakan. Insyaallah kena air wudhu, segera pulih,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending