Lumajang- Ada hal yang menarik saat dilaksanakan vaksinasi Presisi serentak di halaman kantor kecamatan Ranuyoso kabupaten Lumajang Jawa Timur. Dimana Kapolda jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda Kabupaten Lumajang membagikan hadiah doorprize bagi masyarakat yang datang untuk divaksin yaitu berupa 5 ekor Kambing, Kamis (24/3/2022)
Kegiatan vaksinasi Presisi hari ini di halaman kantor kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang menargetkan 500 dosis, dengan menggunakan 400 vaksin sinovac dan 100 vaksin pfizer dari Polres Lumajang, dibantu tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dari Polres Lumajang, Kodim Lumajang dan Dinkes Kab Lumajang serta dibantu para tenaga relawan. Selain dilaksanakan di Lumajang, pada hari ini di seluruh jajaran polres sejawa timur juga dilakukan vaksinasi presisi di 86 titik dengan jumlah target 34.690 dosis.
“Hari ini saya berada di Kecamatan Ranuyoso Lumajang, kami melaksanakan kegiatan vaksinasi dengan sasaran 500 orang, dan untuk seluruh Jawa Timur, kami melaksanakan 86 titik, dengan sasaran 34.690. Saya sengaja datang ke Lumajang ini untuk mendorong, meningkatkan dan memberi semangat kepada seluruh jajaran Forkopimda di Lumajang, juga dari para ulama. Hadir disini ada ketua MUI Lumajang Kyai Haji Ahmad Hanif dan Pengasuh ponpes Al Islah yang juga sekaligus Rois Syuriah Pengurus Cabang N.U Lumajang Kyai Haji Mahrus Ali,” kata Kapolda usai melakukan pengecekan vaksinasi.
“Kita ketahui bahwa masyarakat dengan usia lansia ini sangat rentan. Sehingga dengan vaksinasi ini kami berharap kita melindungi orang tua kita. Untuk itu kami mohon, kami himbau, kami ajak kepada seluruh masyarakat untuk mengajak orang tuanya yang belum melaksanakan vaksinasi kedua ataupun booster,” lanjutnya.
Selain itu, Kapolda juga menyampaikan terkait dengan kebijakan penerintah yang akan membuka perjalanan darat, laut dan udara, namun dengan syarat pelaku perjalanan yersebut harus sudah melakukan vaksinasi dosis tiga atau booster.
“Untuk itu apabila ada masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan ibadah maupun kegiatan mudik, tolong dilengkapi dulu. Lalu aplikasi peduli lindungi menjadi bagian di dalam mengontrol dan menjaga kita semua, sehingga yang belum men-download tolong didownload. Selanjutnya, tetap melaksanakan protokol kesehatan di dalam setiap kegiatan kita. Ini menjadi kunci utama di dalam penanganan covid di seluruh jajaran Jawa Timur,” tandasnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lumajang dan seluruh stakeholder yang telah melaksanakan kegiatan ini, tolong terus dilanjutkan sehingga Kabupaten Lumajang dan Jawa timur umumnya nanti masyarakatnya terlindungi,” imbuh Kapolda.
Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga ucapkan selamat kepada masyarakat yang mendapatkan doorprize hadiah berupa Kambing. Ini merupakan inisiatif dari jajaran Forpimda Lumajang, untuk memicu minat masyarakat agar datang untuk divaksin.
Pada kesempatan ini yang mendapatkan hadiah kambing adalah seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang menjadi peserta vaksin termuda dan juga seorang Wartawan wilayah Lumajang dimana si anak saat ditanya oleh kapolda mengatakan akan memelihara kambing tersebut sedangkan teman teman dari salah satu Wartawan yang mendapat hadiah kambing menggoda penuh canda agar sepulang meliput untuk membuat acara bersama rekan wartawan Lumajang lainnya yang juga turut hadir meliput kegiatan vaksinasi tersebut.
Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus berupaya mendampingi serta membantu para petani di wilayah binaannya.
Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., memerintahkan Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, S.H., M.M., untuk memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani jagung pada lahan binaan Polri di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian sekaligus mendukung peningkatan produktivitas tanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain menyerahkan bantuan bibit dan pupuk, Kabag SDM Polres Pasuruan Kota juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertanian serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemerintah di sektor pertanian.
Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendorong para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian serta memanfaatkan lahan secara optimal.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program pemerintah, salah satunya melalui ketahanan pangan. Kami berharap bantuan bibit dan pupuk ini dapat memberikan manfaat bagi para petani sehingga hasil panen semakin meningkat dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan dengan menjalin kerja sama dan pendampingan kepada kelompok tani, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan nasional.
TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jawa Timur menerjunkan 823 personel gabungan untuk pelayanan pengamanan kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat pada Selasa (16/6/26).
Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto mengatakan, personel tersebut juga melibatkan petugas dari lintas sektor termasuk pengamanan internal dari perguruan silat.
“Koordinasi untuk kegiatan layanan pengamanan ini sudah kami lakukan dengan instansi lintas sektor, agar dalam pelaksanaan kegiatan sah – sahan warga baru PSHT nanti berjalan aman dan tertib,” kata AKBP Ihram Kustarto
Kapolres Tulungagung mengatakan, demi menjaga kondusivitas di wilayah hukum Polres Tulungagung Polda Jatim, pihak perguruan silat juga telah melakukan ikrar damai.
“Semua pihak sepakat menjaga hubungan harmonis antarperguruan pencak silat. Semua juga sepakt menjunjung toleransi dan saling mendukung selama kegiatan,” kata AKBP Ihram.
Sementara itu Kabag Ops Polres Tulungagung,Kompol Maga Fidri Isdiawan menambahkan, pengamanan akan dilakukan hingga kegiatan masyarakat pada 1 Suro selesai.
Polres Tulungagung melakukan penebalan personel termasuk di wilayah perbatasan Kabupaten Tulungagung, utamanya di perbatasan dengan Kabupaten Trenggalek, Blitar dan Kediri.
“Kami juga mengantisipasi gesekan antara peserta dengan masyarakat. Jangan sampai kegiatan ini menimbulkan konflik,” tegas Kompol Maga.
Data yang disampaikan panitia sah-sahan warga baru PSHT akan diikuti sekitar 1.415 orang dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung dan diprediksi dalam kegiatan ini sekitar 5.000 orang penggembira.
“Kami imbau penggembira dari setiap wilayah fokus di daerahnya sendiri, tidak konvoi ke daerah lain untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar pesilat,” pungkas Kompol Maga. (*)
KOTA MADIUN – Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Bulan Suro sebagai momentum refleksi diri, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kerukunan.
Ia juga mengajak warga masyarakat mewujudkan semangat Jogo Jawa Timur khususnya di wilayah hukum Polres Madiun Kota demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, mari kita merefleksi diri, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kerukunan dan semangat Jogo Jawa Timur,” tutur AKBP Wiwin usai pimpin apel gelar pengamanan 1 Suro di alon – alon Kota Madiun,Senin (15/6/2026).
Kapolres Madiun Kota menerangkan, Polda Jawa Timur beserta jajarannya juga telah melakukan berbagai langkah strategis dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah terutama saat kegiatan di bulan Suro.
“Mulai dari rapat koordinasi lintas sektor hingga pemetaan dan antisipasi potensi kerawanan serta penebalan personel gabungan telah kami lakukan,” terang AKBP Wiwin.
Menurutnya, Polres Madiun Kota yang juga diback up personel dari Polda Jatim telah menerjunkan lebih kurang 983 personel gabungan lintas sektor termasuk pengamanan swakarsa.
Ia juga menekankan bahwa pengamanan difokuskan pada sejumlah agenda besar yang melibatkan perguruan pencak silat, di antaranya Malam 1 Suro yang diselenggarakan oleh PSHT dan Suran Agung oleh PSHW TM.
AKBP Wiwin berharap,seluruh rangkaian kegiatan Bulan Suro di Madiun Raya dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, sehingga nilai-nilai persaudaraan serta budaya yang terkandung dalam tradisi Suro dapat terus terjaga dengan baik. (*)