JEMBER – Sejak 3 hari yang lalu sebanyak 1.300 rumah warga terendam luapan air sungai aliran Tanggul & Lumajang dengan ketinggian bervariasi mulai dari 30 cm sampai dengan 100 cm (setinggi perut orang dewasa).
Iring-iringan kendaraan Kapolres Jember, Dandim 0824 Jember, beserta staf dan jajaran Polres Jember menyiratkan wajah ceria penuh harap dari warga yang terdampak banjir di Kec. Sumberbaru, Kab. Jember,kemarin Rabu (16/3/22)
Raut wajah kecemasan akhirnya diwarnai keceriaan saat rombongan jajaran Polres Jember turun, menyapa warga terdampak sembari memberikan bantuan sosial berupa ratusan paket beras yang disalurkan dan diberikan langsung oleh Kapolres Jember.
Air setinggi lutut orang dewasa tidak menghalangi kunjungan sosial Kapolres Jember AKBP Hery Purnowo, S.I.K., S.H.
Dengan beralaskan sepatu karet, Kapolres beserta jajaran Polres Jember meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan berbincang hangat dengan warga serta kepala desa setempat.
Kegiatan semacam ini disambut hangat kegembiraan warga yang telah beberapa hari rumah bahkan tempat tidurnya terendam air dan beberapa KK harus mengungsi.
“Alhamdulillah, bersyukur kami diberikan beras 5kg oleh bapak-bapak polisi. Pak Kapolres, Pak Dandim, terimakasih,” ujar Sukarmi, wanita berusia 40 tahun yang rumahnya turut terendam air.
Senada yang disampaikan oleh kepala desa Sumberagung, bahwa bencana banjir semacam ini telah menjadi langganan tatkala musim hujan curah tinggi tiba.
“Wilayah ini sering menjadi sasaran banjir mas, karena 2 aliran sungai dari Tanggul dan Lumajang mengalir kesini semua, sedangkan saluran air disini mengalami pendangkalan. Akibatnya ketika banjir air sulit untuk surut,,” ungkap kepala desa paruh baya ini.
Dijumpai awak media,AKBP Hery Purnomo mengatakan terkait permohonan warga untuk bantuan pangan, normalisasi saluran dan perahu karet untuk evakuasi jika seketika terjadi banjir, Hery pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemkab Jember.
“Terkait bantuan sarana dan prasarana nanti kita bantu koordinasikan dengan pemkab Jember, kemudian untuk bantuan logistik saat ini kami beserta Dandim membawa beberapa paket beras yang siap untuk disalurkan kepada warga yang terdampak,”jelas Kapolres Jember.
Dikomfirmasi di tempat terpisah,Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto membenarkan adanya kegiatan dari Polres Jember tersebut.
“Iya, kemarin sudah ada laporan kegiatannya, dan kami apresiasi sikap tanggap bencana dari Polres Jember yang merupakan Polres jajaran Polda Jatim,” kata Kombes Dirmanto di Balai Wartawan Bid Humas Polda Jatim, Kamis ( 17/3/22).
Menurut Kombes Dirmanto,apa yang dilakukan pihak Polres Jember sudah menjadi salah satu tugas pokok fungsi Polri.
“Itu kan bagian tugas Polri dalam mengayomi,melindungi dan melayani masyarakat dengan tetap mengedepankan tugas wewenang dan tanggung jawab,”kata Kombes Dirmanto.
Masih menurut Kombes Dirmanto,saat ini wilayah Jawa Timur berdasarkan prediksi oleh BMKG masih ada potensi cuaca buruk.
“Memberikan himbauan dan melakukan mitigasi bencana serta menyiapkan pola – pola penyelamatan terhadap warga masyarakat terutama pada wilayah rawan bencana, akan tetap kami lakukan,”tambah Kombes Dirmanto.
Hal tersebut kata Kombes Dirmanto sebagai wujud Polri yang tanggap bencana. (**19/humas)
Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus berupaya mendampingi serta membantu para petani di wilayah binaannya.
Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., memerintahkan Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, S.H., M.M., untuk memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani jagung pada lahan binaan Polri di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian sekaligus mendukung peningkatan produktivitas tanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain menyerahkan bantuan bibit dan pupuk, Kabag SDM Polres Pasuruan Kota juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertanian serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemerintah di sektor pertanian.
Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendorong para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian serta memanfaatkan lahan secara optimal.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program pemerintah, salah satunya melalui ketahanan pangan. Kami berharap bantuan bibit dan pupuk ini dapat memberikan manfaat bagi para petani sehingga hasil panen semakin meningkat dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan dengan menjalin kerja sama dan pendampingan kepada kelompok tani, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan nasional.
TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jawa Timur menerjunkan 823 personel gabungan untuk pelayanan pengamanan kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat pada Selasa (16/6/26).
Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto mengatakan, personel tersebut juga melibatkan petugas dari lintas sektor termasuk pengamanan internal dari perguruan silat.
“Koordinasi untuk kegiatan layanan pengamanan ini sudah kami lakukan dengan instansi lintas sektor, agar dalam pelaksanaan kegiatan sah – sahan warga baru PSHT nanti berjalan aman dan tertib,” kata AKBP Ihram Kustarto
Kapolres Tulungagung mengatakan, demi menjaga kondusivitas di wilayah hukum Polres Tulungagung Polda Jatim, pihak perguruan silat juga telah melakukan ikrar damai.
“Semua pihak sepakat menjaga hubungan harmonis antarperguruan pencak silat. Semua juga sepakt menjunjung toleransi dan saling mendukung selama kegiatan,” kata AKBP Ihram.
Sementara itu Kabag Ops Polres Tulungagung,Kompol Maga Fidri Isdiawan menambahkan, pengamanan akan dilakukan hingga kegiatan masyarakat pada 1 Suro selesai.
Polres Tulungagung melakukan penebalan personel termasuk di wilayah perbatasan Kabupaten Tulungagung, utamanya di perbatasan dengan Kabupaten Trenggalek, Blitar dan Kediri.
“Kami juga mengantisipasi gesekan antara peserta dengan masyarakat. Jangan sampai kegiatan ini menimbulkan konflik,” tegas Kompol Maga.
Data yang disampaikan panitia sah-sahan warga baru PSHT akan diikuti sekitar 1.415 orang dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung dan diprediksi dalam kegiatan ini sekitar 5.000 orang penggembira.
“Kami imbau penggembira dari setiap wilayah fokus di daerahnya sendiri, tidak konvoi ke daerah lain untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar pesilat,” pungkas Kompol Maga. (*)
KOTA MADIUN – Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Bulan Suro sebagai momentum refleksi diri, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kerukunan.
Ia juga mengajak warga masyarakat mewujudkan semangat Jogo Jawa Timur khususnya di wilayah hukum Polres Madiun Kota demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, mari kita merefleksi diri, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kerukunan dan semangat Jogo Jawa Timur,” tutur AKBP Wiwin usai pimpin apel gelar pengamanan 1 Suro di alon – alon Kota Madiun,Senin (15/6/2026).
Kapolres Madiun Kota menerangkan, Polda Jawa Timur beserta jajarannya juga telah melakukan berbagai langkah strategis dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah terutama saat kegiatan di bulan Suro.
“Mulai dari rapat koordinasi lintas sektor hingga pemetaan dan antisipasi potensi kerawanan serta penebalan personel gabungan telah kami lakukan,” terang AKBP Wiwin.
Menurutnya, Polres Madiun Kota yang juga diback up personel dari Polda Jatim telah menerjunkan lebih kurang 983 personel gabungan lintas sektor termasuk pengamanan swakarsa.
Ia juga menekankan bahwa pengamanan difokuskan pada sejumlah agenda besar yang melibatkan perguruan pencak silat, di antaranya Malam 1 Suro yang diselenggarakan oleh PSHT dan Suran Agung oleh PSHW TM.
AKBP Wiwin berharap,seluruh rangkaian kegiatan Bulan Suro di Madiun Raya dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, sehingga nilai-nilai persaudaraan serta budaya yang terkandung dalam tradisi Suro dapat terus terjaga dengan baik. (*)